Ridwan Kamil ungkap dampak Terowongan Nanjung atasi banjir Bandung
Elshinta
Rabu, 29 Januari 2020 - 13:24 WIB |
Ridwan Kamil ungkap dampak Terowongan Nanjung atasi banjir Bandung
Menteri PUPR dan Gubernur Jabar. Sumber Foto: https://bit.ly/38RE0iN

Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat  M Ridwan Kamil atau Emil mengungkapkan keberhasilan Terowongan Nanjung di Desa Lagadar Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), dalam mengatasi banjir di wilayah Bandung, Rabu (29/1).

"Biasanya air yang terdampak banjir itu sekitar 490 km persegi tahun ini menjadi 80 km persegi. Artinya banjir betul masih ada. Tapi pengurangannya sangat signifikan. Zonasinya berkurang sekali dari 490 jadi 80 km persegi," kata Gubernur Emil saat memberikan sambutan saat peresmian Terowongan Nanjung yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

Selain itu, orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini mengatakan dulu jumlah warga terdampak atau yang mengungsi akibat banjir yang menerjang Kabupaten Bandung ialah sekitar 159 ribu warga dan sekarang turun menjadi 70 ribu sekian.

"Saya sampaikan bahwa Terowongan Curug Jompong baru seperempat kekuatan dalam mengatasi banjir. Dan tigaperempatnya masih dalam proses seperti yakni sodetan Sungai Cisangkuy, yang biasa mensuplai banjir itu kalau Oktober 2020 selesai maka itu akan membelokkan aliran ke Dayeuhkolot hingga 95 persen," kata dia, dikutip Antara.

Hal lainnya, kata Gubernur Emil, persiapan pembuatan danau retensi di daerah Andir, Kabupaten Bandung untuk melengkapi yang di Kolam Retensi Ceunteung dan Gedebage. "Dan ada enam lokasi folder yang akan dibangun di tahun 2020. Insya Allah kalau tiga kegiatan ini berhasil dan lancar maka di akhir tahun 2020, itu akan melengkapi kekuatan Curug J​​​​ompong ini menjadi 4/4," kata dia.

Menurut Emil, publik mengapresiasi keberhasilan Terowongan Nanjung dalam penanganan banjir di Kabupaten Bandung. "Ini lah yang disampaikan ke publik. Publik sangat mengapresiasi. Betul masih ada banjir tapi Insya Allah kalau bapak berkunjung tahun depan maka cerita ini akan sangat mendekati nihil Walaupun bagaimana kita tidak boleh takabur harus tetap berdoa dan berikhtiar," kata Gubernur Emil. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolda Metro Jaya tegaskan tak ada api sebabkan asap di DPR
Senin, 24 Februari 2020 - 14:08 WIB
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana menegaskan tidak ada api ...
100 BUMN kunjungi Rumah Kreatif Sleman
Senin, 24 Februari 2020 - 13:52 WIB
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Mahendra Sinulingga bersama lebih dari 100...
Polisi ringkus anggota komplotan pembobol ATM BCA di Magelang
Senin, 24 Februari 2020 - 13:49 WIB
Polisi meringkus anggota komplotan pembobol ATM BCA yang berlokasi di Pemuda, Muntilan, Kabupaten Ma...
BNPB: Tsunami dapat diredam melalui vegetasi
Senin, 24 Februari 2020 - 13:26 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan tsunami dapat diredam me...
Seorang penggali tanah PAM Jaya tewas tersetrum
Senin, 24 Februari 2020 - 12:31 WIB
Seorang penggali tanah untuk Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, Budi Santoso (27) tewas dalam kecelaka...
Imigrasi Palu jemput bola mudahkan calon jamaah haji
Senin, 24 Februari 2020 - 11:15 WIB
Petugas Imigrasi Palu, Sulawesi Tengah menerapkan sistem jemput bola guna membantu dan memudahkan ca...
Pemkab Kudus masih verifikasi calon penerima bantuan iuran JKN
Senin, 24 Februari 2020 - 10:58 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga kini masih memverifikasi warga miskin di Kudus yang ...
Lagi, mayat wanita ditemukan di Baubau
Senin, 24 Februari 2020 - 10:21 WIB
Lagi, sesosok mayat wanita ditemukan di