Mayoritas Bursa Asia dibuka melemah setelah jumlah kematian virus corona tembus 2.000
Elshinta
Rabu, 19 Februari 2020 - 10:14 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Mayoritas Bursa Asia dibuka melemah setelah jumlah kematian virus corona tembus 2.000
Sumber foto: https://bit.ly/37BnJ0d/elshinta.com.

Elshinta.com - Bursa Asia bergerak variasi dengan pada awal perdagangan Rabu (19/2) dengan mayoritas indeks melemah. Pemicunya datang dari kekhawatiran investor tentang jumlah kematian korban virus corona yang sudah menembus 2.007.

Mengutip Bloomberg, pukul 08.37 WIB, indeks Nikkei 225 naik 50,54 poin atau 0,22% ke 23.244,34, Hang Seng naik 26,78 poin atau 0,10% ke 27.556,98, Taiex naik 43,53 poin atau 0,37% ke 11.692,51, Kospi turun 12,88 poin atau 0,58% ke 2.196,00, ASX 200 turun 5 poin atau 0,07% ke 7.108,70, Straits Times turun 0,66 poin atau 0,02% ke 3.195,97 dan FTSE Malaysia turun 2,01 poin atau 0,13% ke 1.535,07. 

Walau memiliki kecenderungan pelemahan, namun seperti dikutip dari Kontan, masih dalam rentang sempit. Selain itu, sentimen positif muncul dari laporan terbaru terkait infeksi baru virus corona menunjukkan penurunan. 

Kasus infeksi baru di Tiongkok Daratan pada Selasa (18/2) sebanyak 1.749. Komisi Kesehatan Nasional China menyebut jumlah ini turun dari 1.886 kasus di hari sebelumnya. 

Tetapi banyak investor juga masih khawatir terhadap standar pelaporan Tiongkok untuk virus ini. Terlebih jumlah korban tewas akibat virus ini sudah menembus 2.007 di seluruh dunia, dan menyebar ke 24 negara lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang akan umumkan keadaan darurat wabah virus corona
Selasa, 07 April 2020 - 15:33 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari ini akan mengumumkan keadaan darurat untuk Tokyo dan ena...
PM Jepang akan umumkan keadaan darurat akibat virus corona
Senin, 06 April 2020 - 10:49 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan mengumumkan keadaan darurat akibat virus corona sedini Selasa...
Kasus corona meningkat di Asia Tenggara, ini seruan WHO
Rabu, 18 Maret 2020 - 10:39 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara di wilayah Asia Tenggara untuk segera meningk...
26 orang sembuh dari COVID-19 di Malaysia
Kamis, 12 Maret 2020 - 09:39 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyatakan pasien ke-78 yang dinyatakan positif penyakit virus ...
Arab Saudi denda Rp1,9 miliar bagi mereka yang bohong soal kesehatan
Selasa, 10 Maret 2020 - 18:56 WIB
Arab Saudi akan menjatuhkan denda hingga 500.000 rial (sekitar Rp 1,9 miliar) kepada mereka yang ber...
Kasus corona di Korsel bertambah 174, total jadi 6.767
Sabtu, 07 Maret 2020 - 17:17 WIB
Kasus baru virus corona terkonfirmasi di Korea Selatan pada Sabtu naik 174 dari Jumat (6/3)malam, me...
Arab Saudi tangkap dua anggota kerajaan, termasuk adik Raja Salman
Sabtu, 07 Maret 2020 - 16:29 WIB
Arab Saudi menangkap dua anggota senior keluarga kerajaan Saudi yakni adik Raja Salman, Pangeran Ahm...
Malaysia batasi pengunjung dari Korsel
Sabtu, 29 Februari 2020 - 10:37 WIB
Malaysia melakukan pembatasan masuk sementara terhadap semua pengunjung dari Korea Selatan termasuk ...
Tiongkok akan larang dagang dan konsumsi hewan liar cegah COVID-19
Selasa, 25 Februari 2020 - 11:38 WIB
Badan legislatif Tiongkok mengatakan pihaknya akan secepatnya melarang perdagangan dan konsumsi hewa...
Hubei-Tiongkok laporkan 349 kasus baru covid-19  
Kamis, 20 Februari 2020 - 08:58 WIB
Provinsi Hubei di Tiongkok tengah pada Rabu (19/2)  memastikan ada 349 kasus  baru virus corona te...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV