Inspirasi Rico Huang: Sukses di usia 24 tahun, kini mantap menatap bisnis photobook
Elshinta
Minggu, 02 Februari 2020 - 10:30 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Inspirasi Rico Huang: Sukses di usia 24 tahun, kini mantap menatap bisnis photobook
Pengusaha muda Rico Huang ekspansi ke bisnis photobook. Foto: istimewa

Elshinta.com - Berawal dari sebuah musibah saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Rico Huang memutuskan untuk memperbaiki kehidupan finansialnya dengan membantu orang tuanya berdagang jam tangan selama 3 tahun. 

Beranjak SMP dengan modal uang jajan & angpao Rico pun memulai bisnis pertamanya jualan aksesoris. Sayangnya, bisnis yang digelutinya harus berakhir  bangkrut karena tak kuat bersaing dengan perang harga.  

Nah, mulai dari situlah muncul jiwa entrepreneur dalam dirinya. Menurut Rico,  “Selagi masih muda kita habisin jatah gagal supaya jatah sukses kita lebih cepat datang,” ungkap Rico dalam keterangannya, Minggu (02/01).  

Singkat kata, baginya, jatuh berkali – kali itu merupakan hal yang biasa. 

Petualangan bisnisnya pun berlanjut saat dirinya memulai bisnis casing HP custom. Rico tertarik bisnis ini karena pada saat itu banyak orang yang ingin membeli casing HP dengan gambar sesuai dengan keinginan sendiri atau suka–suka, tetapi tidak ada yang bisa membuatnya. 

Dari peluang bisnis casing HP custom, Rico pun mulai merambah ke kaos, topi, mug, jaket yang bisa di-custom. Hingga kemudian terbentuklah Dropshipaja yang tercatat sudah memiliki 85.000 reseller di seluruh Indonesia.  

Selain di bidang produk, ekspansi bisnis Rico juga merambah ke bisnis software dan sekolah internet marketing, yang kini menjadi salah satu sekolah internet marketing terbesar di Indonesia.  

Berkat kerja kerasnya, di umur 21 tahun ia berhasil membeli mobil pertamanya, Mercy. Kemudian selang 3 tahun atau di umurnya yang ke 24 tahun, ia kembali bisa membeli mobil impiannya, Ferrari California.

Sukses dengan Dropshipaja, di bawah bendera PT Alona Indonesia Raya, Rico Huang  baru saja membeli sebuah mesin printing seharga Rp10 miliar yang bisa mencetak satu produk yang pangsa pasarnya masih terbilang tinggi di Indonesia.

Soal pilihan bisnis ini, Rico beralasan, “Berdasarkan data dari Retail Photo Market Value 2018, di Eropa ada 1 perusahaan yang bisa menghasilkan omset Rp120 triliun hanya dari 1 produk lewat mesin printing ini. Nah, di Indonesia ini pasarnya masih luas dan belum ada pemainnya. Jadi, peluangnya besar,” ucap Rico. 

Berbeda dengan Ferrari, harga mesin printing ini 4x lipat lebih mahal, punya kecepatan super kilat, dan kualitas produk yang mumpuni.  Selaras dengan harganya yang super, biaya maintenance mesin printing yang bernama BAIM ini pun, diakuinya, lumayan mahal sekitar 30 juta per bulan di luar depresiasi. 

“Produk ini adalah photobook / photo album. Market dari photobook adalah perempuan, para ibu muda yang memiliki anak, traveller, photographer, mahasiswa atau siapapun yang mau mencetak foto menjadi sebuah memori. Agar kenangan manis bisa tersimpan rapi dalam photo album,” katanya.

Kenapa Photobook?

Data  dari Wearesocial menunjukkan, 60% orang di Indonesia adalah pengguna smartphone dan ada ribuan foto yang hampir dimiliki oleh penggunanya. 

Selain itu foto adalah digital file yang memiliki banyak variasi produk yang bisa di temukan dimana saja. Bisa dalam bentuk dekorasi wallpaper kantor, foto untuk wedding, sebagai kado untuk orang tersayang dan masih banyak lainnya. 

Bahkan berdasarkan data dari printed photo product USA, ada 68% menggunakan foto sebagai hadiah atau untuk konsumsi pribadi. 

Dengan banyaknya data dan nilai pasar yang tinggi, photobook menjadi salah satu variasi produk printing foto yang sangat bisa menjanjikan dalam sebuah bisnis kreatif. 

Atas dasar inilah, Rico Huang berani membeli mesin printing ini untuk membuka peluang usaha bisnis baru di Indonesia. Terlebih belum ada pemain yang masuk dalam bisnis ini. 

“Produk photobook ini akan dibuka penjualannya di platform Dropshipaja pada 1 Maret 2020. Jika tertarik dengan peluang bisnis melalui produk photobook ini, tidak perlu lagi khawatir keluar budget mahal untuk membeli mesin. Tinggal join, akan ada katalog siap pakai, bisa  mengatur jadwal pengiriman, banner promosi siap pakai, bisa mengirimkan produks sesuai dengan nama toko Anda. Sekaligus Anda tidak perlu banting harga dengan marketplace, sebab memang belum ada pemainnya,” demikian Rico Huang. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Naomi Susan ciptakan terobosan peluang bisnis di tengah pandemi
Minggu, 13 September 2020 - 10:37 WIB
Nama Naomi Susan memang identik dengan sebuah terobosan baru dalam menciptakan peluang usaha. Setela...
Nurlinda Dwi Sukti, dulu sales dealer motor kini jadi pengusaha beromzet ratusan juta
Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:40 WIB
Namanya Nurlinda Dwi Sukti. Pebisnis kelahiran tahun 1993 asal Makassar ini memang sejak kecil sudah...
Inspirasi sukses Mega Dwi Cahyani, `artis TikTok` dengan 7,8 juta followers
Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:23 WIB
Wanita bernama lengkap Mega Dwi Cahyani kelahiran Purwodadi, 01 September 1999 ini dikenal sebagai s...
Rumus sukses dr Richard `Midas` Lee kembangkan bisnis kliniknya
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:40 WIB
dr. Richard Lee merupakan seorang inovator dalam dunia bisnis estetika. Dirinya sukses mengembangkan...
Chandra Setiawan Kusuma, anak muda beromzet Rp5 M setahun
Senin, 03 Agustus 2020 - 17:17 WIB
Berawal dari perjalanannya menjadi reseller paket tour travel secara online, hingga di usianya yang ...
Kisah sukses entrepreneur muda Jenny Fransisca di bisnis digital
Senin, 13 Juli 2020 - 14:39 WIB
Jenny Fransisca namanya. Saat ini masih duduk di bangku SMA di Provinsi Aceh. Meski usianya masih be...
Jehian Panangian Sijabat, manager milenial bagi para influencer di luar negeri
Jumat, 10 Juli 2020 - 17:03 WIB
Kejeliannya dalam menagkap peluang bisnis di era digital patut diacungi jempol. Pria bernama lengkap...
Samuel Christ, YouTuber asal Makassar yang mendulang prestasi di Amerika
Jumat, 10 Juli 2020 - 13:17 WIB
Pria bernama lengkap Samuel Christ kelahiran Malang, 5 Mei 2000 ini dikenal sebagai konten kreator Y...
Carousel, berawal dari bisnis clothing kini ekspansi ke bisnis animasi dan konser musik
Selasa, 30 Juni 2020 - 09:15 WIB
Carousel merupakan salah satu brand clothing di Indonesia yang menggunakan karakter hewan sebagai co...
Swain Mahisa Ardana, sukses berbisnis dan populer di dunia musik
Kamis, 18 Juni 2020 - 06:10 WIB
Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, karier Swain Mahisa Ardana cukup mentereng. Soal talentanya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV