Tega... Suami jarang pulang, istri buang bayi di selokan
Elshinta
Kamis, 13 Februari 2020 - 18:58 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Tega... Suami jarang pulang, istri buang bayi di selokan
Foto: Wiwik Endarwati/Radio Elshinta

Elshinta.com - Seorang perempuan pembuang bayi malang di selokan Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah, dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Klaten, Kamis (13/2).

Kepada Polisi pelaku berisnial DY mengaku terpaksa membuang bayi yang baru dilahirkan di sebuah parit tempat pembuangan limbah di Dusun Bendo, Desa Daleman, yang didasari rasa takut dan malu lantaran suaminya jarang pulang ke rumah.

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasat Reskrim, AKP Ardiyansah Rithas Hasibuan menjelaskan, informasi penangkapan berawal dari informasi warga yang mengetahui aktivitas pencucian sprei dan bekas kasur busa yang dibuang oleh pelaku.

Pelaku sendiri ditangkap jajaranya di tempat kerjanya di Kabupaten Boyolali, pada Senin (10/2) pukul 16.00 WIB.

"Setelah kita interogasi, DY ternyata mengakui perbuatannya, dia membuang bayinya diselokan satu jam setelah persalinan," ungkapnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wiwik Endarwati.

Dikatakan Kasat Reskrim, pelaku membuang anak kandungnya sendiri dengan alasan selama ini jarang bertemu dengan suaminya dan terakhir berhubungan badan bulan Juni 2019.

Akhirnya pelaku takut diduga melakukan selingkuh dengan orang lain.

"Kehamilannya memang sengaja ditutupi oleh pihak keluarga dan takut dengan masyarakat karena selama ini suaminya yang dulu satu pabrik sudah jarang pulang dan tidak mungkin mengalami kehamilan," terangnya.

Atas perbuatannya, Kasat Reskrim menjerat pelaku dengan pasal 76 B UURI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ibu dua anak tersebut terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu saat dikonfirmasi wartawan, DY mengaku terpaksa membuang bayinya sendiri, lantaran didasari rasa takut dengan suaminya jika tidak mengakui kehamilan anak ketiganya itu karena suami yang jarang pulang.

"Suami saya jarang pulang, kalaupun pulang hanya memberi nafkah untuk kebutuhan anak dan keluarga. Suami juga tidak tahu kalau saya sedang hamil," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua pengedar narkoba dibekuk polisi
Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:29 WIB
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membekuk dua pengedar narkoba yang menyelundupkan ...
Polisi tangkap empat pelintas batas ilegal asal Timor Leste
Rabu, 25 Maret 2020 - 13:54 WIB
Aparat Kepolisian Resort Malaka menangkap empat pelintas batas asal Timor Leste, yang memasuki wilay...
Janji bisa luluskan Akmil, Mayor gadungan diamankan Tim Danpok Bansus Kodim 0201/BS
Selasa, 24 Maret 2020 - 11:35 WIB
Tim Danpok Bansus Kodim 0201/BS, berhasil mengamankan Arianto seorang pria mengaku berpangkat Mayor ...
Polda Metro Jaya bekuk delapan wartawan gadungan
Senin, 23 Maret 2020 - 19:49 WIB
Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ...
Polres Jakpus tangkap 2 anggota DPRD asal Sulawesi karena narkoba
Minggu, 22 Maret 2020 - 17:17 WIB
Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menangkap dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) asa...
Polisi tangkap nelayan perjualbelikan sembilan lumba-lumba secara ilegal
Sabtu, 21 Maret 2020 - 09:39 WIB
Aparat kepolisian di Tulungagung, Jawa Timur menangkap seorang nelayan setempat yang kedapatan membu...
Lagi, 8 orang jadi tersangka penyebar hoaks corona
Jumat, 20 Maret 2020 - 06:52 WIB
Polri kembali menetapkan delapan orang tersangka baru kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoa...
Polisi ciduk wanita sebar hoaks soal ada yang pingsan di PGC karena corona
Kamis, 19 Maret 2020 - 08:21 WIB
Polres Metro Jakarta Timur mengamankan seorang wanita berinisial AS karena menyebarkan video viral h...
Bareskrim tangkap WNA yang terlibat penyelundupan 120 WN Srilanka
Rabu, 18 Maret 2020 - 13:47 WIB
Buronan pelaku penyelundupan manusia terhadap 120 warga negara Srilanka, kembali ditangkap oleh Subd...
Polisi bekuk seorang pemuda sebar hoaks `Istana lockdown`
Rabu, 18 Maret 2020 - 09:52 WIB
Polda Sumatera Utara berhasil menangkap seorang pria berinisial HG yang diduga menyebarkan hoaks `Is...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)