KPK akan jemput paksa Melchias Mekeng 
Elshinta
Kamis, 13 Februari 2020 - 09:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Dewi Rusiana
KPK akan jemput paksa Melchias Mekeng 
KPK. Foto: Redaksi/elshinta.com.

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya menghadirkan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Melchias Marcus Mekeng dalam pemeriksaan kasus dugaan suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup di Kementerian ESDM yang menjerat tersangka pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk Samin Tan. Terkait upaya itu, lembaga antikorupsi sedang mengkaji upaya menghadirkan Mekeng secara paksa.

Upaya hukum itu tak dipungkiri Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Upaya menghadirkan secara paksa sedang dikaji lantaran Mekeng sudah lima kali mangkir pemeriksaan.

"Prinsipnya bahwa untuk saksi-sakai yang dipanggil KPK wajib untuk menghadiri, jika kemudian ditemukan adanya kesengajaan untuk mangkir dari panggilan KPK, tentu ada tindakan hukum," tegas Ali di gedung KPK, Jakarta, Rabu (12/2) seperti dilaporkan Reporter elshinta, Supriyarto Rudatin.

"Secara normatif aturan hukumnya ini kan saksi di panggil acara patut ya, pertama, kedua dan ketiga, dan mengacu aturan perundang-undangan KUHP pasal 224, dan di UU Tipikor ada pasal 21, tetapi memang perlu dikaji lebih lanjut terkait dengan alasan saksi, yang katakanlah mangkir itu ketika dipanggil tdak ada konfirmasi sama sekali," imbuh Ali.

Selain soal panggilan pemeriksaan, penyidik KPK juga akan mengkajian soal perlu tidaknya perpanjangan pencegahan berpergian keluar negeri terhadap Mekeng.

Seperti diketahui, Mekeng dicegah berpergian keluar negeri sejak 6 September 20219. Pencegahan ke luar negeri untuk enam bukan ke depan ini terkait proses penyidikan kasus dugaan suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup di Kementerian ESDM.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri ungkap 18 kasus penimbunan masker-hand sanitizer, tuntutan pidana maksimal pelaku menanti!
Kamis, 02 April 2020 - 08:10 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan bahwa ...
Dinyatakan negatif COVID-19, Rutan Tanjunggusta tetap tolak warga binaannya
Rabu, 01 April 2020 - 18:12 WIB
Tim Penuntut Umum Kejari Medan terpaksa menitipkan Abdul Latif tersangka kasus penipuan dan penggela...
Asimilasi rumah kepada 45 warga binaan di Rutan Kelas 1 Tangerang
Rabu, 01 April 2020 - 13:14 WIB
Dalam mencegah penularan dan penyebaran COVID-19, Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang melakukan asimilas...
51 kasus hoaks COVID-19 terungkap, alasan pelaku...
Senin, 30 Maret 2020 - 12:10 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan alasan pelaku pen...
Tiga mobil mewah perkara korupsi mantan Walkot Madiun dilelang
Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:16 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoa...
Sembilan saksi berstatus ODP, sidang Dzulmi Eldin ditunda
Kamis, 26 Maret 2020 - 19:57 WIB
Sembilan saksi yang seyogya memberikan keterangan dalam persidangan perkara OTT pemberian dugaan sua...
Densus 88 tembak mati terduga teroris di Batang Jateng
Kamis, 26 Maret 2020 - 06:46 WIB
Mabes Polri membenarkan informasi bahwa tim Densus 88 Antiteror Polri telah menembak mati seorang te...
Mantan Hakim MK Patrialis lunasi denda Rp300 juta
Selasa, 24 Maret 2020 - 18:36 WIB
Terpidana mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar telah melunasi pembayaran denda sebe...
Anak nongkrong di sejumlah cafe di Bondowoso dibubarkan polisi
Selasa, 24 Maret 2020 - 07:57 WIB
Mencegah virus corona baru COVID-19, Kepolisian Resort Bondowoso, Jawa Timur, bersama TNI Kodim 0822...
Polres Jakbar ajukan 24 pertanyaan pada artis Bebby Feey terkait senjata api ilegal
Selasa, 24 Maret 2020 - 06:39 WIB
Polres Metro Jakarta Barat memanggil artis Bebby Fay, Senin (23/3). Disc Jockey (DJ) Bebby Fay yang ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)