Jalur Garut-Pameungpeuk sudah bisa dilalui pasca-longsor
Elshinta
Rabu, 26 Februari 2020 - 12:08 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Jalur Garut-Pameungpeuk sudah bisa dilalui pasca-longsor
Sumber foto: https://bit.ly/2TdBOMl

Elshinta.com - Jalur Garut-Pameungpeuk kini sudah dapat dilalui kembali, setelah sebelumnya longsor menutup akses jalan di wilayah Kampung Legok itu. Namun, petugas tetap mengimbau warga mewaspadai longsor susulan.

Kasat Lantas Polres Garut, AKP Asep Nugraha mengatakan, material longsor yang terjadi di Jalan Raya Cikajang-Pameungpeuk, tepatnya di Kampung Legok, Desa Karamatwangi, Cikajang, Garut, Jawa Barat, itu sudah berhasil dievakuasi.

“Material longsor sudah dibersihkan dan jalan sudah dapat dilalui kembali,” kata Asep, Rabu (26/2), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Untuk diketahui, longsor tebing batu terjadi pada Selasa (25/2) sore sekira pukul 15.00 WIB. Longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak pagi.

Akibat longsor, sebuah batu berukuran besar menutup Jalan Raya-Cikajang-Pameungpeuk yang merupakan akses utama menuju kawasan Garut wilayah selatan.

Arus lalu lintas pun sempat tersendat. Arus lalin menuju selatan Garut sempat dialihkan ke Jalur Bungbulang.

Sekitar 5 jam kemudian, material longsor yang menutupi badan jalan akhirnya berhasil dievakuasi petugas gabungan dibantu warga setempat. Akses dari Garut menuju selatan maupun sebaliknya kembali bisa dilalui dengan lancar.

Asep menambahkan, pihaknya meminta pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di kawasan rawan longsor. Asep meminta warga mengantisipasi terjadinya longsor susulan di kawasan tersebut.

“Tetap jaga keselamatan, hati-hati saat berkendara. Jika hujan turun lebat, kami sarankan untuk menepi terlebih dahulu di tempat yang aman,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG: Selama Maret, 965 kali gempa terjadi di Indonesia
Kamis, 02 April 2020 - 15:28 WIB
Selama Maret 2020 di wilayah Indonesia terjadi aktivitas gempa tektonik sebanyak 965 kali. Jumlah in...
Gempa tektonik M 5,5 guncang Laut Banda, tak berportensi tsunami
Kamis, 02 April 2020 - 12:18 WIB
Wilayah Laut Banda diguncang gempa tektonik pada Kamis (2/4) sekitar 09.13 WIB. Hasil analisis BMKG ...
101.644 warga terdampak banjir di Kabupaten Bandung
Kamis, 02 April 2020 - 11:18 WIB
Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bandung di Provinsi Jawa Barat sejak Minggu (29/3) te...
 Banjir rendam Mako Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung dan Kecamatan Dayeuhkolot
Rabu, 01 April 2020 - 17:36 WIB
Hujan yang menguyur wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat sejak Senin (30/3) siang hingga malam meng...
Hujan abu bercampur pasir, sebagian warga panik
Sabtu, 28 Maret 2020 - 10:29 WIB
Hujan abu dan pasir yang melanda sejumlah wilayah di Magelang, membuat sejumlah warga merasa cemas. ...
Gunung Merapi kembali meletus, tinggi kolom capai 2.000 meter
Sabtu, 28 Maret 2020 - 08:49 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (28/3) pagi kembal...
Erupsi Merapi tidak ganggu aktivitas warga Selo di Boyolali
Jumat, 27 Maret 2020 - 14:46 WIB
Erupsi Gunung Merapi pada Jumat tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari warga desa di wilayah ...
Hujan abu guyur wilayah Dukun Kabupaten Magelang
Jumat, 27 Maret 2020 - 13:11 WIB
Hujan abu mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, setelah terjadi erupsi Gun...
Gunung Merapi meletus dengan tinggi kolom asap 5.000 meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:58 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan Gunung Merapi di perbat...
Luapan Kali Ciliwung rendam Kebon Pala hingga satu meter
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:10 WIB
Permukiman warga di Kebon Pala, Kecamatan Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ting...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Radio Elshinta