Masa karantina corona berakhir besok, Pemerintah pantau 78 kru WNI di Kapal Diamond Princess
Elshinta
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:07 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Masa karantina corona berakhir besok, Pemerintah pantau 78 kru WNI di Kapal Diamond Princess
Awak media berkumpul di depan kapal pesiar Diamond Princess, dimana lusinan penumpang positif untuk virus korona baru, di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, selatan Tokyo, Jepang, Senin (10/2). Sumber Foto: https://bit.ly/2OMmDs1

Elshinta.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi menyampaikan bahwa masa observasi atau karantina bagi 78 kru warga negara Indonesia (WNI) di Kapal Diamond Princess, yang di dalam kapal pesiar tersebut terdapat beberapa orang terdampak virus corona, berdasarkan informasi dari otoritas Jepang akan berakhir pada Rabu (19/2) besok. 

“Untuk Diamond Princess, sekali lagi jumlah kru warga negara Indonesia adalah 78 dan dari jumlah penumpang tidak ada yang berwarga negara Indonesia. Jadi warga negara Indonesia hanya dari krunya yaitu 78,” sebut Menlu menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/2). 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, saat ini pemerintah terus mengawasi WNI di luar negeri yang masih terancam terpapar Covid-19. Contoh kasus ini, menurut Muhadjir, adalah kasus WNI yang menjadi awak kapal pesiar Westerdam dan Diamond Princess yang di dalam kapal pesiar tersebut terdapat beberapa orang yang terdampak virus corona. 

“Bila terjadi keadaan terburuk, kita harus tangani seperti WNI dari Hubei. Tetapi kita juga menghormati kewenangan negara dan protokol WHO yang telah ditetapkan. Saya kira kita juga akan siap untuk menghadapi itu,” tutur Menko PMK dalam Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin. 

Selain memantau perkembangan WNI di luar negeri, Menko PMK menyebut, tentu saja keamanan dalam negeri juga diutamakan pemerintah. Ia mengatakan, pemerintah akan memperketat kewaspadaan pintu-pintu masuk ke Indonesia dari berbagai jalur, yaitu darat laut dan udara, termasuk memaksimalkan peralatan yang diperlukan dalam pemeriksaan. 

“Pemerintah juga akan memperketat pemeriksaan riwayat perjalanan dan kesehatan dari Warga Negara Asing (WNA) yang akan masuk ke Indonesia,” jelasnya, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab, Selasa (18/2) pagi.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
MUI Makassar minta dilibatkan pemulasaran jenazah COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:29 WIB
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meminta agar dilibatkan dala...
Jubir: Menggunakan masker lebih penting dari pelindung wajah
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:52 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan penggunaan ma...
Secapa AD jadi klaster baru, pengamat: Perketat protokol kesehatan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:28 WIB
Pengamat intelijen, pertahanan, dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengatakan bahwa Sekolah Calon Per...
KSAD jelaskan kasus klaster Secapa AD bermula dari ketidaksengajaan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:42 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan awal mula kasus klast...
Galuh Pakuan siap angkat martabat Sunda dengan olahraga
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:29 WIB
Sejumlah Sesepuh Sunda bertekad meningkatkan harkat generasi Ki Sunda di bidang olahraga. Hal terseb...
Prajurit Brigif 18 Kostrad kembangkan sistem pertanian Budikdamber
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:14 WIB
Sejumlah program ketahanan pangan sudah lama disiapkan di Brigif Para Raider 18 Kostrad Jagung Kabup...
Kapolri apresiasi tim pemulasaran jenazah corona Polresta Malang Kota
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:56 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memberikan perhatian dan motivasi kepada tim pemulasaran jenazah ...
Pemerintah pastikan pemenuhan hak anak saat pandemi COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:40 WIB
Pemerintah akan memastikan hak setiap anak Indonesia terpenuhi selama pandemi COVID-19 melanda Tanah...
Wapres: Digitalisasi pers dan penyiaran harus segera diwujudkan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:29 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin mengatakan transformasi digital di sektor pers dan penyiaran harus segera...
Ketua KPK ungkap modus anggaran COVID-19 diselewengkan untuk pilkada
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:15 WIB
Ketua KPK, Firli Bahuri, mengungkapkan modus anggaran penanganan Covid-19 diselewengkan untuk kepent...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV