Data 250 juta pelanggan Microsoft bocor secara online
Elshinta
Kamis, 23 Januari 2020 - 14:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Data 250 juta pelanggan Microsoft bocor secara online
Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/2RLeHIf/elshinta.com.

Elshinta.com - Lebih dari 250 juta catatan pelanggan Microsoft dikabarkan telah terekspos secara online. Data yang bocor dikabarkan berisi catatan pelanggan Microsoft semenjak 14 tahun lalu, mulai dari tahun 2005.

Pihak Microsoft pun telah mengkonfirmasi kebocoran data tersebut. Setelah melakukan penyelidikan secara internal, mereka menemukan bahwa ada kesalahan konfigurasi dari basis data dukungan pelanggan internal yang kemudian menyebabkan kebocoran ini. 
 
"Masalah ini khusus untuk basis data internal yang digunakan untuk analitik kasus dukungan dan tidak mewakili paparan layanan cloud komersial kami," kata perwakilan Microsoft, seperti dikutip dari laman Wccftech (23/1) yang dilansir dari tek.

Data tersebut berasal dari catatan Layanan Pelanggan dan Dukungan (CSS), yang berisi log percakapan antara agen dukungan Microsoft dan pelanggan perusahaan. Selain itu, data lain yang bocor dilaporkan termasuk alamat email, alamat IP, lokasi, dan lainnya.

Perusahaan software asal Amerika tersebut menambahkan bahwa pihaknya telah mulai memberi tahu pelanggan yang datanya ada di basis data tersebut. Mereka pun telah melakukan penghapusan data di lokasi yang bocor tersebut.

"Kesalahan konfigurasi sayangnya merupakan kesalahan umum di industri," kata Microsoft. "Kami memiliki solusi untuk membantu mencegah kesalahan semacam ini, tetapi sayangnya, mereka tidak diaktifkan untuk database ini."

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kominfo awasi spyware Candiru
Selasa, 20 Juli 2021 - 18:13 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika memantau ancaman siber Candiru yang belakangan ini diberitaka...
Adopsi cloud permudah kegiatan belajar daring dan hibrida
Selasa, 29 Juni 2021 - 13:57 WIB
Managing Director for ASEAN, Worldwide Public Sector AWS, Tan Lee Chew, mengatakan bahwa adopsi tekn...
Internet Explorer akan dihapus dari layanan Microsoft
Jumat, 21 Mei 2021 - 09:23 WIB
Microsoft mengkonfirmasi akan menghapus browser (perambah) Internet Explorer (IE) dari layanannya ...
Peretas SolarWinds tembus kode program Microsoft
Jumat, 01 Januari 2021 - 15:16 WIB
Peretas dibalik SolarWinds menembus pertahanan Micrsoft Corp hingga bisa mengakses sejumlah kode pro...
Penggunaan kecerdasan buatan direkomendasikan untuk kegiatan humas
Minggu, 06 Desember 2020 - 06:31 WIB
Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk kegiatan kehumasan merupakan ...
Kemenag lakukan perancangan ulang anggaran 2021 dengan E-Planning 2.0
Jumat, 04 Desember 2020 - 15:45 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) melakukan perancangan  ulang perencanaan anggaran di tahun 2021 dengan ...
Ketika resesi menjadi berkah investasi
Sabtu, 07 November 2020 - 13:09 WIB
Firdaus berinvestasi lewat saham. Memilih saham blue chip dengan harapan nilainya akan meningkat dan...
Data 250 juta pelanggan Microsoft bocor secara online
Kamis, 23 Januari 2020 - 14:06 WIB
Lebih dari 250 juta catatan pelanggan Microsoft dikabarkan telah terekspos secara online. Data yang ...
Windows 7 berakhir, ini cara upgrade gratis ke Windows 10
Rabu, 15 Januari 2020 - 09:57 WIB
Microsoft resmi mengakhiri dukungan (support) untuk Windows 7 pada Selasa (14/1). Penawaran upgrade ...
Facebook akuisisi unggahan pengguna, ini penjelasannya
Selasa, 02 April 2019 - 19:37 WIB
Sebuah pesan berantai melalui akun media sosial Facebook menginformasikan bahwa pemilik akun itu tid...