Kementerian BUMN akan bayar dana nasabah PT Jiwasraya akhir Maret
Elshinta
Rabu, 29 Januari 2020 - 18:26 WIB |
Kementerian BUMN akan bayar dana nasabah PT Jiwasraya akhir Maret
Sumber Foto: https://bit.ly/2uLU9r1

Elshinta.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Kementerian akan mulai melakukan proses pembayaran terhadap klaim dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya pada akhir Maret 2020.

"Kita akan berupaya menyelesaikan mulainya pembayaran awal di bulan Insya Allah Maret akhir," kata Menteri Erick Thohir saat rapat kerja dengan Panitia Kerja (Panja) DPR Jiwasraya di Jakara, Rabu (29/1).

Ia mengatakan Kementerian BUMN akan mencoba untuk secepatnya melakukan pembayaran kepada nasabah. Dan setelah menggelar rapat internal, Erick berharap pada akhir Maret sudah mulai dilakukan proses pembayaran jika konsep yang akan diajukan disetujui dalam rapat bersama Panja Komisi VI DPR yang digelar secara tertutup.

Ia mengakui permasalahan yang mendera Jiwasraya memang bukan permasalahan yang ringan, tetapi merupakan permasalahan yang membutuhkan waktu penyelesaian cukup panjang. "Dan hal ini juga karena memang manajemen Jiwasraya, kembali bukan menyalahkan, tetapi pilihan kita yang sebelumnya tidak melakukan pengelolaan investasi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian," katanya.

Hal itu menjadi perhatian khusus ke depan bagi Kementerian BUMN untuk perlu lebih memperketat proses investasi pemilik saham yang akan datang.

Kemudian, selain karena kurangnya kehati-hatian, masalah berikutnya yang dinilai sangat penting untuk digarisbawahi adalah praktik manajemen Jiwasraya yang menawarkan produk asuransi dengan bunga lebih tinggi dibandingkan bunga pasar. "Kita perlu akhirnya aman dari investasi seperti ini. Tidak hanya mengejar bunga saja, tetapi pensiun jangka panjang justru harus dioptimalkan kepastiannya," katanya, dikutip Antara.

Ia mengatakan kesalahan-kesalahan tersebut menyulitkan Jiwasraya dan mengharuskan mereka untuk membayar klaim kepada pemegang polis sebesar Rp16 triliun. Selain itu, Jiwasraya juga kekurangan solvabilitas (kewajiban membayar kewajiban) sebesar Rp28 triliun.

Sebagai upaya mencari solusi, Kementerian BUMN saat ini sedang berkoordinasi dengan Menteri Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait lainnya untuk menentukan soluai terbaik dalam upaya penyelamatan. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perlukah orang sehat pakai masker demi cegah corona?
Rabu, 19 Februari 2020 - 17:53 WIB
Seiring adanya anggapan masker bisa mencegah tertular virus corona (COVID-2019), pertanyaan baru men...
Kasus serangan penyakit DBD di Sikka terus meluas
Rabu, 19 Februari 2020 - 16:55 WIB
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menyebutkan kasus serangan penyakit demam berdarah d...
Wapres Ma`ruf jelaskan lima kategori pelaku radikal
Rabu, 19 Februari 2020 - 16:38 WIB
Ada lima kategori penganut paham radikal dan pelaku teror yang dapat diidentifikasi untuk menemukan ...
Mensos akan bekerja sama dengan Kemendagri dan Kemendes soal data
Rabu, 19 Februari 2020 - 16:15 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos) mengatakan akan terus bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Ke...
Dispar DIY: Virus corona mulai pengaruhi kunjungan wisman
Rabu, 19 Februari 2020 - 15:38 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Singgih Raharjo mengakui wabah virus corona telah...
Mendag masih kaji Bulog impor gula 200 ribu ton
Rabu, 19 Februari 2020 - 15:16 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan pihaknya masih mengkaji usulan Perum Bulog untuk meng...
Panglima TNI terima hibah lahan untuk bangun Markas Kogabwilhan III
Rabu, 19 Februari 2020 - 14:45 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima hibah lahan dari masyarakat adat Suku Kamoro di Ka...
Kakorlantas mengecek lokasi longsor Tol Purbaleunyi
Rabu, 19 Februari 2020 - 13:26 WIB