Bentrok dua ormas polisi jaga ketat perbatasan Sukabumi-Cianjur
Elshinta
Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:23 WIB |
Bentrok dua ormas polisi jaga ketat perbatasan Sukabumi-Cianjur
Konsentrasi massa di wilayah perbatasan antara Kabupaten Sukabumi dengan Cianjur, Jawa Barat pascabentrokan antara dua ormas. Sumber Foto: https://bit.ly/38EucIU

Elshinta.com - Bentrok antara dua organisasi masyarakat di wilayah perbatasan antara Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat polisi masih menjaga ketat pintu masuk antara dua kabupaten tersebut untuk merelai aksi saling serang dari kedua massa yang bertikai.

Pantauan di lokasi, petugas gabungan dari Polres Sukabumi Kota dan Polres Cianjur yang dibantu anggota Brimob Polda Jabar dan TNI melakukan penyekatan di wilayah perbatasan tepatnya di Kecamatan Sukalarang dan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi agar kelompok dari dua ormas tidak saling bertemu.

"Dari pagi hingga saat ini kami belum bisa melintas, karena dijaga oleh petugas yang melakukan pengamanan. Rencananya saya mau ke Bandung untuk bertemu keluarga," kata salah seorang pengendara mobil Doni Ramdani di sekitar lokasi kejadian, Sabtu (25/1), seperi dikutip Antara.

Informasi yang dihimpun, bentrokan dua kubu massa itu terjadi pada Jumat, (24/1) yang berlanjut hingga saat ini disebabkan aksi perkelahian yang mengakibatkan tiga orang terluka bacokan senjata tajam dari salah satu kubu.

Tidak terima rekannya menjadi korban, anggota ormas tersebut meminta bantuan rekan-rekannya untuk balas dendam dan kasus ini berbuntut panjang meskipun pihak kepolisian sudah memediasi dua kubu tersebut.

Antisipasi bertambahnya massa dari luar daerah yang masuk ke wilayah Sukabumi ratusan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penyekatan di beberapa titik seperti di perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi tepatnya di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Kecamatan Cisaat.

Kemudian, Polres Sukabumi melakukan pengamanan di wilayah perbatasan Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Bogor. Langkah ini dilakukan uintuk melerai agar bentrokan antardua ormas tidak meluas.

Akibat bentrokan dan penyerangan ratusan anggota ormas dari dua kubu warga sekitar lokasi kesulitan melakukan aktivitas, bahkan suasana pun mencekam dan masyarakat lebih memilih berdiam diri di dalam rumah.

"Untuk hari ini saya tidak berani jualan karena depan warung angkringan banyak orang, beruntung ada anggota Polri dan TNI yang mengamankan sehingga kami kami merasa aman," kata warga Cirumput, Kecamatan Sukalarang Dian Andriani.

Hingga berita ini diturunkan anggota polisi bersenjata lengkap masih berjaga di lokasi untuk merelai aksi dari kedua massa. Peringatan terus menerus dilakukan aparat keamanan agar massa membubarkan diri.

Kondisi arus lalu lintas yang awalnya terjadi kemacetan saat ini sudah berangsur lancar, sehingga kendaraan dari arah Sukabumi menuju Cianjur maupun sebalikan sudah bisa melintas. Terlihat Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo dan Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi masih bersiaga di lokasi.

Belum diketahui pemicu bentrokan antardua kubu ormas tersebut dan juga belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
50 orang napi lapas narkotika Langkat yang kabur hingga kini masih buron 
Sabtu, 29 Februari 2020 - 07:58 WIB
Sebanyak 50 orang narapidana Lembaga Permasyarakatan Narkotika kelas II-A Kabupaten Langkat Sumatera...
Pabrik masker ilegal manfaatkan isu corona demi keruk keuntungan
Jumat, 28 Februari 2020 - 21:11 WIB
Pabrik masker ilegal di Cilincing, Jakarta Utara, memanfaatkan kekhawatiran yang ditimbulkan isu vir...
Ditreskrimsus Polda Jateng bongkar jaringan peredaran pupuk palsu
Jumat, 28 Februari 2020 - 16:48 WIB
Ditreskrimsus Polda Jateng berhasil membongkar jaringan peredaran pupuk palsu Phonska sebanyak 10 ri...
Pabrik masker ilegal di Cilincing datangkan mesin dan bahan dari Tiongkok
Jumat, 28 Februari 2020 - 15:55 WIB
Hasil pemeriksaan oleh penyidik kepolisian menemukan bahwa pabrik masker ilegal di Cilincing yang di...
Pemukul sopir ambulans dijerat pasal penganiayaan 
Kamis, 27 Februari 2020 - 20:46 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan status tersangka kepada Syaiful Roman Raygen (49), pem...
 Seorang bocah di Kudus jadi korban penganiayaan ayah tiri
Kamis, 27 Februari 2020 - 19:56 WIB
Seorang bocah berinisial SW (9) menjadi korban penganiayaan NS (40) ayah tirinya sehingga mengalami...
Narkotika jenis tembakau sintetis diamankan Satreskoba Polresta Bandung
Kamis, 27 Februari 2020 - 19:38 WIB
Dua tersangka terkait Kasus Penyalahgunaan Narkotika jenis Tembakau Sintetis berhasil diamankan Satu...
BNN Jateng akui pengiriman sabu dalam dubur kembali marak 
Kamis, 27 Februari 2020 - 19:07 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol.Benny Gunawan menyebut pengir...
Polres Majalengka bekuk pelaku penebangan liar 
Kamis, 27 Februari 2020 - 17:07 WIB
Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat, membekuk seorang pelaku penebangan liar dengan menyita bebe...
Artis Vitalia Sesha baru sekali pakai sabu bersama kekasih
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:58 WIB
Artis Vitalia Sesha (VS) mengaku baru pertama kali mencoba mengkonsumsi narkoba jenis sabu sudah dic...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)