Dua perempuan Rohingya termasuk ibu hamil tewas diserbu militer
Elshinta
Sabtu, 25 Januari 2020 - 18:16 WIB |
Dua perempuan Rohingya termasuk ibu hamil tewas diserbu militer
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/37qzSWp

Elshinta.com - Dua perempuan termasuk satu ibu hamil tewas dan tujuh lainnya terluka setelah pasukan Myanmar menembaki desa Rohingya pada Sabtu, menurut seorang anggota dewan dan warga setempat, dua hari setelah pengadilan tertinggi PBB memerintahkan negara tersebut agar melindungi minoritas.

Maung Kyaw Zan, anggota parlemen untuk Kota Buthidaung di negara bagian Rakhine utara, menyebutkan peluru yang ditembakkan dari batalion terdekat menghantam desa Kit Taung pada tengah malam. Pasukan pemerintah memerangi kelompok etnik di negara bagian tersebut selama lebih dari setahun.

"Tidak ada pertempuran, mereka hanya menembakkan artileri ke sebuah desa tanpa pertempuran," katanya kepada Reuters via telepon, menambahkan bahwa ini kedua kalinya pada tahun ini warga sipil tewas.

Lebih dari 730.000 Muslim Rohingya terpaksa kabur dari negara bagian Rakhine utara pada 2017 setelah penindasan militer, yang menurut PBB dieksekusi dengan niat genosida.

Baru-baru ini wilayah tersebut terseret lebih jauh ke dalam kerusuhan, yang disebabkan oleh pertempuran baru antara militer dan Arakan Army, kelompok bersenjata Rakhine di Myanmar yang direkrut dari mayoritas Budha. Konflik tersebut menggusur puluhan ribu orang serta menewaskan puluhan lainnya.

Dari ratusan ribu Muslim Rohingya yang masih berada di Rakhine, banyak yang terjebak dalam kondisi seperti apartheid, tak dapat bepergian secara bebas atau pun mengakses fasilitas kesehatan dan pendidikan. Mereka terjebak di tengah pertempuran dan pembatasan perjalanan, yang menandakan mereka kurang bisa melarikan diri, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China alami lonjakan kasus baru COVID-19
Senin, 11 Januari 2021 - 14:25 WIB
China daratan mengalami lonjakan kasus harian COVID-19 tertinggi dalam lima bulan lebih, demikian me...
Dalam ritual mandi es tahunan, warga Jepang berdoa pandemi berakhir
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:56 WIB
 Masyarakat Jepang dengan kostum tradisional, para laki-laki mengenakan cawat dan perempuan berpak...
Australia waspada tinggi atas masuknya varian baru COVID-19
Sabtu, 09 Januari 2021 - 17:34 WIB
Otoritas kesehatan Australia mengatakan pada Sabtu (9/1) bahwa mereka dalam  siaga tinggi setelah k...
Arab Saudi akan cabut larangan perjalanan pada 31 Maret
Sabtu, 09 Januari 2021 - 17:10 WIB
Arab Saudi akan mencabut larangan penerbangan internasional mulai Rabu, 31 Maret, demikian laporan k...
India temukan lagi 20 kasus jenis baru COVID-19
Selasa, 05 Januari 2021 - 20:10 WIB
India pada Selasa (4/1) menemukan lagi 20 kasus jenis baru COVID-19, sehingga totalnya kini menjadi ...
China laporkan 33 kasus baru harian COVID-19
Senin, 04 Januari 2021 - 12:31 WIB
China daratan melaporkan 33 kasus baru COVID-19 pada 3 Januari, naik dari sehari sebelumnya, yaitu 2...
Beijing mulai vaksinasi massal, ribuan warga Shunyi dikarantina
Minggu, 03 Januari 2021 - 14:55 WIB
Pemerintah Kota Beijing mulai menggelar vaksinasi COVID-19 secara massal terhadap kelompok masyaraka...
Kasus Covid-19 melonjak, Kota Tokyo siap umumkan status darurat
Minggu, 03 Januari 2021 - 10:57 WIB
Pemerintah Kota Tokyo di Jepang, akan meminta pemerintah pusat pada Sabtu (2/1) waktu setempat atau ...
Chile laporkan kasus pertama jenis baru COVID-19 Inggris
Rabu, 30 Desember 2020 - 10:24 WIB
Chile pada Selasa (29/12) melaporkan kasus pertama jenis baru COVID-19 Inggris, yang mendorong otori...
Pastikan tidak ada jenis baru COVID, Kuwait buka perbatasan
Selasa, 29 Desember 2020 - 10:25 WIB
Kuwait tidak akan memperpanjang keputusannya untuk menghentikan penerbangan setelah 1 Januari 2021 d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV