Refleksi sembilan tahun kepemimpinan Wali Kota Magelang
Elshinta
Selasa, 18 Februari 2020 - 10:58 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Refleksi sembilan tahun kepemimpinan Wali Kota Magelang
Foto: Kurniawati/Radio Elshinta

Elshinta.com - Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyampaikan pengarahan umum refleksi sembilan tahun kepemimpinannya, di Gedung Wiworo Wiji Pinilih Magelang, Senin (17/2). Acara tersebut dihadiri seluruh pimpinan OPD, pejabat tinggi, ASN dan anggota DPRD Kota Magelang.

Dalam acara itu, tamu undangan diberi suguhan video singkat  perjalanan kepemimpinan Sigit sejak periode pertama 2010-2015 dan 2016-2020. Terlihat perubahan Kota Magelang yang lebih baik dari waktu ke waktu, baik dari segi fisik maupun non fisik, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati.

Segi fisik, ada beberapa capaian strategis yang dirasakan masyarakat selama ini, antara pembangunan kembali Pasar Rejowinangun, Universitas Tidar berhasil menjadi universitas negeri, penataan pedagang kaki lima (PKL) khususnya kuliner, penataan taman kota, status Gunung Tidar jadi kebun raya.

Kemudian, pembangunan kawasan strategis yakni kawasan sentra ekonomi Lembah Tidar, kawasan Gelora Sanden, kawasan Alun-alun dan Taman Kyai Langgeng.

Menurut Kepala Bappeda Kota Magelang Joko Soeparno, sesuai dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), pembangunan Kota Magelang sebagai Kota Jasa. Ada tiga bidang jasa, yakni pendidikan, kesehatan dan perdagangan.

Joko berujar, tidak hanya aspek fisik saja, namun juga non fisik yang capaiannya menggembirakan dan sesuai target. Aspek non fisik ini bisa diamati melalui Indikator Makro Daerah.

"Indikator ini bisa dilihat misalnya pada pertumbuhan ekonomi Kota Magelang yang terus meningkat, yakni tahun 2018 sebesar 5,59 persen dari 5,42 persen (2017) dan 5,18 persen (2016)," kata Joko.

Kemudian, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Magelang 2018 Rp 67,2 juta per kapita, dari sekitar Rp 62 juta pada 2017 lalu. Angka kemiskinan Kota Magelang pun menunjukkan penurunan yakni 7,46 persen (2019).

Adapun Indeks Pembangunan Manusia tahun 2018 tercatat sebesar 78,31, tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,43 persen. Di sisi lain, inflasi bisa terkendali pada angka di bawah 3 persen. "Kondusifitas wilayah secara umum juga terjaga," imbuhnya.

Selain itu, gejolak dari masyarakat; hubungan eksekutif dan legislatif juga bisa terjaga keharmonisannya. Selama ini Kota Magelang juga tidak mengalami bencana yang berakibat fatal.

Perhatian pada aspek pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas, terutama di periode kedua dengan adanya program pendidikan gratis dan pemberian layanan kesehatan bagi masyarakat serta kesejahteraan ASN juga selalu menjadi prioritas.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyampaikan, refleksi ini merupakan progres reportnya selama 9 tahun memimpin Kota Magelang. Apa-apa yang dicapai, kemudian disampaikan, keberhasilan, peraihan prestasi dinilai membanggakan semua. 

Walau begitu, Sigit mengakui ada beberapa hal yang masih belum tercapai. "Masih banyak 'PR' kita untuk mengentaskan kemiskinan, memajukan kota, kesejahteraan rakyat maupun lainnya," kata Sigit, usai kegiatan didampingi Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina dan Sekretaris Daerah Joko Budiyono.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BIN kerahkan Satgas Intelijen Medis tangani COVID-19
Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:17 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) telah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Intelijen Medis untuk membantu ...
Sinovac-Bio Farma mulai transfer teknologi produksi vaksin COVID-19
Kamis, 01 Oktober 2020 - 07:29 WIB
Perusahaan pengembang vaksin asal Tiongkok, Sinovac Biotech, dan perusahaan farmasi Indonesia, Bio F...
Di forum internasional, Indonesia paparkan perlindungan COVID-19
Kamis, 01 Oktober 2020 - 07:15 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI memaparkan sejumlah strategi dalam mem...
Penderita: Terinfeksi COVID-19 itu sangat berat
Kamis, 01 Oktober 2020 - 06:58 WIB
Teuku Muhammad Fajar (24), seorang pasien positif COVID-19 di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mengaku sa...
Danrem 101 Antasari sebut insan pers memberikan kontribusi positif
Rabu, 30 September 2020 - 20:35 WIB
Peran media massa sebagai social control dapat digunakan oleh semua elemen masyarakat dalam memberik...
Waspada ajakan masuk grup tawarkan vaksin COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 15:11 WIB
Pesan berisi ajakan untuk masuk ke grup percakapan WhatsApp dengan iming-iming pembagian vaksin COVI...
Satgas Covid-19 terus minimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin
Rabu, 30 September 2020 - 14:35 WIB
Guna menekan dan meminimalisir penyebaran Covid-2019 di Kota Seribu Sungai, tim Satgas Covid-19 Kota...
 Jajaran Jatman Subang beri dukungan Ustadz Hasan untuk tegar
Rabu, 30 September 2020 - 13:37 WIB
Terkait dengan persekusi yang dialami Ustadz Hasan yang diduga dilakukan oleh Habib Salim, jajaran J...
Pengamat: Konten vandalisme mushola agar tidak disalahgunakan
Rabu, 30 September 2020 - 12:40 WIB
Pengamat media sosial dari Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria berharap konten vandalisme di Mushola ...
Wagub Kalbar terkonfirmasi positif COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 11:54 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs H Ria Norsan, MM, MH menyatakan dirinya terkonfirmasi positif C...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV