Filipina selidiki kasus terduga virus korona pada bocah lima tahun 
Elshinta
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:45 WIB |
Filipina selidiki kasus terduga virus korona pada bocah lima tahun 
Ilustrasi Virus Corona. Sumber foto: https://bit.ly/2spydRP/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Filipina tengah menjalankan penyelidikan atas dugaan kasus virus korona yang menimpa seorang bocah laki-laki berusia lima tahun warga negara Tiongkok yang mempunyai riwayat perjalanan ke kota Wuhan di wilayah Tiongkok bagian tengah.

Menteri Kesehatan Filipina Francisco Duque seperti dikutip dari Antara, menyatakan pada Selasa bahwa bocah yang mengalami gejala mirip flu sebelum tiba di Filipina itu teruji positif diserang virus korona, namun belum dapat dipastikan jenis virus tersebut hingga pemerintah mendapat hasil dari sampel yang diuji di Australia.

Bocah itu langsung dikarantina di sebuah rumah sakit setelah beberapa jam mendarat di kota Cebu, Filipina bagian tengah, pada 12 Januari lalu bersama dengan ibunya. Gejala mirip flu yang ditunjukkan oleh korban antara lain demam dan iritasi tenggorokan disertai batuk, kata Duque kepada media.

Kementerian Kesehatan Filipina juga menyebut bahwa pihaknya melakukan pengawasan terhadap tiga warga negara Tiongkok lainnya yang tiba di Filipina dari Tiongkok dengan gejala serupa, namun tanpa riwayat perjalanan ke kota Wuhan.

Kota Wuhan adalah lokasi pertama kemunculan virus korona di Tiongkok, dengan catatan satu orang pasien laki-laki berusia 61 tahun sebagai korban pertama meninggal dunia pada 11 Januari akibat pneumonia setelah terinfeksi virus korona. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Istana Negara Malaysia benarkan rencana pertemuan Anwar Ibrahim
Rabu, 23 September 2020 - 19:48 WIB
Istana Negara Malaysia membenarkan agenda pertemuan  Presiden Partai Keadilan Rakyat  Anwar Ibrah...
Hari ke-20 Brunei nihil kasus baru corona
Rabu, 23 September 2020 - 18:47 WIB
Brunei pada Rabu memasuki hari ke-20 nihil kasus baru Covid-19, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1...
Mahathir namakan partainya Partai Pejuang
Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:26 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad menamakan partai yang dibentuknya Partai Pej...
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur mulai belajar kembali di sekolah 
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:26 WIB
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) membuka kembali proses belajar mengajar di sekolah, Senin, set...
Thailand perpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:58 WIB
Pemerintah Thailand pada Selasa memperpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli untuk menceg...
Mulai pulih, Malaysia fokus pulihkan pariwisata domestik
Jumat, 12 Juni 2020 - 20:12 WIB
Setelah mulai pulih dari pandemi COVID-19, Malaysia memasuki masa transisi untuk menerapkan fase nor...
Mahathir dikeluarkan dari Partai Bersatu
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia  Mahathir Mohamad dikeluarkan dari keanggotaan Partai Pribumi Bersa...
Masuk Malaysia per 1 Juni dikenakan biaya karantina
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:12 WIB
Rapat Majelis Keselamatan Negara (MKN) telah membuat keputusan untuk mengenakan biaya karantina hote...
95 WNI direpatriasi secara mandiri dari Filipina
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:58 WIB
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan  secara mandiri dari Filipina semasa pandemi C...
20 WNI sembuh dari COVID-19 di Singapura
Senin, 20 April 2020 - 20:10 WIB
Kedutaan Besar RI di Singapura mencatat, terdapat 20 warga negara Indonesia yang sembuh dari COVID-1...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV