Kewaspadaan Virus copid-19 ditingkatkan, WNI di Diamond Princess akan diobservasi 28 hari
Elshinta
Jumat, 21 Februari 2020 - 21:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kewaspadaan Virus copid-19 ditingkatkan, WNI di Diamond Princess akan diobservasi 28 hari
Kewaspadaan Virus copid-19 ditingkatkan, WNI di Diamond Princess akan diobservasi 28 hari. Foto: Popi Rahim/elshinta.com.

Elshinta.com - World Health Organization (WHO) mengungkapkan kewaspadaan ditingkatkan, mengingat gejala virus copid-19 semakin berulah.

"Dari beberapa yang kami baca, kelihatan, gejala klinis makin ringan. Positif tanpa gejala. Bahkan dilaporkan tanpa gejala, artinya bergeser menjadi seperti flu biasa. Seperti panasnya nggak tinggi. Berarti virusnya kini berulah sedikit," ucapnya.

Kata Yuri, ini yang jadi perhatian dari pihak WHO, kewaspadaan makin ditingkatkan, bukan diturunkan. Dari episentrumnya kini ditingkatkan menjadi dua kali episode inkubasi.

"Karena data di luar Hubei di China ada muncul di hari ke 20, ini 14 hari aman akhir-akhir ini. Di Bubei masih klasik yang seperti kita kenal 14 hari, rata-rata di hari kelima, keenam muncul," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Popi Rahim. 

Oleh sebab itu, jika 74 anak buah kapal (ABK) WNI di kapal Diamond Princess di Jepang dinyatakan negatif oleh otoritas setempat maka mereka akan di observasi selama 28 hari.

"Khusus WNI dari Jepang kita lakukan dia kali observasi selama 28 hari. Artinya ketika pemerintah Jepang menyatakan negatif. Seluruhnya kita periksakan ulang, bukan fisik saja, tapi virus. Kita anggap PDP (Penderita dalam pengawasan).

Kapal Diamond Princes, sekarang sudah tinggal dihuni oleh ABK. Seluruh penumpang sudah turun. ini sudah menjadi episentrum baru, yang analog yang terjadi di kota Wuhan. Artinya, orang yang berada di kapal itusangat mungkin ketularan.

Kalau di Wuhan, khususnya di Hubei, kejadian konfirmadi copid-19 sekitar 5 persen dari populasi di Hubei, tetapi di kapal Diamond Princes angkanya sudah 15 persen.

"Berarti harus di awasi, bahkan banyak yang jadi PDP," ujar Yuri.

Sebanyak empat orang ABK WNI positif copid-19. Pemerintah RI berharap secepatnya ada kabar dari pemerintah Jepang terkait kesehatan 74 WNI.

" Tanggal 21 hari ini, kita berharap sudah ada hasil screening seluruh ABK," ucap Yuri.

Jika hasil negatif lanjut Yuri, pemerintah Jepang sudah menyampaikan kepada setiap negara asal supaya di jemput, karena pemerintah Jepang tidak menyiapkan lokasi karantina di darat.

"Artinya hotel pun nggak terima dia, hotel reguler juga tidak terima dia. Mengapa dengan munculnya episentrum yang baru di kapal dan kemudian trend penyakitnya. Kelompok ini di kuatirkan munculnya mutasi baru dari copid-19," jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kebotakan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan
Rabu, 01 April 2020 - 23:15 WIB
Perubahan rambut menjadi beruban dan kebotakan memiliki hubungan yang erat dengan peningkatan risiko...
Gubernur katakan 22 orang sembuh dari COVID-19 di Jatim
Rabu, 01 April 2020 - 21:26 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan 22 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 di ...
Padang tetapkan RSUD Rasidin sebagai rumah sakit khusus COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 19:10 WIB
Pemerintah Kota Padang menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin yang berlokasi di Gunung Sa...
Disdukcapil Langkat bagi masker dan hand sanitizer sampai kecamatan
Rabu, 01 April 2020 - 16:45 WIB
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), ikut  berperan aktif mencegah penyebaran COV...
Dokter: Masker kain harus dicuci menggunakan deterjen dan air hangat
Rabu, 01 April 2020 - 13:52 WIB
Masker kain menjadi alternatif yang bisa digunakan bagi masyarakat dan bisa berulangkali dipakai den...
Dokter ingatkan cara melepaskan masker bedah secara tepat
Rabu, 01 April 2020 - 12:27 WIB
Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengatakan masyarakat umum kerap melupakan ta...
Buat rutinitas malam agar tidur lebih nyenyak
Selasa, 31 Maret 2020 - 23:15 WIB
Terkadang sulit untuk memenuhi rekomendasi untuk tidur antara 7 sampai 8 jam. Namun jika merasa san...
Penerapan bilik disinfeksi modifikasi pada pendatang tidak disarankan
Selasa, 31 Maret 2020 - 22:07 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Jawa Tengah meminta desa tidak menggunakan disinfektan ke...
Polres Langkat semprot tiga kecamatan dengan disinfektan
Selasa, 31 Maret 2020 - 18:47 WIB
Guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Polres Langkat, Sumatera Utara melakukan penyemprotan ...
Cegah COVID-19 Pemkab Langkat gelontorkan dana Rp6,9 Miliar
Selasa, 31 Maret 2020 - 16:37 WIB
Pemkab Langkat, Sumatera Utara  menggelontorkan anggaran Rp6,9 milyar untuk percepatan pencegahan C...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Radio Elshinta