Google berencana hentikan program wifi gratis Google Station
Elshinta
Selasa, 18 Februari 2020 - 12:36 WIB |
Google berencana hentikan program wifi gratis Google Station
Sumber Foto: https://bit.ly/324ZUwT

Elshinta.com - Google berencana menghentikan program Google Station, sebuah program yang menghadirkan wifi gratis di lebih dari 400 stasiun kereta api di India dan `ribuan` tempat umum lainnya di sejumlah tempat di dunia.

Dikutip dari Tech Crunch, Selasa (18/2) VP of Payments and Next Billion Users Google, Caesar Sengupta, mengatakan program yang diluncurkan pada 2015 itu membantu jutaan pengguna menjelajahi internet, dan tidak khawatir tentang jumlah data yang mereka konsumsi.

Namun, karena harga data seluler menjadi semakin murah di berbagai negara, termasuk India, Google Station tidak lagi diperlukan, kata Sengupta. Google berencana untuk menghentikan program tersebut tahun ini.

Selain itu, menurut Sengupta, menjadi sulit bagi Google untuk menemukan model bisnis yang berkelanjutan untuk meningkatkan skala program, yang dalam beberapa tahun terakhir diperluas ke sejumlah negara, yakni Indonesia, Meksiko, Thailand, Nigeria, Filipina, Brasil dan Vietnam Google bahkan baru meluncurkan program tersebut di Afrika Selatan tiga bulan lalu.

Selama bertahun-tahun, Google juga mencari cara untuk menghasilkan uang dari program Google Station. Google, misalnya, mulai menampilkan iklan ketika pengguna masuk untuk terhubung ke layanan internetnya.

Google bekerjasama dengan sejumlah perusahaan untuk memungkinkan wifi gratis bagi pengguna di tempat umum. Di India, misalnya, Google telah membangun perangkat lunak, sementara RailTel, penyedia infrastruktur telekomunikasi milik negara, memberikan saluran internet gratis.

RailTel menghadirkan wifi di lebih dari 5.600 stasiun kereta api, dan selama bertahun-tahun telah mengembangkan perangkat lunaknya sendiri.

“Kami bekerja dengan mitra kami untuk mentransisikan situs yang ada sehingga mereka dapat tetap menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sengupta.

Sementara itu, RailTel akan terus melayani wifi gratis di semua stasiun kereta api yang menikmati layanan Google Station. "Kami dengan tulus menghargai dukungan yang kami terima dari Google dalam perjalanan ini," juru bicara RailTel menambahkan.

Sengupta mengatakan persyaratan teknis dan infrastruktur menjadi tantangan bagi Google Station untuk dapat berkembang.

“Dan, ketika kami mengevaluasi di mana kami benar-benar dapat membuat dampak di masa depan, kami melihat kebutuhan yang lebih besar dan peluang yang lebih besar dalam membuat produk dan fitur yang dirancang agar bekerja lebih baik untuk miliaran pengguna di pasar berikutnya,” ujar Sengupta.

Google bukan satu-satunya raksasa teknologi yang telah menawarkan internet gratis kepada pengguna di negara berkembang. Penerus Facebook, Internet.org program yang dilarang di India karena melanggar peraturan netralitas net  diluncurkan di negara itu pada 2017, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ventilator portabel karya anak bangsa saat ini sedang diuji Kemenkes
Selasa, 07 April 2020 - 13:02 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang PS Brodjonegoro ...
Kemenristek BRIN: Pengembangan vaksin Corona minimal satu tahun
Selasa, 07 April 2020 - 09:19 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional...
Begini upaya Menristek BRIN percepat pengujian terduga COVID-19
Selasa, 07 April 2020 - 08:14 WIB
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek BRIN) sebagai bagian d...
Kemenristek BRIN bentuk Konsorsium Riset Teknologi Penanganan COVID-19
Selasa, 07 April 2020 - 08:02 WIB
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek BRIN) sebagai bagian d...
Lawan COVID-19, perusahaan blockchain ini donasi 1.000 alat rapid test
Senin, 06 April 2020 - 22:24 WIB
Tokoin Indonesia melalui gerakan Tokoin Care #TokoinPeduli akan bekerja sama dengan Prevent, perusah...
Inovasi atasi COVID-19 dengan BCL dan super antioksidan
Senin, 06 April 2020 - 12:27 WIB
PT PUF Sains Lab, Nucleus Farma, dan Profesor Nidom Foundation telah bekerja sama dalam pengembangan...
Alat deteksi COVID-19 berbasis AI berpotensi diterapkan di Indonesia
Kamis, 02 April 2020 - 11:44 WIB
Sebuah metode dan alat baru pendeteksi COVID-19 berbasis teknologi tinggi Artificial Intelligence (...
Unair klaim temukan lima senyawa bisa jadi obat COVID-19
Kamis, 02 April 2020 - 09:44 WIB
Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, mengklaim telah menemukan lima jenis senyawa yan...
Alat rapid test corona dari Bosch, hasilnya tersedia dalam 2,5 jam
Senin, 30 Maret 2020 - 09:20 WIB
Bosch mengatakan dengan memakai test kit itu, hasil uji dapat tersedia dalam waktu 2,5 jam sehingga ...
Kampanye DonasikanOngkosmu sebagai kontribusi bagi para pekerja lapangan
Sabtu, 28 Maret 2020 - 14:00 WIB
Pendapatan para pengemudi ojek online menurun sebesar 50 persen dan dianggap akan terus menurun hing...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV