KKP tangkap kapal asing ilegal di Selat Malaka
Elshinta
Minggu, 23 Februari 2020 - 06:26 WIB |
KKP tangkap kapal asing ilegal di Selat Malaka
Kapal ikan asing ilegal dengan nama KM PFKB 1870, yang ditangkap petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP di Selat Malaka, Sabtu (22/2). Foto: Antara

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap kapal ikan asing ilegal dengan nama KM. PFKB 1870, yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan 571-Selat Malaka, Sabtu (22/2).

“Kapal Pengawas Perikanan KKP berhasil menangkap kapal ikan asing ilegal pada 22 Februari 2020 pukul 02.40 WIB di WPP-NRI 571 Selat Malaka," kata Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo, seperti dikutip Antara.

Nilanto menceritakan KM. PKFB 1870 pertama kali terdeteksi melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di WPP-NRI pada koordinat 04º13,610' Lintang Utara dan 99º28,062' Bujur Timur.

Ia juga mengungkapkan bahwa sempat terjadi aksi pengejaran dalam proses pelumpuhan kapal ikan tersebut.

"Aparat kami melakukan pengejaran dalam proses penangkapan KM PKFB 1870 tersebut. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, kapal tersebut secara meyakinkan telah melanggar UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009," ujarnya.

Meskipun merupakan kapal berbendera Malaysia, KM PKFB 1870 ternyata diawaki lima orang yang seluruhnya merupakan warga Indonesia. Saat ini, kapal tersebut telah di ad hoc ke Stasiun PSDKP Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Nilanto menambahkan KKP memang sedang meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia termasuk salah satunya Selat Malaka. "Sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, kami meningkatkan pengawasan untuk memberantas kapal asing pencuri ikan agar nelayan Indonesia lebih nyaman dan aman untuk melaut," tegasnya.

Secara terpisah, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono menjelaskan bahwa Indonesia telah melaksanakan kewajibannya terkait dengan penangkapan kapal asing ilegal berbendera Malaysia tersebut.

Ipung menuturkan bahwa KKP telah mempersilakan Aparat Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) untuk memberikan klarifikasi terkait penangkapan tersebut.

"Memang benar kapal ditangkap di overlapping claimed area kedua negara, namun deteksi awal menunjukkan bahwa kapal tersebut melakukan penangkapan di wilayah ZEE Indonesia sehingga dilakukan pengejaran oleh kapal pengawas perikanan," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan KM PKFB 1870 diawaki WNI tanpa memiliki dokumen izin kerja, artinya tidak sesuai dengan common best practices (CBP) dari memorandum of understanding on common guideline yang sudah disepakati antara Indonesia dan Malaysia.

Selain itu, ujar dia, kapal tersebut juga mengoperasikan alat tangkap trawl. "Semua mekanisme sudah dilaksanakan dan kami pada keputusan untuk tidak memberikan request to leave tapi memproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.

KM PKFB 1870 ini merupakan kapal ikan asing ilegal ke-9 yang telah ditangkap oleh KKP di bawah kepemimpinan Menteri Edhy Prabowo.

Sebelumnya telah dilakukan penangkapan terhadap tiga kapal berbendera Vietnam, empat kapal berbendera Filipina dan satu kapal berbendera Malaysia. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dibekuk, pelaku penghina presiden dan penyebar konten SARA juga dijerat pasal pornografi
Selasa, 07 April 2020 - 07:50 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Alimudin Baharsyah (33), tersangka...
Polda Jambi gerebek permainan judi mesin ketangkasan di Kebun Handil
Senin, 06 April 2020 - 20:36 WIB
Petugas gabungan Polda Jambi melaksanakan kegiatan operasi pekat (penyakit masyarakat) di sejumlah w...
Polisi ringkus tiga penjual emas palsu di Solok Selatan
Minggu, 05 April 2020 - 15:29 WIB
Polisi dan warga berhasil meringkus tiga orang yang diduga menipu dengan cara menjual emas palsu di ...
Di tengah wabah COVID-19, Polsek Ibun Polresta Bandung amankan pencuri kambing
Minggu, 05 April 2020 - 13:15 WIB
Di tengah menyebarnya virus corona (COVID-19) di tengah-tengah masyarakat, Polsek Ibun Polresta Band...
Suami jadi pelaku pembunuhan mantan TKW asal Dampit
Sabtu, 04 April 2020 - 16:50 WIB
Unit Reskrim Polsek Dampit bersama Polres Malang, berhasil menangkap pelaku pembunuhan Suliani (44) ...
Polsek Pangkalan Brandan amankan sopir pemilik sabu
Sabtu, 04 April 2020 - 11:49 WIB
Polsek Pangkalan Brandan, Polres Langkat, Sumatera Utara, mengamankan satu orang laki-laki yang didu...
Polda Metro gerebek industri tembakau gorila lintas provinsi
Jumat, 03 April 2020 - 14:58 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek industri rumahan yang memproduksi tembakau g...
Pengedar sabu ditangkap aparat Polsek Tambora di kamar kontrakan 
Selasa, 31 Maret 2020 - 22:14 WIB
Pemuda berinisial Hb als Ea (30) diamankan Unit Narkoba Polsek Tambora, Jakarta Barat (Jakbar) di ja...
Polres Temanggung tahan tiga pembuat dan pengedar uang palsu
Senin, 30 Maret 2020 - 10:19 WIB
Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, menahan tersangka pembuat dan pengedar uang palsu berinisi...
Dua pengedar narkoba dibekuk polisi
Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:29 WIB
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membekuk dua pengedar narkoba yang menyelundupkan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV