Bangayo, pusat kuliner di tengah jalan yang masih bermasalah
Elshinta
Jumat, 24 Januari 2020 - 07:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bangayo, pusat kuliner di tengah jalan yang masih bermasalah
Suasana Pusat Kuliner Bangayo Kalimantan Utara. Foto: Rizkia/elshinta.com.

Elshinta.com - Bangayo sebagai salah satu pusat kuliner di Kota Tarakan, Kalimantan Utara seperti diketahui berada di badan jalan yang merupakan jalan milik provinsi. Menurut undang-undang no 22 tahun 2009 tertuang di pasal 20 ayat 1b, pemerintah provinsi untuk jalan provinsi. Dimana yang dapat menyelenggarakan kegiatan yang berkesinambungan adalah pemerintah provinsi. Dan diketahui di Kota Tarakan terdapat 8 ruas jalan milik provinsi salah satunya adalah jalan Gajah Mada yang mana saat ini tengah digunakan sebagai tempat berjualan atau yang dikenal dengan nama `Bangayo`.

Mengenai pelanggaran yang terjadi Walikota Tarakan, Khairul menyatakan ia telah bersurat sebelumnya kepada pihak provinsi dalam hal ini pihak Dishub Provinsi Kalimantan Utara pada tanggal 16 Mei 2019 dan dibalas oleh Dishub Kaltara pada tanggal 10 juni 2019 dan mensetujui juga mendukung penuh kegiatan tersebut.

Namun pada tanggal 31 Oktober 2019 kembali Pemkot Tarakan mendapat surat dari Dishub yang berisi pencabutan izin dan permintaan surat izin ulang ke gubernur. Mengenai hal ini Walikota Tarakan belum memberikan konfirmasi terkait hal itu.

Saat dikonfirmasi mengenai penggunaan jalan yang menyalahi undang-undang, Walikota Tarakan, Khairul mengakui bahwa sampai saat ini Pemkot tidak pernah menerima surat gubernur, yang ada adalah surat dari Kadishub Propinsi mencabut ijin pertama dan minta ijin ulang ke gubernur. Namun persoalannya, lanjut Khairul, surat itu datang setelah Bangayo operasional (diresmikan 12 Oktober 2019), sementara suratnya tertanggal 31 Oktober dan diterima sekitar tanggal 3 November 2019. "Tatakelola pemerintahan yang baik dan benar semestinya tidak seperti itu. Artinya sebelum ijin diterbitkan sudah harus dipertimbangkan benar-benar," tegas Khairul kepada Kontributor Elshinta, Rizkia, Jumat (24/1). 

Hingga berita ini diturunkan Bangayo masih beroperasi seperti biasa dari jam 18.00 hingga 21.00 WITA di depan KKMB Tarakan, Kalimantan Utara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sampah plastik banyak ditemukan di Kalimas Surabaya
Kamis, 09 Juli 2020 - 18:38 WIB
Peneliti Mikroplastik Ecoton Surabaya menyebutkan, hampir semua sungai di Surabaya terdapat micropla...
 Aktif cegah alih fungsi lahan, produktivitas padi di Kabupaten Ngawi meningkat
Kamis, 09 Juli 2020 - 16:57 WIB
Pencegahan terhadap alih fungsi lahan ternyata berdampak positif pada produktivitas pertanian di sua...
LIPI sebut hutan bakau Indonesia dalam kondisi baik
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:28 WIB
 Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) I Wayan Dharmawan ...
Ingat, kebijakan penggunaan KBRL berlaku mulai besok
Selasa, 30 Juni 2020 - 18:56 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta semakin menggencarkan sosialisasi dan edukasi penggunaan kan...
Limbah infeksius di Riau melonjak 500 persen akibat wabah COVID-19
Senin, 29 Juni 2020 - 11:58 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau menyatakan terjadi lonjakan jumlah limbah ...
Warga diingatkan gunakan masker kain kurangi limbah medis
Kamis, 25 Juni 2020 - 10:32 WIB
Masyarakat yang biasa menggunakan masker sekali pakai diingatkan untuk beralih ke masker kain yang b...
Menteri KKP ajak nelayan turut jaga sumber daya laut nasional
Jumat, 19 Juni 2020 - 09:49 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengajak nelayan untuk turut menjaga sumber daya l...
 Pemerintah daerah harus aktif cegah alih fungsi lahan
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:10 WIB
Indonesia sebagai negara agraris kini menghadapi ancaman serius atas alih fungsi lahan pertanian. I...
Turunkan emisi gas rumah kaca, perilaku saat pandemi harus dipertahankan
Minggu, 07 Juni 2020 - 07:48 WIB
Pandemi COVID-19, ternyata memberi dampak terhadap lingkungan, termasuk kualitas udara. Antara lain,...
Budidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember ditengah pandemi Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:57 WIB
Seorang Kapolsek di Majalengka berhasil membudidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember. Hasilnya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV