Polisi bongkar sindikat penculik gadis untuk eksploitasi seks di apartemen
Elshinta
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Polisi bongkar sindikat penculik gadis untuk eksploitasi seks di apartemen
Kapolres Metro Kota Depok Kombes Pol Azis Andriansyah. Foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Metro Kota Depok, Jawa Barat, menguak aksi sindikasi kriminal penculik gadis belia dibawah umur untuk eksploitasi  seksual. Ada empat gadis belia yang diselamatkan dalam penyergapan di Kamar Nomor AV, Apartemen Kalibata Tower Jasmin, Jakarta Selatan.

Hal ini disampaikan Kapolres Metro Kota Depok Kombes Pol Azis Andriansyah kepada wartawan di Mapolres Metro Kota Depok, Kamis (23/1). 

Disebutkannya, dalam penyergapan ini ada empat gadis remaja ini yaitu SA (15), NZ n(15), JC (15), dan SS (17). Dari Kamar Nomor AV, tiga lelaki yang diindikasi sebagai pelaku penculikan dan eksploitasi seksual ini dapat ditangkap. 

"Mereka yaitu ZM (18), NF (19), dan JF (39). Polres Metro Kota Depok masih tambah mendalami dan menyelidiki kasus ini. Terutama pada keterlibatan FD (16), seorang remaja lelaki dibawah umur yang mengajak SA pergi dari rumahnya. SA berkenalan dengan FD melalui aplikasi media sosial," ujar Azis seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy. 

Dijelaskan oleh Kombes Pol Azis Andriansyah, kasus kejahatan peculikan dan perdagangan wanita remaja ini mulai terkuak dari laporan NJ seorang ibu, orangtua daripada korban SA yaitu warga Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. 

NJ melaporkan kehilangan anaknya ini kepada Polres Metro Kota Depok pada Sabtu, 4 Januari 2020. Empat hari setelah putri belianya ini hilang dari rumah. 

Dari pemeriksaan penyidik, terungkap, SA, anaknya NJ pergi dari rumah pada hari Selasa tanggal 31 Desember 2019 sekira pukul 18,30 WIB. SA, diajak oleh FD untuk liburan malam tahun baru 2019. Mareka berangkat dari Cipayung dengan menggunakan kereta api yang turun di Stasiun Duren Kalibata. Dijebak, kemudian SA diajak ke Apartemen Kalibata Tower Jasmin. Maka, semenjak itu, SA disekap di dalam kamar nomor AV ini. Di dalam kamar ini sudah ada lebih dulu tiga gadis remaja lainnya yaitu, SS, NZ, dan JC. 

Ketiga gadis ini sudah berada di dalam kamar dalam masa sekira 6 bulan. Mareka sudah dieksploitasi melalui aplikasi wechat dengan tarif Rp900 ribu. Saban hari tiga gadis ini melayani penikmatnya rata-rata 3 kali. Sedang pelaku pejajanya yaitu ZM, NF, dan JF, mengaku mengambil jasa dengan tarif Rp100 ribu per transaksi. 

Diketahui, sedangkan SA belum sempat derita eksploitasi asusila. Sedangkan FD, yang menjebak SA, masih jadi buronan polisi.

Polisi menemukan adanya tindak pidana kekerasaan fisik terhadap korban JC. Di tubuh JC, terdapat luka bekas gigitan pada tangan kanan, perut, dan punggung serta hidungnya sempat mengeluarkan darah. Aksi kekerasan ini sempat direkam video oleh SS dengan telepon selularnya. 

Disebutkan Kombes Pol Aziz Andriansyah, pihaknya terus mengungkapkan kasus ini lebih luas dan mendalam. Kepada para pelaku ini, dapat dikenakan sanksi pidana dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. .

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Resahkan warga, tiga begal diringkus polisi
Kamis, 19 Maret 2020 - 20:23 WIB
Tiga begal meresahkan warga diringkus Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, Jawa Barat.
 Kesal ditagih kembalikan kamera, pria di Majalengka bakar rumah penagih
Kamis, 19 Maret 2020 - 18:56 WIB
Seorang pria di Majalengka, Jawa Barat nekat membakar rumah rekannya sendiri setelah mengaku kesal s...
Enam pelaku 34 pucuk senpi ilegal dan 12 ribu peluru ditangkap polisi
Rabu, 18 Maret 2020 - 17:26 WIB
Enam orang pelaku kepemilikan 34 pucuk senjata api (senpi) ilegal ditangkap tim Reskrim Polres Metro...
 TNI-Polri antisipasi pergeseran KKB ke Tembagapura melalui Jila
Rabu, 18 Maret 2020 - 11:27 WIB
Aparat gabungan TNI dan Polri di Kabupaten Mimika, Papua, terus mengantisipasi pergerakan Kelompok K...
Polisi: Teror penembakan oleh KKB di luar kawasan Freeport
Rabu, 18 Maret 2020 - 10:05 WIB
Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata menegaskan teror penembakan ya...
Mengaku intelijen, seorang pemuda diamankan petugas
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:11 WIB
Seorang pemuda berinisial Is alias Beben asal Kabupaten Garut, Jawa Barat telah diamankan Kepolisia...
Lagi, Polri tangkap pengendali penyelundup 120 WN Srilanka
Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:55 WIB
Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri kembali menangkap satu pelaku penyelundup...
Polisi serahkan anak diduga diculik TKI ke ibu kandungnya
Jumat, 13 Maret 2020 - 16:45 WIB
NCB Interpol Indonesia menyerahkan anak berusia tiga tahun yang diduga menjadi korban penculikan ole...
Waspada perampokan modus COVID-19
Jumat, 13 Maret 2020 - 14:13 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penyemprotan COVID-19 yang ...
Polda Jatim tes kejiwaan oknum pendeta tersangka pencabulan
Kamis, 12 Maret 2020 - 17:22 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan tes kejiwaan terhadap oknum pendeta berinisial HL yang merupa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)