KY apresiasi DPR seleksi CHA ketat dan terukur
Elshinta
Jumat, 24 Januari 2020 - 18:57 WIB |
KY apresiasi DPR seleksi CHA ketat dan terukur
Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry didampingi Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding dan Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani saat menunjukkan surat keputusan persetujuan nama-nama Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung usai rapat pleno di Kompleks Parlemen RI Jakarta, Kamis (23/1). Sumber Foto: https://bit.ly/36gzeJW

Elshinta.com - Komisi Yudisial mengapresiasi Komisi III DPR RI yang menyeleksi calon hakim agung (CHA) dan calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung dengan ketat dan terukur.

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Aidul Fitriciada Azhari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/1) mengatakan, KY menghormati keputusan Komisi III DPR RI, meski terdapat calon yang tidak disetujui untuk diangkat menjadi hakim agung dan hakim ad hoc Hubungan Industrial pada MA. "KY menjamin calon yang dikirim ke DPR adalah orang-orang yang betul-betul memiliki integritas dan kapabilitas. Namun, KY menghormati keputusan DPR," tutur Aidul.

Sebelumnya, Senin (20/1), CHA dan calon hakim ad hoc MA menjalani tes menulis makalah, kemudian pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1) dilanjutkan dengan wawancara uji kelayakan.

Adapun delapan nama-nama yang disetujui untuk calon hakim agung adalah Soesilo, hakim tinggi Pengadilan Tinggi Banjarmasin; Dwi Sugiarto, hakim tinggi PT Denpasar; Rahmi Mulyati, panitera muda perdata khusus MA; H Busra, Ketua PT Agama Kupang serta Brigjen TNI Sugeng Sutrisno, hakim militer utama Dilmiltama.

Untuk calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi MA adalah Agus Yunianto, hakim tipikor PN Surabaya dan Ansori, hakim tipikor PT Sulawesi Tengah dan calon hakim hubungan industrial adalah Sugianto, hakim PN Semarang.

Sementara, nama yang tidak terpilih adalah calon hakim Agung Sartono dan calon hakim ad hoc MA Willy Farianto, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kabupaten Bogor 2020 diperkirakan berpenduduk terbanyak di Indonesia
Senin, 17 Februari 2020 - 09:47 WIB
Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 2020 diperkirakan sebagai daerah dengan penduduk terbanyak di Indon...
Cegah COVID-19, PMI Papua sebar ribuan masker pada warga
Senin, 17 Februari 2020 - 08:47 WIB
Sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua menyebarkan ribuan masker dan brosur pendidi...
Kapolsek Margahayu pimpin langsung evakuasi penemuan mayat bocah di pinggir sungai
Senin, 17 Februari 2020 - 07:56 WIB
Pihak Kepolisian Sektor Margahayu menerima laporan dari masyarakat bahwa pada Minggu (16/2), sekira ...
SPBU digital efektif dimulai pada Juni 2020
Senin, 17 Februari 2020 - 06:58 WIB
Pemasangan digitalisasi nozzle pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan efektif pada Juni...
Massa mantan GAM gagalkan Muswil Partai Aceh di Aceh Barat
Senin, 17 Februari 2020 - 06:29 WIB
Massa dari kalangan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) atau mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (G...
Wakil Ketua MPR sebut ada tiga fraksi belum setujui amandemen UUD
Minggu, 16 Februari 2020 - 17:58 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarif Hasan menyebut bahwa hingga saat ini masih terdapat tiga fraksi yang belum...
Satgas Yonif RK 136/TS bangun lapangan bola voli di perbatasan Porto-Haria
Minggu, 16 Februari 2020 - 17:16 WIB
Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) yang tergabung d...
PBI Lumajang lepasliarkan puluhan burung endemik di Semeru
Minggu, 16 Februari 2020 - 16:44 WIB
Pelestari Burung Indonesia (PBI) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, turut menyeimbangkan ekosistem di l...
Peran KPI Sumut diharapkan benar-benar dirasakan
Minggu, 16 Februari 2020 - 16:30 WIB
Peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumatera Utara mendatang diharapkan benar-benar dapat dirasak...
Said Iqbal: Omnibus Law RUU Cipta Kerja hilangkan pesangon
Minggu, 16 Februari 2020 - 15:58 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan Omnibus Law Rancangan Un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)