Perluas pasar ekspor, Sido Muncul luncurkan 7 produk baru berbentuk kapsul
Elshinta
Kamis, 20 Februari 2020 - 17:02 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Perluas pasar ekspor, Sido Muncul luncurkan 7 produk baru berbentuk kapsul
Sumber foto: Ist

Elshinta.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) meluncurkan tujuh produk baru berupa food suplement yang dikemas dalam bentuk kapsul untuk memperluas pasar ekspor.

Ketujuh produk Food Supplement ini adalah Tolak Angin, Tolak Linu, Sari Kunyit, Vitamin E 100 I.U, Vitamin E 300 I.U, Vitamin D3 400 I.U, dan Virgin Coconut Oil (VCO).

Direktur SIDO, Irwan Hidayat mengatakan, peluncuran produk ini sebagai cara perusahaan untuk menyamakan persepsi di luar negeri agar bisa menggaet pasar ekspor. "Karena kalau kami membuat jamu, regulasinya tak ada di luar negeri, tapi untuk food supplement sudah ada regulasinya," ujarnya saat peluncuran di kantor SIDO, Jakarta, Kamis (20/2) dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Peluncuran yang ke-7 produk food suplement ini melengkapi 33 produk yang sudah telah dipasarkan sebelumnya. Dibutuhkan waktu setidaknya 4 tahun untuk persiapan, mulai dari mesin hingga riset dan pengembangan produk. 

"Dua tahun akhirnya sukses mengembangkan tolak linu dan tolak angin di mana 1 sachet ini sama dengan satu soft capsule," terangnya.

Selanjutnya, Wakil Direktur Marketing, Maria Reviani Hidayat mengatakan, banyak negara yang sudah berminat untuk pemasaran produk food suplemen milik SIDO. Meski tak menyebut secara pasti, beberapa negara di ASEAN memang sudah menyatakan minatnya. 

"Sudah banyak peminat di ASEAN negara yang sudah memasarkan produk SIDO sebelumnya," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiga bulan listrik gratis, MPR: tepat untuk warga pas-pasan
Rabu, 01 April 2020 - 21:11 WIB
PT Perusahaan Listik Negara (PLN) Persero mengeluarkan kebijakan tentang pembebasan pembayaran listr...
Analis ekonomi apresiasi Menkeu jalankan saran Rizal Ramli tangani dampak COVID-19  
Rabu, 01 April 2020 - 20:55 WIB
Analis ekonomi dan politik Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Gede Sandra mengapresiasi keputusan Me...
Pemkab Bandung siapkan pasar komoditas pertanian
Rabu, 01 April 2020 - 20:37 WIB
Mengantisipasi  adanya penutupan pasar modern dan sebagian pasar tradisional di Jakarta dan Bandung...
Rabu sore, IHSG ditutup jatuh 1,61% ke 4.466,03
Rabu, 01 April 2020 - 18:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh pada perdagangan awal bulan April. Mengutip RTI, Rabu (1/4)...
Menkeu katakan penerimaan negara berpotensi turun 10 persen akibat COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 18:24 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan negara untuk tahun ini berpotensi menga...
Rupiah terkoreksi seiring memburuknya ekonomi akibat COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 17:57 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu terkoreksi seiring memb...
Cegah penyebaran COVID-19, PKL di Magelang tutup 1-4 April
Rabu, 01 April 2020 - 15:55 WIB
Semua Pedagang Kali Lima (PKL) yang berjualan di berbagai pusat kuliner di Kota Magelang tutup terhi...
BPS: Inflasi Maret 2020 terkendali
Rabu, 01 April 2020 - 14:28 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2020 sebesar 0,10 persen. Dengan demikian, inflasi t...
Sri Mulyani: Ekonomi RI berpotensi tumbuh 2,3 persen akibat COVID-19
Rabu, 01 April 2020 - 12:39 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perekonomian Indonesia berpotensi hanya tumbuh 2,3...
IHSG rawan terkoreksi seiring revisi turun proyeksi Bank Dunia
Rabu, 01 April 2020 - 10:23 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/4) diperkirakan rawan ter...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)