Dongkrak pertumbuhan ekonomi, Pemkab Jember harus kembangkan destinasi wisata
Elshinta
Kamis, 20 Februari 2020 - 16:38 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Dongkrak pertumbuhan ekonomi, Pemkab Jember harus kembangkan destinasi wisata
Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur ke tarap sejahtera hingga mapan tidak terlalu sulit karena potensi untuk itu sangat banyak, dari sisi lokasi wisata yang tidak jauh dari skup kota seperti air terjun Tangak Tulis, Rembambangan hingga kini belum menunjukkan imbas naiknya ekonomi masyarakat di sekitar wisata.

Hendy Siswanto salah satu Bakal Calon Bupati (Cawabup) Jember mengatakan air terjun Tancak Tulis panorama sangat indah namun belum ada sentuhan pembangunan dari pemerintah sehingga objek yang indah itu tidak dapat mendongkrak jumlah kunjungan.

"Tancak Tulis dari Jember sekitar 5 Km sudah sampai di air terjun yang sangat indah, sampai sekarang jalanan setapak harus jalan kaki sekitar 2 Km," kata Hendy Siswanto kepada Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Puncak Rembambangan wisatanya yang indah namun aksenya yang tidak terbangun baik menjadikan pengunjung wisata berpikir dua kali, karna harus kendaraan yang di pakai benar-benar fit karena dapat mengancam keselamatan jiwa. Pantai Papuma, Pantai Batu Ulo, pPtai Bandealit sekian tahun pengembangan sangat kecil.

Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) 2018 Jawa Timur, Kabupaten Jember mempunyai rangking ke ll tingkat kemiskinan setelah Kabupaten Malang, apa akibatnya ekonomi karena potensi tidak diharap dengan baik.

Jember sumber alam melimpah SDM banyak tidak kalah dengan daerah lain, putra putri terbaik Jember di berbagai bidang  justru mencari kerja di daerah lain.

"Mereka yang terbaik Cum Laude pergi keluar kota semua, enak dengan kota-kota lain yang dapat anak pintar-pintar dari Jember," kata Hendy Siswanto ditemui di Poskonya jalan Manyar No.7 Slawu kecamatan Patrang.

UMKM seperti kerajinan batik dan lainnya ratusan di Jember kata Hendy Siswanto, namun mereka tidak di jembatani dan dicarikan peluang pasarnya hasilnya tidak memberikan dampak meningkatkan ekonomi para pelaku, padahal para pelaku UMKM itu berikan kemudahan pinjaman di bank dan akseskan pasarnya.

Hendy Siswanto juga menyinggung lokasi wisata religius, Jember dengan luas 3.293 Km2 terdapat pondok pesantren lebih 600 lembaga, masjid 2445 bangunan potensi ada dan konsumen ada namun kenyataannya koperasi tidak bisa menghidupkan pesantren. "Bila ekonomi kerakyatan terus inovasi dengan melihat objek yang jadi tempat orang datang akan lebih baik perekonomian lembaga atau imbas sekitar pondok dan masjid," ujarnya.

"Pesantren harus mandiri menghadapi dirinya sendiri," pungkas Hendy Siswanto.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jelang libur akhir pekan, rupiah menguat, tembus di bawah RP16.000
Kamis, 09 April 2020 - 18:55 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menjelang libur akhir pekan mengu...
Akhir perdagangan Kamis, IHSG ditutup menguat 0,48% ke 4.649 
Kamis, 09 April 2020 - 16:57 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 22,38 poin atau 0,48% ke 4.649,07 pada akhir perd...
BI Kalsel terus jaga ketahanan ekonomi di tengah wabah COVID-19
Kamis, 09 April 2020 - 15:38 WIB
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Selatan menilai COVID-19 sangat berimbas terhadap perekono...
Akhir perdagangan sesi I, IHSG terkoreksi 0,05% ke 4.624 
Kamis, 09 April 2020 - 14:24 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 2,39 poin atau 0,05% ke 4.624,29 pada akhir perdaganga...
Pemerintah siapkan skema lelang migas di tengah pandemi
Kamis, 09 April 2020 - 13:15 WIB
Adanya pandemi COVID-19 global berdampak pada semua sektor termasuk juga rencana lelang penawaran Wi...
IHSG diprediksi menguat terbatas di tengah variasi bursa global
Kamis, 09 April 2020 - 09:56 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/4) diprediksi menguat te...
Stabilkan harga, Pemerintah segera pasok 250.000 ton gula pasir ke pasar
Kamis, 09 April 2020 - 08:23 WIB
Kementerian Pertanian bersama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian segera menggelon...
Kemenkeu: RS sudah dapat ajukan klaim COVID-19 ke Kemenkes
Kamis, 09 April 2020 - 07:10 WIB
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktur Jenderal Anggaran (DJA), Askolani mengatakan, bahwa...
Pemerintah jamin bansos wabah COVID-19 tepat sasaran
Rabu, 08 April 2020 - 21:11 WIB
Pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak COVID-19 ti...
Rupiah melemah dipicu kembalinya pasar ke aset safe haven
Rabu, 08 April 2020 - 18:11 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu (8/4) sore melemah dip...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV