Perut buncit tapi bokong tepos? Ini penjelasan Ade Rai
Elshinta
Rabu, 26 Februari 2020 - 17:25 WIB |
 Perut buncit tapi bokong tepos? Ini penjelasan Ade Rai
Binaragawan Ade Rai usai menghadiri peluncuran sepatu lari salah satu inovator sekaligus distributor perlengkapan olahraga di Jakarta, Rabu (26/2). Foto: Antara

Elshinta.com - Pernahkah Anda melihat orang yang memiliki perut buncit tetapi bokongnya tepos atau hanya memiliki sedikit lemak dan otot?

Binaragawan Ade Rai mengatakan, kondisi itu terjadi karena berawal dari stres.

Menurut dia, saat seseorang mengalami stres, tubuh memiliki kecerdasan untuk melakukan mekanisme defensif, yakni meningkatkan tenaga berupa gula yang bersumber dari otot.

"Tubuh meningkatkan tenaga, artinya gula darah naik. Dari mana? Padahal enggak makan. Dari otot yang memecah diri, memberi tenaga. Tubuh mengambil gula dari otot," kata Ade di Jakarta, Rabu (26/2), seperti dikutip Antara.

Dari semua bagian tubuh, otot terbanyak ialah otot kaki. Inilah alasan bokong seseorang yang dilanda stres terus menjadi tepos seiring usianya bertambah. "Otot paling banyak di tubuh manusia itu otot kaki. Makanya kenapa otomatis bokongnya tepos semakin tua karena diambilin terus ototnya," tutur Ade.

"Ketika naik gula darah, pankreas mengeluarkan hormon insulin, dia ambil gula dibuang ke sel lemak. Makanya perutnya buncit pantatnya tepos," imbuh dia.

Ade mengatakan, ada beragam penyebab seseorang stres dan dua di antaranya merokok, berlebihan mengonsumsi makanan yang digoreng.

Akibat stres, pembuluh darah juga menjadi stres, diikuti darah mengental. Hal yang terjadi berikutnya, inflamasi atau peradangan.

"Liver kirim kolestrol, tujuan mengatasi peradangan. Ketika kolesterol mengatasi peradangan tersebut, akhirnya terjadi plak, pembuluh darah jadi sempit. Kerja jantung jadi lebih keras. Makanya jantung jadi gagal, karena kecapekan. Yang disalahin jantungnya, padahal stres yang kita ciptakan pada pembuluh darah," jelas Ade. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kebotakan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan
Rabu, 01 April 2020 - 23:15 WIB
Perubahan rambut menjadi beruban dan kebotakan memiliki hubungan yang erat dengan peningkatan risiko...
Gubernur katakan 22 orang sembuh dari COVID-19 di Jatim
Rabu, 01 April 2020 - 21:26 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan 22 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 di ...
Padang tetapkan RSUD Rasidin sebagai rumah sakit khusus COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 19:10 WIB
Pemerintah Kota Padang menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin yang berlokasi di Gunung Sa...
Disdukcapil Langkat bagi masker dan hand sanitizer sampai kecamatan
Rabu, 01 April 2020 - 16:45 WIB
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), ikut  berperan aktif mencegah penyebaran COV...
Dokter: Masker kain harus dicuci menggunakan deterjen dan air hangat
Rabu, 01 April 2020 - 13:52 WIB
Masker kain menjadi alternatif yang bisa digunakan bagi masyarakat dan bisa berulangkali dipakai den...
Dokter ingatkan cara melepaskan masker bedah secara tepat
Rabu, 01 April 2020 - 12:27 WIB
Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengatakan masyarakat umum kerap melupakan ta...
Buat rutinitas malam agar tidur lebih nyenyak
Selasa, 31 Maret 2020 - 23:15 WIB
Terkadang sulit untuk memenuhi rekomendasi untuk tidur antara 7 sampai 8 jam. Namun jika merasa san...
Penerapan bilik disinfeksi modifikasi pada pendatang tidak disarankan
Selasa, 31 Maret 2020 - 22:07 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Jawa Tengah meminta desa tidak menggunakan disinfektan ke...
Polres Langkat semprot tiga kecamatan dengan disinfektan
Selasa, 31 Maret 2020 - 18:47 WIB
Guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Polres Langkat, Sumatera Utara melakukan penyemprotan ...
Cegah COVID-19 Pemkab Langkat gelontorkan dana Rp6,9 Miliar
Selasa, 31 Maret 2020 - 16:37 WIB
Pemkab Langkat, Sumatera Utara  menggelontorkan anggaran Rp6,9 milyar untuk percepatan pencegahan C...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)