Hujan bisa jadi sumber energi terbarukan yang efektif  
Elshinta
Selasa, 11 Februari 2020 - 17:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Hujan bisa jadi sumber energi terbarukan yang efektif  
Sumber foto: Pexels/elshinta.com.

Elshinta.com - Sejak lama, terdapat aneka upaya untuk menghasilkan listrik menggunakan hujan. Tetapi upaya terbaru ini kemungkinan salah satu solusi yang lebih efektif. Para peneliti dikabarkan telah berhasil mengembangkan generator yang menggunakan struktur gaya efek bidang transistor untuk secara langsung menghasilkan tegangan sangat tinggi dari tetesan air.

Dilansir dari Engadget (10/2), setetes air hujan saja dapat menghasilkan tegangan listirk sebesar 140 Volt. Tegangan ini dapat cukup untuk menerangi 100 lampu LED kecil secara singkat. Generator konvensional sebelumnya hanya menghasilkan “ribuan” kali kerapatan daya instan yang lebih minim.

Mengutip tek, desain baru tersebut membuat pasangan elektroda alumunium dengan oksida timah indium berlapis dengan PTFE, bahan dengan muatan listrik “hampir permanen”. Ketika sebuah tetesan air menyentuh permukaan PTFE/timah, ia menjembatani kedua elektroda dan menciptakan sirkuit tertutup. Cara ini membantu sepenuhnya melepaskan muatan listrik yang tersimpan. Teknologi itu juga bisa menangani curah hujan yang berkelanjutan. Jika ada penurunan terus-menerus, muatan listriknya akan terakumulasi.

Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mewujudkan alat pembangkit ini ke produk yang lebih praktis. Menghadirkan energi tinggi itu mudah, tetapi mengumpulkannya dengan cukup daya adalah masalah lain. Meski demikian, potensi penggunaannya mudah dilihat. Pengguna dapat menggunakan generator seperti ini di permukaan apa pun yang kemungkinan akan terkena hujan (atau percikan air lainnya). Membangun atap rumah bisa mengimbangi beberapa penggunaan listrik dari penghuni rumah tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Teknologi keselamatan nuklir makin canggih sejak kecelakaan Chernobyl
Senin, 26 April 2021 - 13:38 WIB
Peneliti senior Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Eri Hiswara mengatakan teknologi keselamatan da...
Wali Kota Arief usul inovasi teknologi `vertikal garden` sebagai RTH
Jumat, 23 April 2021 - 14:07 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengusulkan inovasi teknologi seperti keberadaan `green roof`...
PBA Universitas Padjajaran fokus kembangkan `Rumah Digital`
Senin, 08 Februari 2021 - 10:48 WIB
Di usianya yang belum genap setahun, Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran terus melakukan...
Riset: Vaksin Pfizer/BioNTech terlihat ampuh lawan varian baru corona
Jumat, 08 Januari 2021 - 16:23 WIB
Vaksin COVID-19 Pfizer dan BioNTech terlihat ampuh melawan mutasi utama varian baru virus corona san...
Tiongkok berhasil pasang matahari buatan generasi terbaru
Sabtu, 05 Desember 2020 - 15:15 WIB
Instalasi matahari buatan generasi terbaru yang dikenal dengan nama Tokamak HL-2M berhasil terpasang...
Pakar IPB: Jeroan ikan banyak mengandung protein dan lemak tak jenuh
Senin, 23 November 2020 - 13:15 WIB
Pakar perikanan dari Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ...
Pertamina uji coba Green Diesel pada akhir November
Jumat, 13 November 2020 - 15:15 WIB
PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, menargetkan uji coba prod...
Spektrum - Berkah di tengah ancaman La Nina
Minggu, 08 November 2020 - 19:30 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya anomali iklim global di Samudera ...
Menristek: Peran dokter penting arusutamakan pemakaian obat asli RI
Jumat, 06 November 2020 - 20:22 WIB
Menteri Riset dan Teknologi Indonesia (Menristek)/ Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengatakan salah...
Pemkab Batang pasang enam alat pendeteksi dini titik rawan bencana
Kamis, 05 November 2020 - 20:00 WIB
 Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasang enam alat pendeteksi dini atau EWS bencana di s...
Live Streaming Radio Network