KPAI minta warganet stop penyebaran video kekerasan terhadap anak
Elshinta
Jumat, 14 Februari 2020 - 16:18 WIB |
KPAI minta warganet stop penyebaran video kekerasan terhadap anak
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti. Sumber Foto: https://bit.ly/2vwqi6B

Elshinta.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta warganet untuk tidak menyebarkan video kekerasan terhadap anak yang terjadi di salah satu SMP swasta di Purworejo, Jawa Tengah.

"KPAI juga mendorong para orang tua untuk ikut mengawasi media sosial anak-anaknya sambil melakukan edukasi kepada anak-anak bagaimana menggunakan media sosial secara aman dan sehat," kata Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti, Jakarta, Jumat (14/2), seperti dikutip Antara.

Kekerasan fisik maupun kekerasan verbal di kalangan sesama pelajar antara pelaku dan korban anak, katanya, memang marak akhir-akhir ini, termasuk cyber bully. Hal tersebut juga dipicu oleh kemajuan era digital dan media sosial saat ini.

Anak-anak tersebut adalah generasi milenial yang merupakan pengguna internet dan media sosial secara aktif, sehingga perilaku mereka yang mengunggah video perundungan ke dunia maya dapat viral dan diketahui publik secara luas.

Oleh karena itu, KPAI meminta warganet untuk bijak membantu membatasi kasus perundungan tersebut dengan tidak menyebarluaskannya.

Aksi kekerasan yang diketahui dari video viral di media sosial pada Rabu (12/2) malam dan berdurasi 28 detik tersebut, memperlihatkan tiga orang siswa laki-laki merundung seorang siswi perempuan.

Mereka menendang dan bahkan memukul korban dengan gagang sapu. Korban yang tampak tidak berdaya hanya menundukkan kepala di mejanya sambil menangis. Korban diduga adalah anak berkebutuhan khusus (ABK). Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Kepolisian Polres Purworejo.

Atas kejadian tersebut, KPAI menyampaikan keprihatinan atas peristiwa perundungan antara sesama siswa tersebut.

KPAI juga menyayangkan perundungan terjadi di lingkungan sekolah saat masih jam sekolah, di dalam kelas dan tidak ada pengawasan oleh pihak sekolah, misalnya guru piket.

"Mirisnya, anak lain di sekitar anak pelaku dan anak korban juga tidak ada yang melaporkan kepada guru piket atau guru wali kelas. Tidak ada juga CCTV di dalam kelas, sehingga tidak dapat dideteksi oleh pihak sekolah," katanya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Resahkan warga, tiga begal diringkus polisi
Kamis, 19 Maret 2020 - 20:23 WIB
Tiga begal meresahkan warga diringkus Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, Jawa Barat.
 Kesal ditagih kembalikan kamera, pria di Majalengka bakar rumah penagih
Kamis, 19 Maret 2020 - 18:56 WIB
Seorang pria di Majalengka, Jawa Barat nekat membakar rumah rekannya sendiri setelah mengaku kesal s...
Enam pelaku 34 pucuk senpi ilegal dan 12 ribu peluru ditangkap polisi
Rabu, 18 Maret 2020 - 17:26 WIB
Enam orang pelaku kepemilikan 34 pucuk senjata api (senpi) ilegal ditangkap tim Reskrim Polres Metro...
 TNI-Polri antisipasi pergeseran KKB ke Tembagapura melalui Jila
Rabu, 18 Maret 2020 - 11:27 WIB
Aparat gabungan TNI dan Polri di Kabupaten Mimika, Papua, terus mengantisipasi pergerakan Kelompok K...
Polisi: Teror penembakan oleh KKB di luar kawasan Freeport
Rabu, 18 Maret 2020 - 10:05 WIB
Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata menegaskan teror penembakan ya...
Mengaku intelijen, seorang pemuda diamankan petugas
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:11 WIB
Seorang pemuda berinisial Is alias Beben asal Kabupaten Garut, Jawa Barat telah diamankan Kepolisia...
Lagi, Polri tangkap pengendali penyelundup 120 WN Srilanka
Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:55 WIB
Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri kembali menangkap satu pelaku penyelundup...
Polisi serahkan anak diduga diculik TKI ke ibu kandungnya
Jumat, 13 Maret 2020 - 16:45 WIB
NCB Interpol Indonesia menyerahkan anak berusia tiga tahun yang diduga menjadi korban penculikan ole...
Waspada perampokan modus COVID-19
Jumat, 13 Maret 2020 - 14:13 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penyemprotan COVID-19 yang ...
Polda Jatim tes kejiwaan oknum pendeta tersangka pencabulan
Kamis, 12 Maret 2020 - 17:22 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan tes kejiwaan terhadap oknum pendeta berinisial HL yang merupa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)