Menteri Bintang geram maraknya eksploitasi dan perdagangan anak
Elshinta
Senin, 17 Februari 2020 - 20:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Bintang geram maraknya eksploitasi dan perdagangan anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. Foto: Popi Rahim/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga geram dan prihatin terhadap maraknya eksploitasi seksual dan perdagangan anak. Apalagi anak-anak tersebut dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial.

“Saya menyayangkan peristiwa yang terjadi pada anak-anak kita. Tidak terbayang dalam benak saya, beban psikologis anak-anak karena dipaksa melakukan pekerjaan tersebut, ditambah dengan berbagai perlakuan yang tidak manusiawi yang harus diterima," kata Menteri Bintang, Senin (17/2).

Ia menegaskan, Kementerian PPPA, sesuai amanah dalam Undang-Undang akan memastikan anak-anak korban mendapatkan pelayanan yang baik serta pelaku mendapatkan pemberatan hukum maksimal sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Hampir 40 anak yang menjadi korban eksploitasi seksual hingga diperjualbelikan demi pundi-pundi rupiah.

Tak hanya itu, anak-anak tersebut mendapatkan berbagai perlakuan yang tidak manusiawi dari para pelaku.

Berbagai kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak yang mencuat ke publik selama kurun waktu Januari hingga Februari 2020.

Ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk mengoptimalisasi fungsi pencegahan dan perlindungan terhadap anak sesuai amanat dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Menteri Bintang juga menuturkan perkembangan dan kemudahan dan teknologi semakin membuka lebar resiko dan tantangan dalam memerangi kejahatan seksual dan perdagangan anak melalui media online. Teknologi yang digunakan oleh oknum tidak bertanggungjawab sebagai media melakukan kejahatan semakin berkembang dan bervariatif sehingga berdampak pada kompleksitas penegakan hukum. Hal ini tentunya menuntut respon dan tanggungjawab semua pihak untuk menyelesaikan isu ini bersama-sama.

Oleh sebab itu, diperlukan kerjasama semua pihak untuk bersama-sama memerangi eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online.

"Selain itu, kita juga harus meningkatkan kepedulian masyarakat melalui literasi digital khususnya bagi orangtua dan anak untuk mampu menyadari dan melindungi diri dari resiko eksploitasi seksual secara online," paparnya kepada media, termasuk Reporter Elshinta, Popi Rahim.

Dalam upaya menurunkan tingkat kekerasan terhadap anak maka Kemen PPPA telah menyusun Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) tentang peningkatan fungsi Kemen PPPA dalam memberikan pelayanan rujukan akhir tingkat Nasional.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 MUI Sumut ikuti fatwa MUI Pusat
Senin, 06 April 2020 - 16:47 WIB
Wakil Ketua MUI Sumut, DR.H Maratua Simanjuntak mengatakan, pihaknya tetap berpedoman pada Fatwa MUI...
Kementerian Agama keluarkan panduan ibadah Ramadan semasa wabah COVID-19
Senin, 06 April 2020 - 16:12 WIB
Kementerian Agama mengeluarkan panduan ibadah Ramadan semasa wabah COVID-19 bagi warga Muslim sebaga...
Kebutuhan darah meningkat, PMI Salatiga jemput bola donor darah
Senin, 06 April 2020 - 08:47 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga, Jawa Tengah, mengimbau kepada pendonor dengan cara menyu...
Pandemi Corona, Kemenag imbau umat Kristen rayakan Paskah di rumah
Minggu, 05 April 2020 - 18:28 WIB
Umat Kristen akan merayakan Jumat Agung pada 10 April 2020 dan Perayaan Paskah pada hari Minggu. Jum...
LPOI dukung kebijakan pemerintah tangani penyebaran COVID-19
Sabtu, 04 April 2020 - 07:18 WIB
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mendukung kebijakan pemerintah dalam memutus rantai penyebar...
Satgas TMMD 107 bagikan pakaian layak pakai kepada warga Kampung Epem
Selasa, 31 Maret 2020 - 21:25 WIB
Personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke yang dipimpin langsung oleh Danki Satgas TMMD Ke-107 ...
Terkait COVID-19, Pengamat minta jangan ada tokoh justru sesatkan publik
Kamis, 26 Maret 2020 - 21:35 WIB
Pengamat sosial dari Universitas Indonesia DR Devie Rahmawati SSos MHum berharap tidak ada tokoh yan...
Stok darah menurun terdampak COVID-19
Selasa, 24 Maret 2020 - 09:40 WIB
Imbauan untuk menunda kegiatan yang menghadirkan banyak orang karena mewabahnya virus corona berdamp...
Wapres minta MUI rilis fatwa tangani jenazah COVID-19 dan tata cara ibadah petugas medis
Selasa, 24 Maret 2020 - 07:18 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah organisasi kemasya...
Ketua MPR donasikan gaji atasi COVID-19
Selasa, 24 Maret 2020 - 06:50 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bakal mendonasikan gajinya untuk mencegah penularan penyebar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV