Kontribusi UMKM sebagai jaring pengaman sosial dan ekonomi kerakyatan
Elshinta
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kontribusi UMKM sebagai jaring pengaman sosial dan ekonomi kerakyatan
Anggota Komisi VI DPR Marwan Ja`far. Foto: Bayu Istiqlal/elshinta.com.

Elshinta.com - Kinerja unit ekonomi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) atau usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia mencapai 98 persen lebih. Sementara penyerapan tenaga kerja sebesar 97 persen dan berkontribusi 60 persen ke PDB. Namun di sisi lain, penurunan subsidi APBN 2020 terkait rencana kenaikan elpiji 3 kg, tarif tenaga listrik serta kenaikan BPJS, bisa menjadi pukulan berat bagi UMKM. Padahal perlu dipahami, kontribusi pelaku usaha UMKM sangat besar terkait jaring pengaman sosial maupun penyangga utama ekonomi kerakyatan. Keberpihakan konkrit pemerintah terkait akses bahan baku, dana perbankan dan nonbank, distribusi serta pemasaran harus terus ditagih realisasinya. Demikian dikatakan anggota Komisi VI DPR Marwan Ja`far yang juga membidangi UKM di Jakarta, Kamis (20/2).  

"Tolong diingat, ekonomi Indonesia nggak ambyar total waktu Krisis Ekonomi 98 di Indonesia karena terutama pelaku UMKM yang jadi katup-katup ekonomi-sosial di tingkat terbawah masyarakat. Itu sebabnya, dalam beberapa pasal di rancangan Omnibus Law, perlindungan usaha dan kesempatan berusaha bagi UMKM termasuk menjadi daftar prioritas," tandas Marwan yang mantan Ketua Fraksi PKB seperti dilaporkan Reporter elshinta, Bayu Istiqlal. 

Ditambahkan Marwan, kalangan UMKM mampu bertahan karena mereka jelas memiliki etos pantang menyerah, penuh kreativitas serta sangat mandiri dalam sejumlah mulai dari aspek produksi hingga sisi pemasaran.      

Khusus terkait permodalan, Marwan mengingatkan, kemudahan akses jutaan pelaku UMKM ke perbankan dan nonbank juga harus menjadi prioritas. Sudah sejak dekade 70-an peraih Nobel Perdamaian Muhammad Yunus memperkenalkan skema kredit mikro--suatu bentuk pinjaman yang jumlahnya relatif kecil buatq orang-orang yang tidak dapat diakses oleh perbankan alias nonbankable--berhasil membantu jutaan orang di  Bangladesh dengan mendirikan Grameen Bank (artinya Bank Desa). Dunia juga dikejutkan, karena pada 2016 Grameen Bank berhasil menggandeng raksasa kapitalis Danone yang menggelontorkan dana 1,6 juta Euro. Bentuk kerja sama, diantaranya produksi yoghurt rakyat Bangladesh yang akan dipasok ke bisnis besar minuman Danone.

"Sungguh ini inspirasi menarik yang bisa jadi referensi bagi kalangan swasta besar, perbankan serta pemerintah sebagai regulator dan fasilitator. Mau tidak mereka berpihak dan mempercayai keuletan jutaan kinerja pelaku UMKM kita yang juga pengamal sejati ekonomi kerakyatan di Indonesia," ujar mantan Menteri Desa-PDTT itu.

Sedangkan terkait jaring pengaman sosial oleh UMKM, Marwan mengingatkan juga, buat mengurangi masalah kemiskinan, ekonom dari Peru Hernando De Soto menawarkan sebuah cara yang tidak konvensional. Menurutnya, orang menjadi miskin bukan karena tak punya modal. Melainkan karena negara tidak memberikan legalisasi atas aset-aset mereka. Karena itu, De Soto menyarankan agar pemerintah mendata ulang aset si miskin dan memberikan mereka sertifikat agar bisa meminjam modal ke bank.

"Dengan cara inilah mereka dapat masuk serta bersaing dalam sistem ekonomi pasar," tandasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNI siap bantu debitur terdampak COVID-19
Jumat, 27 Maret 2020 - 21:38 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI siap membantu para debitur dengan merestrukturisasi ...
Ketua MPR minta BUMN tepat waktu bayar tunggakan nasabah Jiwasraya 
Jumat, 27 Maret 2020 - 20:55 WIB
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal melakukan pembayaran uang nasabah PT Asuransi Jiwa...
Tetap bekerja, buruh di Purwakarta dihantui kecemasan COVID-19
Jumat, 27 Maret 2020 - 20:37 WIB
Buruh di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat mulai dihantui ketakutan terkait penyebaran COVID-19. Mere...
Jasa Marga minta maaf rekonstruksi rigid Simpang Susun Cikunir  enam hari
Jumat, 27 Maret 2020 - 18:37 WIB
PT Jasa Marga (Persero) cabang Jakarta-Cikampek kembali melakukan pekerjaan pemeliharaan rekonstruks...
Rupiah hari ini ditutup menguat 0,83% ke level Rp 16.170 per dolar AS
Jumat, 27 Maret 2020 - 18:11 WIB
Rupiah hari ini ditutup di zona hijau. Mengutip Bloomberg pada Jumat (27/3), rupiah ditutup menguat ...
 Dampak COVID-19, KKP pantau stok ikan di 16 wilayah
Jumat, 27 Maret 2020 - 17:58 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Per...
IHSG menguat 8,36 persen dalam sepekan ke 4.545,57
Jumat, 27 Maret 2020 - 17:47 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan terakhir pekan ini. IHSG menguat...
BI sebut inflasi hingga minggu keempat Maret 0,13 persen
Jumat, 27 Maret 2020 - 17:38 WIB
Bank Indonesia menyatakan laju inflasi hingga minggu keempat Maret 2020 tercatat sebesar 0,13 persen...
 Cegah COVID-19, PT KAI Divre I Sumut kembali kurangi perjalanan kereta api
Jumat, 27 Maret 2020 - 17:25 WIB
PT KAI Divre I Sumatera Utara mengurangi jumlah perjalanan kereta api jarak jauh untuk Kereta Api Sr...
  Menaker dorong penyemprotan disinfektan di tempat kerja cegah COVID-19
Kamis, 26 Maret 2020 - 21:57 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mendorong para pelaku usaha untuk melakukan penyempro...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)