Virus China capai AS, Wall Street ditutup jatuh
Elshinta
Rabu, 22 Januari 2020 - 07:14 WIB |
Virus China capai AS, Wall Street ditutup jatuh
Ilustrasi - Pialang sedang bekerja di Bursa Saham New York, Wall Street, Amerika Serikat. (Reuters) - https://bit.ly/37fbIy5

Elshinta.com - Wall Street melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mundur dari rekor tertingginya ketika wabah virus dari China ditemukan di daratan Amerika dan Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi globalnya.

Ketiga indeks utama saham AS turun setelah beberapa hari mencapai rekor penutupan tertinggi dan kenaikan satu minggu terbaik dalam beberapa bulan.

Indeks memperpanjang kerugian mereka setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDCP) mengonfirmasi kasus virus korona AS yang pertama, yang kini telah menewaskan enam orang di China.

"Kami melihat risiko utama diperkenalkan ke pasar dan kapan pun ada ketidakpastian baru, kami melihat lebih banyak volatilitas dan pelarian ke aset-aset berkualitas serta investor melarikan diri dari aset-aset berisiko," kata Ahli strategi pasar senior untuk Allianz Investment Management, Charlie Ripley, di Minneapolis.

"Berita hari ini seputar virus korona adalah pengingat bahwa risiko tetap ada, dan itu adalah sesuatu yang akan diperhatikan oleh investor dalam beberapa minggu dan bulan mendatang," tambah Ripley.

Dengan wabah yang terjadi sesaat sebelum tahun baru China, berita itu memukul keras saham-saham terkait perjalanan.

Indeks NYSE Arca Airline turun 2,8 persen.

United Airlines jatuh 4,4 persen, sementara Carnival Corp turun 2,3 persen.

Operator hotel dan kasino Las Vegas Sands Corp dan Wynn Resorts Ltd, keduanya memiliki operasi yang cukup besar di Tiongkok, mengakhiri sesi masing-masing terpuruk 5,4 persen dan 6,1 persen.

Saham baja, yang memiliki eksposur cukup besar ke Tiongkok, juga jatuh dengan United States Steel Corp merosot 5,2 persen.

Boeing Co menjadi beban terberat pada saham-saham unggulan Dow, sahamnya jatuh 3,3 persen setelah laporan pembuat pesawat 737 MAX mungkin tidak mendapat persetujuan untuk kembali ke layanan sampai Juni atau Juli.

Dalam berita lain, IMF memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk 2020 dan 2021, dengan Direktur Pelaksana Kristalina Georgiev mengutip efek jangka panjang dari perang perdagangan AS dan Tiongkok yang memuncak serta perlambatan yang lebih tajam dari perkiraan di India dan pasar negara berkembang lainnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 152,06 poin atau 0,52 persen, menjadi berakhir di 29.196,04 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 8,83 poin atau 0,27 persen, menjadi ditutup pada 3.320,79 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 18,14 poin atau 0,19 persen, menjadi berakhir di 9.370,81 poin.

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500 tujuh mengakhiri sesi di zona merah, dengan energi, industri dan material mengalami penurunan persentase terbesar.

Sementara itu, sektor real estat memimpin kenaikan.

Musim laporan laba kuartal keempat terus berlanjut, dengan 46 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan. Dari mereka, 71,7 persen telah mengalahkan ekspektasi para analis.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 8,13 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 7,02 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir, demikian Antara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Berebut makanan dan pakaian, 23 orang tewas terinjak-injak
Selasa, 18 Februari 2020 - 10:28 WIB
Sedikitnya 23 orang tewas terinjak-injak ketika para pengungsi Nigeria berebut makanan dan pakaian d...
Tingkatkan layanan haji, KJRI Jeddah gelar Indonesia Hajj Expo ke-3
Senin, 17 Februari 2020 - 10:23 WIB
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menggelar pameran produk layanan haji `Indonesia ...
Minggu, di Hubei saja ada 1.933 kasus dan 100 kematian baru akibat corona
Senin, 17 Februari 2020 - 09:28 WIB
Di Provinsi Hubei, Tiongkok, pusat wabah virus corona, pada Minggu (16/2), terdapat 1.933 kasus sert...
Jelang pertemuan Turki-Rusia, Suriah kuasai sebagian besar Aleppo
Senin, 17 Februari 2020 - 07:29 WIB
Pasukan pemerintah Suriah membuat kemajuan signifikan pada hari Minggu (16/2) di provinsi Aleppo kar...
Dirjen Pen Kemendag kunjungi perusahaan tempe di Sydney
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:49 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Pen) Kementerian Perdagangan Dody Edward mengunjungi...
Kapal perang AS di Laut Arab sita senjata yang diduga buatan Iran
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:27 WIB
Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat menyita senjata yang diyakini `buatan sekaligus rancangan...
Riset: Berita bohong bisa perburuk kondisi wabah virus corona
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:58 WIB
Kemunculan berita bohong, termasuk informasi keliru dan anjuran salah di media sosial, bisa membuat ...
AS jamin virus corona tidak terlalu pengaruhi harga minyak
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:05 WIB
Wabah virus corona di Tiongkok berdampak kecil kepada pasar energi dan tidak mungkin secara dramatis...
Setelah ditolak 5 negara karena corona, penumpang kapal pesiar bisa turun di Kamboja
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:55 WIB
Para penumpang kapal pesiar, yang terombang-ambing selama dua pekan di laut setelah ditolak lima neg...
Korban meninggal akibat Corona di Hubei terus bertambah
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:07 WIB
Korban meninggal dunia akibat wabah COVID-19, nama resmi virus corona, di Provinsi Hubei, Tiongkok, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)