Minat beli masyarakat di Korea Selatan lesu, Toyota rilis GR Supra
Elshinta
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:17 WIB |
Minat beli masyarakat di Korea Selatan lesu, Toyota rilis GR Supra
Toyota GR Supra. Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Toyota Motor Corp, pada Selasa waktu setempat secara resmi meluncurkan kendaraan sport andalan mereka, yakni Toyota GR Supra guna menumbuhkan minat beli yang kini sedang dalam kondisi lesu karena ketegangan perdagangan antara Seoul dan Tokyo.

Toyota GR Supra yang hadir untuk pasar Korea Selatan menggunakan mesin 3.000 cc Turbo 6- silinder segaris dengan transmisi 8-speed Sport Automatic. Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimal 340 PS yang dicapai pada putaran mesin 5.000-6.500 rpm, dan torsi maksimal sekitar 500 Nm pada putaran 1.600-4.500 rpm.

"Toyota Supra GR ini akan dibanderol sekitar 74 juta won (sekitar Rp864 juta)," ungkap Toyota Motor Korea yang dikutip dari Kantor Berita Yonhap.

Kendaraan sport dari Toyota menjadi yang pertama dari empat kendaraan yang rencananya akan diluncurkan untuk pasar Korea Selatan pada kuartal pertama 2020. Tiga di antaranya adalah model sport Camry versi XSE dan all-wheel drive Prius dan Prius C Crossover model hibrida bensin.

Seperti diketahui, pembuat mobil asal Jepang mengalami penurunan drastis di pasar Korea Selatan ketika adanya boikot produk Jepang. Akibat adanya pemboikotan tersebut, yang terjadi pada Juli tahun lalu berimbas kepada penurunan penjualan kendaraan Toyota.

Menurut Asosiasi Pemasok dan Distributor Otomotif Korea (KAIDA), pada 2019 Toyota hanya berhasil menjual sekitar 10.611 kendaraan di Korea Selatan. Penjualan tahun lalu menjadi turun sekitar 37 persen dari 16.774 di tahun sebelumnya.

"Tidak hanya Toyota yang mengalami dam[ak tersebut, merek mewah lainnya juga ikut terkena imbasnya seperti Lexus Toyota, Honda Motor Co, Nissan Motor Co. dan merek premium Infiniti - mengalami penurunan penjualan secara keseluruhan 19 persen menjadi 36.661 mobil di ekonomi terbesar keempat Asia tahun lalu dari 45.253 pada 2018," KAIDA kata, dilansir Antara, Rabu.

Sebagai informasi, pada Juli lalu Jepang memperketat peraturan tentang ekspor ke Korea Selatan untuk tiga bahan teknologi tinggi yang sangat penting untuk diproduksi semi konduktor dan display. Tidak hanya membatasi, Jepang juga mengeluarkan Korea dari daftar negara-negara yang diberi hak istimewa dalam prosedur perdagangan. (cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menjajal Honda Civic Hatcback RS Jakarta-Tangerang
Sabtu, 22 Februari 2020 - 10:39 WIB
PT Honda Prospect Motor (HPM) beberapa waktu lalu menggelar uji kendara Honda Civic Hatcback RS, sed...
Mobil ini diklaim merepresentasikan keindahan Jepang
Jumat, 21 Februari 2020 - 14:25 WIB
All New Mazda CX-30 pada peluncurannya mengklaim mampu merepresentasikan keindahan dari Jepang, yait...
Kaji kendaraan listrik, HPM: Harus cocok dengan kebutuhan konsumen
Jumat, 21 Februari 2020 - 08:41 WIB
PT Honda Prospect Motor (HPM) bukan tidak bersemangat untuk membawa kendaraan ramah lingkungan ke In...
`Recall` Honda PCX, AHM klaim tak dilakukan tertutup
Kamis, 20 Februari 2020 - 12:45 WIB
PT Astra Honda Motor (AHM) mengklaim bahwa pihaknya mengumumkan recall atau penarikan kembali untu...
MPV mewah ini hanya dijual di Tiongkok dan Indonesia, harganya?
Kamis, 20 Februari 2020 - 11:18 WIB
Mobil penumpang multiguna (multi purpose vehicle/MPV) mewah Lexus LM300h, yang baru saja diperkenalk...
Banyak model baru, penjualan mobil SUV diprediksi naik
Kamis, 20 Februari 2020 - 09:56 WIB
Mobil dari segmen kendaraan utilitas sport (SUV) diprediksi akan mengalami kenaikan penjualan di pas...
GM tutup pabrik Holden di Australia, jual pabrik di Thailand
Rabu, 19 Februari 2020 - 15:58 WIB
Manufaktur otomotif Amerika Serikat, General Motors (GM), mengumumkan penutupan operasional merek Ho...
Jadi penyebab harga mobil listrik mahal, Tesla akan gunakan baterai tanpa kobalt
Rabu, 19 Februari 2020 - 12:24 WIB
Tesla, produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS) sedang dalam negosiasi untuk menggunakan...
New Ignis meluncur di pasar India, apa yang berubah?
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:17 WIB
Maruti Suzuki menghadirkan New Ignis untuk pasar India dengan pembaruan pada bagian depan mobil.
Penjualan mobil sepanjang Januari 2020 turun
Rabu, 19 Februari 2020 - 10:25 WIB
Penjualan mobil pada Januari 2020 tercatat sebanyak 79.983 unit, atau turun dari awal bulan tahun 20...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)