Tawuran tewaskan seorang pelajar SMK di Depok, polisi buru pelaku
Elshinta
Jumat, 31 Januari 2020 - 20:18 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Tawuran tewaskan seorang pelajar SMK di Depok, polisi buru pelaku
Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah. Foto: Hendrik Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tak ada putusnya tawuran pelajar SMK swasta di Kota Depok, Jawa Barat. Kali ini seorang pelajar SMK di Pancoran Mas, Kota Depok tewas dalam tawuran antar pelajar di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, Kota Depok. 

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan, polisi masih mengejar pelaku pembacokan yang terjadi pada Kamis (30/1) malam sekira pukul 19.00 WIB. Korban berinisial MN (17) menderita luka parah di bagian leher dan bagian tubuh lainnya, pihaknya masih menyelidiki dan mengejar pelaku.

"Korban meninggal akibat menderita luka di bagian leher dan kaki karena senjata tajam. Saat ini korban dilakukan visum untuk diketahui penyebab kematian,” kata Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Jumat (31/1). 

Sebelum meninggal dunia, korban sempat menjalani perawatan intensif di RS Permata Depok. Polisi masih mendalami kejadian tersebut termasuk dua sekolah yang terlibat tawuran dan pelaku pembacokan hingga menyebabkan MN tewas.

Azis mengatakan, beberapa saksi pun telah diperiksa termasuk dua teman korban yang mengantar ke rumah sakit. “Kami akan lakukan analisa hasil keterangan saksi dan temuan barang bukti di lapangan, untuk mengejar para pelaku sembari menunggu hasil visum,” ujar Azis.  

Terpisah, orang tua korban Syafie mengaku, kehilangan anak bungsunya dari tiga bersaudara. Syafie mengaku memiliki firasat tidak enak sebelum kejadian ini. Dia di hari kejadian yang biasanya jualan ikan segar ingin buru buru pulang karena ingin menemenin anak saya belajar di rumah.

"Saya gak kuat lihat luka anak saya. Saya berharap pelaku cepat ketangkap. Pelaku dihukum yang setimpal, biar jangan terjadi peristiwa ini, saya kehilangan anak bungsu saya," ujar Syafie sambil menangis. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Resahkan warga, tiga begal diringkus polisi
Kamis, 19 Maret 2020 - 20:23 WIB
Tiga begal meresahkan warga diringkus Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, Jawa Barat.
 Kesal ditagih kembalikan kamera, pria di Majalengka bakar rumah penagih
Kamis, 19 Maret 2020 - 18:56 WIB
Seorang pria di Majalengka, Jawa Barat nekat membakar rumah rekannya sendiri setelah mengaku kesal s...
Enam pelaku 34 pucuk senpi ilegal dan 12 ribu peluru ditangkap polisi
Rabu, 18 Maret 2020 - 17:26 WIB
Enam orang pelaku kepemilikan 34 pucuk senjata api (senpi) ilegal ditangkap tim Reskrim Polres Metro...
 TNI-Polri antisipasi pergeseran KKB ke Tembagapura melalui Jila
Rabu, 18 Maret 2020 - 11:27 WIB
Aparat gabungan TNI dan Polri di Kabupaten Mimika, Papua, terus mengantisipasi pergerakan Kelompok K...
Polisi: Teror penembakan oleh KKB di luar kawasan Freeport
Rabu, 18 Maret 2020 - 10:05 WIB
Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata menegaskan teror penembakan ya...
Mengaku intelijen, seorang pemuda diamankan petugas
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:11 WIB
Seorang pemuda berinisial Is alias Beben asal Kabupaten Garut, Jawa Barat telah diamankan Kepolisia...
Lagi, Polri tangkap pengendali penyelundup 120 WN Srilanka
Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:55 WIB
Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri kembali menangkap satu pelaku penyelundup...
Polisi serahkan anak diduga diculik TKI ke ibu kandungnya
Jumat, 13 Maret 2020 - 16:45 WIB
NCB Interpol Indonesia menyerahkan anak berusia tiga tahun yang diduga menjadi korban penculikan ole...
Waspada perampokan modus COVID-19
Jumat, 13 Maret 2020 - 14:13 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penyemprotan COVID-19 yang ...
Polda Jatim tes kejiwaan oknum pendeta tersangka pencabulan
Kamis, 12 Maret 2020 - 17:22 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan tes kejiwaan terhadap oknum pendeta berinisial HL yang merupa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)