Sukses berbisnis batik, Michael Wirawan bangun brand baru yang sasar wanita milenial
Elshinta
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:41 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Sukses berbisnis batik, Michael Wirawan bangun brand baru yang sasar wanita milenial
Ilustrasi. Foto: istimewa

Elshinta.com - Namanya Michael Wirawan. Usianya masih muda, tercatat baru 24 tahun. Tapi soal bisnis, dia memiliki pengalaman yang luar biasa. Soal berwirausaha, Michael memang punya daya juang yang tinggi hingga kemudian menggapai kesuksesan.

Bisnis yang dipilihnya bergerak di bidang fashion. Lebih tepatnya batik. Kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap pakaian, membuat dia jatuh hati untuk menekuninya.

Langkahnya pun tak salah. Sebab, akhirnya Michael mampu mendulang kesuksesan di usianya yang masih muda.

Meski demikian, diakuinya, bisnis yang dilakoninya tersebut dimulainya hanya dengan modal pas-pasan. Kala itu, di usia 21 tahun, dia malah berani berekspansi dengan membuka toko offline di Tanah Abang. "Jujur waktu itu modalnya pas-pasan. Modalnya hanya rasa percaya diri saja," sebutnya.

Tak mudah memang, tapi akhirnya brand Michael Collection banyak dikenal masyarakat luas."Di awal-awal perjuangannya tidak mudah. Banyak rintangannya juga. Tapi dengan konsistensi dan dedikasi terhadap bisnis ini, akhirnya bisa berhasil," katanya.

Setidaknya, proses keberhasilannya itu memerlukan waktu hingga dua tahun. "Ya, dua tahun baru saya bisa merasakan manisnya. Sebelumnya berdarah-darah juga," akunya.

Kini, setelah masa sulit dilewatinya, Michael pun memberanikan diri untuk membuat terobosan baru. Jika sebelumnya dirinya fokus ke fashion batik, toko keduanya ini dia memilih untuk difokuskan membidik pangsa pasar wanita milenial.

"Saya melihat prospek pakaian wanita untuk kalangan milenial ini sangat bagus. Untuk brand kedua ini, saya hanya fokus pada pakaian-pakaian basic dan anti ribet," tukasnya.

Ia beralasan, di masa sekarang ini para wanita milenial memang cenderung lebih memilih jenis pakaian yang simpel dan praktis. "Peluangnya masih besar. Dengan pengalaman selama ini di bidang fashion batik, semoga brand kedua ini pun bisa disukai oleh para wanita remaja," ungkapnya.

Sepertinya harapan itu pun menjadi nyata. Sebab, dalam waktu cukup cepat, brand kedua miliknya pun mampu mendulang omzet hingga ratusan juta rupiah.

Sebagai bukti dari pencapaiannya itu, ia menginvestasikan penghasilannya dengan membeli ruko untuk kebutuhan perluasan konveksi sekaligus pengembangan usahanya ke depan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mengenal generasi ketiga TAN Group yang gencar lakukan ekspansi bisnis
Senin, 09 Maret 2020 - 12:13 WIB
Ricky, seorang lulusan teknik robotika dengan predikat First Class Honor dari University of New Sout...
Eca Maresha, beautypreneur yang sukses pasarkan produknya hingga luar negeri
Kamis, 05 Maret 2020 - 16:26 WIB
Berkat kegigihan dan semangat kerja kerasnya, Eca berhasil mengembangkan usahanya hingga keluar nege...
Inspirasi Rian dan Astika, anak muda yang sukses kembangkan bisnis milk tea 25 cabang
Rabu, 04 Maret 2020 - 19:41 WIB
Membangun usaha sejak muda dan meraih sukses, itulah yang tampil dari sosok Rian Hidayatullah dan As...
Hotman Paris dukung pengusaha muda ini pelopori batik moderen pertama di Indonesia
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:42 WIB
Industri fashion terus berkembang, seiring dengan kemajuan zaman. Termasuk batik, kini memakai batik...
Inspirasi Rico Huang: Sukses di usia 24 tahun, kini mantap menatap bisnis photobook
Minggu, 02 Februari 2020 - 10:30 WIB
Dengan banyaknya data dan nilai pasar yang tinggi, photobook menjadi salah satu variasi produk print...
Sukses berbisnis batik, Michael Wirawan bangun brand baru yang sasar wanita milenial
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:41 WIB
Namanya Michael Wirawan. Usianya masih muda, tercatat baru 24 tahun. Tapi soal bisnis, dia memiliki ...
Brand kecantikan karya anak bangsa ini sukses jelajahi pasar Eropa
Minggu, 19 Januari 2020 - 16:38 WIB
Berkat ekstrak kayu cendana, daun nilam, kemangi, bunga jempiring, bunga mawar, melati, kamboja, kay...
Jadi CEO private equity termuda di Asia Tenggara, Timothy Tandiokusuma kelola AUM Rp1,2 T
Senin, 13 Januari 2020 - 17:04 WIB
Timothy Tandiokusuma, usianya masih muda, 26 tahun, tapi dirinya cukup sukses menggeluti bisnis priv...
Mengenal Dicky Firmansyah, milenial di kancah industri digital Tanah Air
Selasa, 07 Januari 2020 - 15:16 WIB
Besarnya  potensi industri digital di Indonesia membuat para pelaku industri digital meyakini bahwa...
Dari Pekayon ke Cikunir Raya: Hardianto anak muda dibalik sukses Hardy Classic
Selasa, 10 Desember 2019 - 09:58 WIB
Kiprah Hardy Classic dalam bidang interior mobil sudah tidak diragukan lagi. Dengan pengalaman belas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV