Polda Sulsel dalami produksi senjata api rakitan jenis pulpen
Elshinta
Sabtu, 25 Januari 2020 - 17:55 WIB |
Polda Sulsel dalami produksi senjata api rakitan jenis pulpen
Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas. Sumber Foto: https://bit.ly/30QV1Xm

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mendalami kemungkinan adanya produksi senjata api rakitan jenis pulpen dan diperjualbelikan secara ilegal oleh pelaku kepada sejumlah warga.

"Saat ini anggota sedang mendalami dugaan penjualan secara ilegal senjata api rakitan ini. Kalau sudah beredar, ini bisa berbahaya," ujar Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas di Makassar, Sabtu (25/1).

Ia mengatakan pelaku M Naba (37) yang merupakan warga Dusun Bonto Ramba, Desa Abbulo Sibatang, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros ini sudah diamankan oleh Resmob Polda Sulsel setelah ada laporan dari warga.

Brigjen Pol Adnas menyatakan pelaku Naba merakit senjata api jenis pulpen atau "pen gun" diduga untuk melakukan tindak kejahatan sekaligus memperjualbelikan kepada orang-orang tertentu.

Selain senjata rakitan jenis "pen gun", polisi juga menyita sejumlah amunisi aktif kaliber 22 milimeter (mm). Tersangka dijerat Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara. "Untuk sementara ini pelaku kita jerat dengan undang-undang darurat karena memiliki dan menguasai senjata api ilegal. Ancaman hukumannya itu 20 tahun penjara," katanya, dikutip Antara.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Indra Jaya mengatakan pemilik "pen gun" diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat. "Kami mengimbau masyarakat agar melaporkan jika mendapat informasi tentang keberadaan senjata api rakitan atau ilegal karena hal ini berpengaruh terhadap peningkatan angka kejahatan dan situasi yang tidak stabil di suatu daerah," katanya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tujuh perampok remaja bacok mahasiswa di Cimanggis Depok
Senin, 24 Februari 2020 - 21:22 WIB
Tujuh remaja berusia belasan tahun menjadi perampok bersenjata tajam. Dengan menggunakan sepeda moto...
Istri penganiaya suami di Deli Serdang ditetapkan sebagai tersangka
Senin, 24 Februari 2020 - 17:16 WIB
Polisi menetapkan Yettiur Rosida (51) sebagai tersangka dalam perkara tindak kekerasan dalam rumah t...
Sembilan polres di Jateng tangani penipuan bermodus seleksi CPNS
Senin, 24 Februari 2020 - 16:27 WIB
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar F Sutisna mengatakan sembilan polres di provinsi i...
Polri ungkap jaringan komunitas pedofil sesama jenis di medsos. Pelakunya...
Senin, 24 Februari 2020 - 08:10 WIB
Bareskrim Polri bekerjasama dengan The US Immigration and Customs Enforcement (US ICE) berhasil meng...
Ditinggal ke kondangan, rumah dibobol maling
Minggu, 23 Februari 2020 - 21:29 WIB
Hajjah Enon (65) warga Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bernasib apes. Keti...
2 WNI diculik kelompok Abu Sayyaf
Sabtu, 22 Februari 2020 - 06:20 WIB
Kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina Selatan dilaporkan meminta tebusan lebih dari Rp7 miliar unt...
Bareskrim amankan satu mobil CRV milik tersangka penipu Putri Arab
Jumat, 21 Februari 2020 - 11:08 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyita satu kendaraan Honda CRV nopol N 3 KA...
Pemkab Tangerang akan berantas peredaran narkoba
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:55 WIB
Terjadi pengendalian narkoba dari dalam lapas, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat prihatin dan me...
Nekat tanam ganja di rumahnya, lelaki ini ditangkap Polrestro Depok
Kamis, 20 Februari 2020 - 15:14 WIB
RW (30) seorang lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir ditangkap anggota Satres Narkoba...
Polisi sebut kekerasan anak dibawah umur di Buton meningkat
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:57 WIB
Kepolisian Resor Buton, Sulawesi Tenggara menyebut kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di wil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)