Presiden Jokowi minta pengawasan diperketat guna cegah penularan virus corona
Elshinta
Jumat, 24 Januari 2020 - 19:31 WIB |
Presiden Jokowi minta pengawasan diperketat guna cegah penularan virus corona
Presiden Joko Widodo. Sumber Foto: https://bit.ly/2TPRF5D

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melaksanakan pengawasan ketat berkenaan dengan kedatangan orang dan barang dari luar negeri guna mencegah penularan virus corona baru yang telah menimbulkan wabah di Kota Wuhan, Tiongkok.

"Saya perintahkan Menkes untuk diawasi detail. Diawasi. Dan saya juga sudah siap memeriksa dengan scanner setiap kedatangan dari luar, siapapun yang kemungkinan besar terjangkit," kata Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1).

Kepala Negara mengatakan bahwa hingga Jumat siang ini belum ada warga negara Indonesia yang dijangkiti virus corona, yang penyebarannya menimbulkan keprihatinan global karena telah menyebabkan 830 orang terinfeksi dan 26 orang meninggal dunia. "Sampai sekarang informasi yang saya terima belum ada yang terkena dan semoga ke depannya tidak ada yang terjangkit dari luar," katanya.

Dikutip Antara, di kesempatan terpisah, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan, bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk memasang alat pemindai suhu tubuh di pintu-pintu masuk ke wilayah Indonesia untuk mendeteksi pendatang yang kemungkinan terinfeksi virus.

"Saya kemarin sudah tanya ke Menkes apa langkah-langkah kita untuk langkah preventif jangka panjang. Sudah ada di pintu-pintu masuk itu, yang paling penting preventif," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah belum mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warga Indonesia yang akan ke Tiongkok. (Ank/Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kabupaten Bogor 2020 diperkirakan berpenduduk terbanyak di Indonesia
Senin, 17 Februari 2020 - 09:47 WIB
Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 2020 diperkirakan sebagai daerah dengan penduduk terbanyak di Indon...
Cegah COVID-19, PMI Papua sebar ribuan masker pada warga
Senin, 17 Februari 2020 - 08:47 WIB
Sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua menyebarkan ribuan masker dan brosur pendidi...
Kapolsek Margahayu pimpin langsung evakuasi penemuan mayat bocah di pinggir sungai
Senin, 17 Februari 2020 - 07:56 WIB
Pihak Kepolisian Sektor Margahayu menerima laporan dari masyarakat bahwa pada Minggu (16/2), sekira ...
SPBU digital efektif dimulai pada Juni 2020
Senin, 17 Februari 2020 - 06:58 WIB
Pemasangan digitalisasi nozzle pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan efektif pada Juni...
Massa mantan GAM gagalkan Muswil Partai Aceh di Aceh Barat
Senin, 17 Februari 2020 - 06:29 WIB
Massa dari kalangan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) atau mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (G...
Wakil Ketua MPR sebut ada tiga fraksi belum setujui amandemen UUD
Minggu, 16 Februari 2020 - 17:58 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarif Hasan menyebut bahwa hingga saat ini masih terdapat tiga fraksi yang belum...
Satgas Yonif RK 136/TS bangun lapangan bola voli di perbatasan Porto-Haria
Minggu, 16 Februari 2020 - 17:16 WIB
Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) yang tergabung d...
PBI Lumajang lepasliarkan puluhan burung endemik di Semeru
Minggu, 16 Februari 2020 - 16:44 WIB
Pelestari Burung Indonesia (PBI) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, turut menyeimbangkan ekosistem di l...
Peran KPI Sumut diharapkan benar-benar dirasakan
Minggu, 16 Februari 2020 - 16:30 WIB
Peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumatera Utara mendatang diharapkan benar-benar dapat dirasak...
Said Iqbal: Omnibus Law RUU Cipta Kerja hilangkan pesangon
Minggu, 16 Februari 2020 - 15:58 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan Omnibus Law Rancangan Un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)