Polres OKU resmi tahan oknum kades karena korupsi dana desa
Elshinta
Sabtu, 25 Januari 2020 - 20:29 WIB |
Polres OKU resmi tahan oknum kades karena korupsi dana desa
Kapolres OKU, AKBP Tito Travolta Hutauruk. Sumber Foto: https://bit.ly/2t1F30k

Elshinta.com - Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan resmi menahan tersangka KH, oknum Kepala Desa (Kades) Pedataran, Kecamatan Ulu Ogan nonaktif karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana desa setempat tahun anggaran 2017.

"Setelah menjalani pemeriksaan akhirnya tersangka resmi ditahan pada 20 Januari 2020," kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Tito Travolta Hutauruk di Baturaja, Sabtu (25/1).

Dia mengemukakan, penahanan terhadap tersangka berdasarkan surat perintah penahanan Polres OKU Nomor SP.Han/09/1/2020 Reskrim. "Selain itu, Polres OKU juga menerbitkan surat pemberitahuan penahanan terhadap KH kepada pihak keluarga dengan Nomor B/09.a/I/2020/Reskrim yang diterima oleh YT salah satu anak kandung tersangka," ungkapnya.

Dalam surat tersebut, kata dia, tercantum beberapa poin penahanan terhadap KH yaitu laporan polisi, surat perintah penyidikan dan surat perintah penahanan. "Untuk sementara tersangka akan ditahan di Mapolres OKU selama 20 hari sejak 20 Januari hingga 8 Februari 2020," tegasnya, dihimpun Antara.

Dia mengemukakan, tersangka ditahan setelah menjalani proses penyidikan dan terbukti melakukan tindak pidana korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) Pedataran tahun anggaran 2017 dengan kerugian negara mencapai Rp400 juta.

"Tersangka terindikasi kuat menyalahgunakan dana sebesar Rp400 juta bersumber dari ADD dan Penghasilan Tetap (Siltap) triwulan IV tahun anggaran 2017," ujarnya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bea Cukai Kudus amankan minibus angkut rokok ilegal
Senin, 17 Februari 2020 - 07:46 WIB
Kantor pelayanan pengawasan bea Cukai tipe madya cukai Kudus, Jawa Tengah, kembali berhasil melakuka...
Satu warga Baubau diduga dibunuh OTK
Senin, 17 Februari 2020 - 07:39 WIB
Satu orang warga lingkungan Kanakea, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara berinisial ...
BNN gagalkan penyeludupan 33 kg sabu asal Malaysia
Senin, 17 Februari 2020 - 06:36 WIB
Tim Badan Narkotika Nasional bekerja sama dengan Bea dan Cukai Aceh dan Sumatera Utara menggagalkan ...
Polda Riau bongkar sindikat perdagangan organ harimau Sumatera
Minggu, 16 Februari 2020 - 09:49 WIB
Kepolisian Daerah Riau berhasil membongkar sindikat perdagangan organ harimau Sumatera (Panthera tig...
Bandar narkoba jaringan Lapas Jambe berhasil dibekuk polisi
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:28 WIB
Satuan Unit Kriminal Polsek Cisoka berhasil menangkap seorang bandar narkoba di Cisoka, Kabupaten Ta...
Polisi bekuk 5 tersangka prostitusi berkedok kawin kontrak
Sabtu, 15 Februari 2020 - 11:39 WIB
Sudah sering terdengar di wilayah Puncak, Bogor, Jawa Barat terdapat kehidupan surgawi kawin kontrak...
Polri: Kasus perdagangan orang di Puncak bermodus kawin kontrak
Sabtu, 15 Februari 2020 - 11:16 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan kasus perdagangan ora...
Duh, kakek ini cabuli anak di bawah umur berulang kali
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:17 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polsek Cisoka mengamankan seorang kakek berinisial RHM (50 tahun) yang terbu...
Diduga pengaruh psikotropika tramadol, pemuda curi ponsel kawan di Depok
Jumat, 14 Februari 2020 - 15:59 WIB
YG (21) pemuda Kampung Bojong, Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat dilaporkan Adedian Riyan...
Polda Kalsel berhasil lakukan penangkapan sejumlah bandar dan pemusnahan barang bukti
Jumat, 14 Februari 2020 - 15:38 WIB
Keberhasilan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dengan penangkapan sejumlah bandar dan pem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)