Anggota DPR minta pemerintah antisipasi seleksi ASN berpaham radikal
Elshinta
Senin, 17 Februari 2020 - 21:25 WIB |
Anggota DPR minta pemerintah antisipasi seleksi ASN berpaham radikal
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Cholil Qoumas. Sumber Foto: https://bit.ly/2SyGIEi

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Cholil Qoumas mengatakan perlu melakukan sejumlah antisipasi terhadap proses seleksi calon Aparatur Sipil Negara yang intoleran dan terpapar paham radikal.

"Kita minta pemerintah perketat pada masa penyeleksiannya. Jangan sampai kecolongan tersusupi CPNS yang intoleran dan berpaham radikal, atau malah sudah terafiliasi dengan organisasi radikal," kata Gus Yaqut biasa disapa ini melalui keterangan tertulis di Depok, Jawa Barat, Senin (17/2).

Menurut dia, ajang penerimaan ASN 2020 diminati banyak masyarakat. Bahkan, peminatnya selalu membludak dengan kuota yang sangat terbatas. Adanya oknum ASN yang terpapar paham radikal patut menjadi perhatian.

Ia mengatakan dengan ditemukan banyaknya kasus dugaan ASN yang terpapar paham radikal belakangan ini perlu langkah preventif. Bahkan, lanjutnya, perlunya regulasi dari Pemerintah yang mengatur masalah tersebut.

"Kalau perlu dilakukan screening terhadap CPNS yang sudah lolos tes tahap pertama sebelum mengikuti tes selanjutnya. Sebab, tidak cukup hanya dengan menandatangani pernyataan mengakui Pancasila dan NKRI saja. Sudah banyak contoh, PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) terpapar radikalisme," kata Ketua DPP PKB ini, dikutip Antara.

Menurutnya, mayoritas PNS masih memilih Pancasila dan NKRI, namun ini potensi yang tidak bisa dianggap sepele. Ia menilai, potensi radikalisme dan toleransi ini terjadi pada aparatur negara.

Ini berbahaya. Sebab itu, harus ada antisipasi, sistem seleksi yang jelas. Belum lagi bicara kalangan yang terpapar lewat kajian-kajian keagamaan di lingkungannya bekerja.

Sebagaimana diketahui Survei Alvara menyebutkan hasil sebanyak 19,4 persen PNS lebih memilih ideologi lain, yakni Islam dibandingkan dengan Pancasila dan sebanyak 22,2 persen setuju dengan konsep khilafah. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Warga Perumahan Villa Pelangi Cirebon lakukan karantina lokal
Jumat, 10 April 2020 - 13:28 WIB
Warga di Perumahan Villa Pelangi, Desa Getasan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mela...
Kemenag: Selama puasa laksanakan ibadah di rumah
Jumat, 10 April 2020 - 13:16 WIB
Kementerian Agama mengimbau umat Muslim melaksanakan segala ibadah dalam menyambut dan selama Ramadh...
Ketua IDI Sumbar: APD skala prioritas dalam penanganan COVID-19
Jumat, 10 April 2020 - 12:50 WIB
Kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi paramedis yang menangani pasien COVID-19 di rumah sakit din...
Gubernur Sumbar ajak komponen masyarakat bahu-membahu cegah COVID-19
Jumat, 10 April 2020 - 12:39 WIB
Pandemi COVID-19 tidak bisa disepelekan karena menyangkut kehidupan orang banyak. Segenap komponen h...
Kapolres Majalengka berikan surprise ke Danlanud Sugiri Sukani pada HUT TNI AU ke-74
Jumat, 10 April 2020 - 12:15 WIB
Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AU ke-74 `SWA BHUANA PAKSA` diucapkan langsung oleh Kapolr...
Maroko wajibkan warganya gunakan masker
Jumat, 10 April 2020 - 11:56 WIB
Tidak hanya Indonesia, pemerintah memberlakukan wajib menggunakan masker. Negara Maroko pun telah me...
KSP salurkan bantuan alat kesehatan kepada RS rujukan COVID-19
Jumat, 10 April 2020 - 11:40 WIB
Dua rumah sakit rujukan di Jakarta yang menangani pasien COVID-19 memperoleh bantuan alat kesehatan ...
Dandim 0616/Indramayu bagikan hand sanitizer ke seluruh Koramil
Jumat, 10 April 2020 - 11:28 WIB
Bertempat di Joglo Makodim 0616/Indramayu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Czi Aji Sujiwo mengadakan ap...
Relawan Langkat sediakan 20 unit wastafel portable dan siapkan 4.000 masker
Jumat, 10 April 2020 - 10:51 WIB
Relawan Desa Lawan COVID-19 Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Ut...
Sejak COVID-19, Si Abang Lae Kejari Medan telah antar 1.145 surat tilang
Jumat, 10 April 2020 - 10:29 WIB
Tercatat 1.145 Surat Tilang telah diantar ke rumah dalam program Sistem Antar Barang Bukti Lewat Ap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV