Pita cukai palsu beserta ratusan ribu rokok ilegal disita Bea Cukai Kudus
Elshinta
Kamis, 13 Februari 2020 - 20:27 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Pita cukai palsu beserta ratusan ribu rokok ilegal disita Bea Cukai Kudus
Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kantor Pelayanan Pengawasan Bea dan Cukai tipe madya Cukai Kudus Jawa Tengah, berhasil melakukan penindakan terhadap dua bangunan yang diduga sebagai tempat penimbunan atau pengemasan Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) ilegal di wilayah Jepara. 

Dimana penggerebekan dua lokasi ini setelah tim Bea Cukai Kudus mendapatkan informasi adanya tempat yang digunakan sebagai gudang penimbunan rokok ilegal. 

"Tim surveillance akhirnya melakukan pengamatan terhadap bangunan tersebut yang beralamat di Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara dan Desa Robayan, kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara," kata Dwi Prasetyo Rini selaku Kasi penyuluhan dan layanan informasi KPPBC tipe madya Cukai Kudus, Kamis (13/2), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Selanjutnya, Tim melakukan pemeriksaan terhadap bangunan-bangunan tersebut. Hasil pemeriksaan ditemukan adanya barang yang diduga ilegal berupa batangan rokok, pita cukai yang diduga palsu, dan alat pemanas. 

"Ada 180 ribu rokok jenis Sigaret kretek mesin yang tidak dilekati pita cukai resmi, serta ada 11 ribu keping pita palsu. Dengan total kerugian negara sebesar Rp128 juta dan nilai barang sebesar Rp186 juta," paparnya.

Barang hasil penindakan telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk pengamanan dan keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Ditambahkan Rini, penindakan terhadap peredaran rokok ilegal diwilayah Bea Cukai Kudus terus digalakkan menyusul masih maraknya peredaran rokok ilegal tersebut, terutama di wilayah Jepara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
305 anak di bawah umur jadi korban eksploitasi dengan iming-iming jadi model
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:56 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap kasus eksploitasi seksual terhadap 305 anak di bawah umur yang dilakukan...
Polisi ungkap jaringan peredaran uang palsu di Bogor
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:56 WIB
Polres Bogor berhasil mengungkap jaringan pencetak dan pengedar uang palsu dalam bentuk dolar dan ru...
Polresta Malang Kota tangkap remaja jaringan pengedar narkoba
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:26 WIB
Satreskoba Polresta Malang Kota menangkap tiga pengedar narkoba di wilayah Kota Malang. Mereka adala...
Kapolda Jambi perintahkan tindak tegas perampok bersenpi
Rabu, 08 Juli 2020 - 12:16 WIB
Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi memerintahkan anggotanya untuk...
Bareskrim Polri ringkus peretas ribuan situs
Selasa, 07 Juli 2020 - 21:13 WIB
Dittipidsiber Bareskrim Polri mengamankan satu orang pelaku berinisial ADC (24). Ia melakukan pereta...
Tanam ganja, 2 tahun panen 4 kali, lalu diciduk polisi 
Senin, 06 Juli 2020 - 19:37 WIB
Berdalih hemat dan tak mampu membeli narkotika jenis ganja, JS (37), warga Desa Taman Ksatrian, Keca...
Polisi dalami target pelaku ledakan Menteng
Senin, 06 Juli 2020 - 08:08 WIB
Polres Metro Jakarta Pusat tengah mendalami target pelaku ledakan Menteng, yang menimpa mobil mewah ...
Ledakan Menteng, Polisi tunggu hasil laboratorium forensik
Senin, 06 Juli 2020 - 07:45 WIB
Polres Metro Jakarta Pusat akan menunggu hasil laboratorium forensik (Labfor) Polri terkait ledakan ...
Kapolres nyatakan ledakan di Menteng tidak terkait teroris
Senin, 06 Juli 2020 - 06:40 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Heru Novianto menyatakan, ledakan kecil yang te...
Polisi olah TKP ledakan diduga bom rakitan di Menteng
Minggu, 05 Juli 2020 - 20:39 WIB
Terjadi ledakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi saat ini sudah berada di lokasi untuk mela...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV