Saksi: Wawan tak berwenang rotasi pejabat 
Elshinta
Jumat, 24 Januari 2020 - 06:08 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Saksi: Wawan tak berwenang rotasi pejabat 
Foto: Ilustrasi/Elshinta.com.

Elshinta.com - Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Banten, Iskandar menyebut bos PT Bali Pacific Pragama Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan tak mempunyai kewenangan merotasi kepala dinas. Pun termasuk merotasi atau nonaktifkan Iskandar selaku Kadinkes Pandeglang saat itu.

Hal itu disampaikan Iskandar saat bersaksi untuk terdakwa Wawan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (23/1). Menurut Iskandar yang mempunyai kewenangan terkait hal tersebut adalah Bupati. Achmad Dimyati Natakusumah merupakan Bupati Pandeglang saat Iskandar menjabat Kadinkes tahun 2011. 

"Saya diangkat pak Dimyati,Bicara kewenangan itu kan bupati dan atasan saya," ujar Iskandar seperti dilaporkan Reporter Elshinta Supriyarto Rudatin.

Iskandar mengakui ingin pindah tugas dari Pandeglang ke Provinsi Banten. Terkait hal itu, Iskandar pernah meminta tolong kepada Wawan. Namun, permintaan Iskandar itu urung terlaksana lantaran Wawan tak memiliki  kewenangan.

Iskandar mengatakan bahwa Dimyati tak ada hubungan saudara dengan Wawan. Yang ada, kata Iskandar, istri Dimyati merupakan rival kakak Wawan, Ratu Atut dalam kontestasi Pilgub Banten tahun 2011.

Sebab itu, diakui Iskandar, hanya asumsinya saja jika Wawan mampuyai kewenangan atau 'power' merotasi pejabat daerah. "Iya (asumsi) ," ujar Iskandar.

Dalam persidangan, Iskandar mengakui tak pernah membahas pengadaan proyek alkes, baik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) atau Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID), dengan Wawan. Menurut Iskandar, pihaknya mengetahui ihwal paket pengadaan baik itu terkait Alkes dan Rumah Sakit, bukan dari Wawan, tetapi dari seorang distributor alkes bernama Tri Lestari.

Tahun 2011, Dinkes Pandeglang mendapat alokasi dana perimbangan sekitar Rp 14 miliar. Jumlah tersebut dialokasikan untuk pengadaan terkait Alkes dan rumah sakit.

"Awalnya memang buat Alkes, tapi ada kebutuhan untuk ambulans di puskesmas," tutur Iskandar.

Iskandar dalam kesaksiannya juga mengaku pernah menerima uang Rp 7,5 juta terkait jabatannya selaku Kadinkes. Menurut Iskandar uang telah dikembalikan ke KPK.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tersangka pengaturan skor sepakbola, Jokdri
Sabtu, 15 Februari 2020 - 06:02 WIB
 Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penga...
Ahli: PK vonis bebas Sjafrudin Tumenggung tidak berdasar
Jumat, 14 Februari 2020 - 22:12 WIB
Sidang peninjauan kembali atas vonis bebas mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) S...
Soetikno: `Saya bukan perantara, tak bisa berikan pengaruh`
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:02 WIB
Soetikno Soedarjo menyatakan dirinya adalah `commercial advisor` yang merupakan bagian dari pabrikan...
KPK dalami keterangan Zulhas soal perubahan fungsi kawasan hutan
Jumat, 14 Februari 2020 - 11:57 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami keterangan saksi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan...
Kena denda hutang ratusan miliar, Wawan minta solusi ke hakim Tipikor
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:28 WIB
Bos PT Bali Pacific Pragama Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan meminta solusi kepada majelis hakim a...
 Dikaitkan soal Asabri, Moeldoko bakal polisikan Haidar Alwi 
Jumat, 14 Februari 2020 - 08:11 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam dan membantah pernyataan Haidar Alwi Institute terkait ta...
Polisi bebaskan tiga rekan Lucinta Luna, karena...
Jumat, 14 Februari 2020 - 06:49 WIB
Polres Metro Jakarta Barat telah membebaskan tiga rekan Ayluna Putri alias Lucinta Luna, lantaran ke...
150 ton bawang putih ditemukan `ditimbun`
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:48 WIB
Satgas Pangan Polda Jawa Barat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar menem...
Polda Maluku tetapkan 7 bos BNI pembobol uang nasabah sebagai tersangka
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:19 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menetapkan tujuh bos BNI sebagai tersangka kasus pembobolan dana na...
Polisi: Lucinta Luna adalah perempuan di mata hukum
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:08 WIB
Pihak Kepolisian telah menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menegaskan jika se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
FIT Radio Bandung