Kapal perang AS di Laut Arab sita senjata yang diduga buatan Iran
Elshinta
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:27 WIB |
Kapal perang AS di Laut Arab sita senjata yang diduga buatan Iran
Kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat USS Harry S. Truman berlayar di samping kapal kargo amunisi USNS Amelia Earhart untuk pengisian ulang di laut di Laut Arab, Kamis (2/1/2020). Sumber Foto: https://bit.ly/2Sq3her

Elshinta.com - Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat menyita senjata yang diyakini `buatan sekaligus rancangan` Iran, termasuk 150 peluru kendali anti-tank dan tiga peluru kendali darat ke udara Iran, demikian militer Amerika pada Kamis (13/2).

Melalui pernyataan, militer itu menyebutkan peluru kendali Normandy berada di sebuah dhow, kapal layar tradisional, di Laut Arab pada Minggu.

"Senjata yang disita mencakup 150 peluru kendali anti-tank 'Dehlaviah' (AGTM), tiruan Kornet ATGM Rusia buatan Iran," katanya.

"Komponen senjata lainnya yang disita dari atas dhow merupakan buatan dan rancangan Iran serta termasuk tiga peluru darat ke udara Iran," katanya.

Menurut militer, senjata yang disita pada Minggu "identiik" dengan senjata hasil sitaan oleh kapal perang AS lainnya pada November.

Tahun lalu kapal perusak Forrest Sherman berhasil menyita komponen peluru canggih, yang diyakini terkait dengan Iran dari sebuah kapal yang dihentikan di Laut Arab.

Dalam beberapa tahun belakangan kapal perang AS berhasil mencegat dan juga menyita senjata Iran, yang tampaknya diperuntukan bagi petempur al Houthi di Yaman, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kematian corona di Prancis terus melonjak hingga capai 1.696
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:12 WIB
Otoritas kesehatan Prancis melaporkan 365 kematian baru akibat virus corona pada Kamis (26/3) sehing...
PHK massal akibat krisis corona bisa 25 juta orang di seluruh dunia
Jumat, 27 Maret 2020 - 11:59 WIB
Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat krisis virus corona bisa melebihi 25 juta orang di selu...
Venezuela: Tuduhan AS terhadap Maduro tunjukkan `keputusasaan`
Jumat, 27 Maret 2020 - 11:38 WIB
Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan bahwa tuduhan perdagangan narkoba oleh Amerik...
AS mendakwa Presiden Venezuela Maduro atas `terorisme narkoba`
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:58 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendakwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan belasan pejabat tingg...
Ketua IMF minta G20 gandakan kapasitas pembiayaan darurat
Jumat, 27 Maret 2020 - 08:29 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) meminta para pemimpin 20 ekonomi terbesar dunia (G20) untuk kembali...
Pandemi COVID-19, Pemimpin G-20 fokus selamatkan nyawa manusia
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:50 WIB
Para pemimpin negara G-20 menyatakan fokus yang akan dilakukan dalam menghadapi pandemi COVID-19 ada...
Raja Arab Saudi ajak negara G20 bersatu lawan virus corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:24 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyerukan kepada para pemimpin G20 untuk meningkatkan ...
Thailand catat 1.045 kasus COVID-19, karantina negara selama satu bulan
Kamis, 26 Maret 2020 - 15:55 WIB
Thailand melaporkan 111 infeksi baru COVID-19, sehingga jumlah total kasus di negara itu mencapai 1....
Kapal perang AS melintas di Selat Taiwan
Kamis, 26 Maret 2020 - 15:47 WIB
Kapal perang Amerika Serikat melintas di Selat Taiwan, Rabu (25/3), menyusul ketegangan antara Taiwa...
Pemerintah fasilitasi kepulangan 24 WNI dari Polandia
Kamis, 26 Maret 2020 - 14:54 WIB
Sebanyak 24 WNI kembali ke Tanah Air menggunakan penerbangan khusus pesawat LOT Polish Airlines pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)