9.000 pelajar Indonesia kuliah di Amerika Serikat
Elshinta
Kamis, 13 Februari 2020 - 20:55 WIB |
9.000 pelajar Indonesia kuliah di Amerika Serikat
Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Guy Margalith saat membuka Pameran Pendidikan Amerika Serikat \"`US Higher Education Fair 2020` di Medan, Kamis(13/2). Sumber Foto: https://bit.ly/31OQ4Pz

Elshinta.com - Sedikitnya 9.000 pelajar Indonesia saat ini sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat, baik melalui program beasiswa maupun biaya sendiri pada jenjang strata satu hingga strata tiga.

"Pemerintah Amerika Serikat ingin meningkatkan jumlah tersebut serta dapat menjadi mitra pilihan Indonesia di kawasan Indo-pasifik, terutama di bidang pendidikan," kata Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Guy Margalith  usai membuka Pameran Pendidikan Amerika Serikat "US Higher Education Fair 2020" di Medan, Kamis (13/2).

Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera dan Education USA bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan terkemuka di negara itu menggelar pameran pendidikan di Medan.

Ada  12 perwakilan perguruan tinggi Amerika Serikat menawarkan sejumlah kemudahan untuk bisa kuliah di Amerika Serikat, serta mengenalkan berbagai kelebihan yang dimiliki masing-masing universitas.

"Banyak informasi beasiswa yang ditawarkan dan kami harapkan itu dapat dimanfaatkan oleh siswa-siswa disini untuk melanjutkan studi ke Amerika," katanya.

Menurut dia, Amerika Serikat memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama di dunia dan memiliki sepertiga anggaran riset dunia yang tentunya menjadi pendorong para lulusan untuk berinovasi dan berwirausaha.

Gelar yang didapat dari AS juga diakui di dunia serta menyiapkan siswa untuk memasuki tenaga kerja global. Pendidikan di AS membuka banyak pintu lapangan kerja dan berbagai kesempatan unik.

"Education USA yang didukung oleh biro pendidikan dan kebudayaan Departeman Luar Negeri AS ini merupakan jaringan global yang terdiri lebih dari 450 pusat konsultasi pendidikan yang beroperasi di 170 negara," katanya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump suarakan harapan melandaikan lonjakan corona
Senin, 06 April 2020 - 10:26 WIB
Presiden Donald Trump mengungkapkan harapan pada Minggu bahwa Amerika Serikat menyaksikan peredaan k...
PM Inggris akhirnya dirawat di rumah sakit setelah swakarantina corona
Senin, 06 April 2020 - 09:54 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk menjalani sejumlah pemeriksaan pa...
Selama karantina wilayah, udara di Madrid lebih bersih
Senin, 06 April 2020 - 07:49 WIB
Udara tampak lebih bersih di Madrid sejak Spanyol memberlakukan beberapa langkah paling keras di dun...
50 ribu alat tes COVID-19 dari Korsel akan tiba hari ini
Minggu, 05 April 2020 - 12:27 WIB
Sekitar 50.000 alat tes pemeriksaan COVID-19 dari Korea Selatan akan tiba di Bandara Internasional S...
Mantan Presiden Honduras yang tersangkut kasus FIFA tutup usia
Minggu, 05 April 2020 - 10:27 WIB
Mantan Presiden Honduras Rafael Callejas, yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan AS karena peranny...
IMF apresiasi kebijakan ekonomi Indonesia untuk merespons COVID-19
Minggu, 05 April 2020 - 09:48 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengapresiasi kebijakan pem...
Studi terbaru: Corona bisa menular via percakapan dan napas
Jumat, 03 April 2020 - 10:20 WIB
Studi terbaru menemukan hasil yang mencengangkan bahwa virus corona baru (COVID-19) bisa menular mel...
Duterte soal pelanggar karantina wilayah Filipina, `Tembak saja`
Kamis, 02 April 2020 - 16:37 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan pelanggar karantina wilayah akibat virus corona dap...
Mulai 3 April 2020, WNI tidak diizinkan masuk ke Jepang
Kamis, 02 April 2020 - 14:48 WIB
Pemerintah Jepang menolak masuk warga 49 negara, termasuk Indonesia, untuk pencegahan virus corona t...
Pangeran Charles, usia 71, sembuh dari COVID-19
Kamis, 02 April 2020 - 09:31 WIB
Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, 71 tahun, telah sembuh dari virus corona (COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV