ILO perkirakan berakhirnya penurunan tingkat pengangguran global
Elshinta
Selasa, 21 Januari 2020 - 10:45 WIB |
ILO perkirakan berakhirnya penurunan tingkat pengangguran global
Direktur Jenderal ILO Guy Ryder. (Ant/Dokumentasi ILO) - https://bit.ly/3arMfUd

Elshinta.com - Tingkat pengangguran global telah stabil setelah menurun selama sembilan tahun sejak krisis. Namun Organisasi Buruh Internasional (ILO), pada Senin (20/1/2020) mengatakan, tingkat pengangguran itu bisa naik tahun depan karena ekonomi dunia melambat.

Angka tersebut tidak berubah pada 5,4 persen pada 2019, atau 188 juta orang, dan diperkirakan akan tetap ada pada tahun ini serta naik menjadi 5,5 persen pada 2021, kata ILO dalam laporan tahunannya.

"Ini berarti bahwa penurunan bertahap dari tingkat pengangguran yang diamati antara 2009 hingga 2018 tampaknya telah berhenti," katanya, mengutip perlambatan ekonomi dunia, terutama di bidang manufaktur.

Bahkan bagi mereka yang memiliki pekerjaan, semakin sulit bagi banyak orang untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, atau keluar dari kemiskinan, sebuah tren yang diungkapkan Direktur Jenderal ILO Guy Ryder sebagai "sangat mengkhawatirkan" dengan "implikasi yang sangat mendalam dan mengkhawatirkan bagi kohesi sosial".

“Ketidaksetaraan yang terkait dengan pekerjaan dan substansial yang terkait telah mencegah mereka (jutaan orang) menemukan pekerjaan yang layak dan masa depan yang lebih baik,” kata Ryder kepada wartawan, seperti dikutip Antara dari Reuters.

ILO mengatakan bahwa sekitar 470 juta orang secara total memiliki pekerjaan yang dibayar tidak mencukupi, satu set data baru yang tidak hanya mencakup para penganggur tetapi juga setengah menganggur dan mereka yang kurang memiliki akses ke pasar tenaga kerja.

Laporan tersebut mencatat kesulitan yang dihadapi oleh kaum muda dalam mendapatkan pekerjaan, dengan 22 persen dari mereka yang berusia 15-24 tahun tidak memiliki pekerjaan, pendidikan atau pelatihan.

Ia juga mencatat tingkat partisipasi perempuan dalam angkatan kerja tetap hanya 47 persen, 27 poin persentase di bawah tingkat pria. “Kami tidak pergi ke tempat yang ingin kami tuju,” kata Ryder, merujuk pada komitmen oleh para pemimpin G20 pada 2014 untuk mengurangi kesenjangan gender dalam angkatan kerja.

Kemiskinan kerja global menurun, kata laporan itu, tetapi itu menutupi kemajuan yang terbatas di negara-negara berpenghasilan rendah, terutama di sub-Sahara Afrika, kata laporan itu. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tingkatkan layanan haji, KJRI Jeddah gelar Indonesia Hajj Expo ke-3
Senin, 17 Februari 2020 - 10:23 WIB
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menggelar pameran produk layanan haji `Indonesia ...
Minggu, di Hubei saja ada 1.933 kasus dan 100 kematian baru akibat corona
Senin, 17 Februari 2020 - 09:28 WIB
Di Provinsi Hubei, Tiongkok, pusat wabah virus corona, pada Minggu (16/2), terdapat 1.933 kasus sert...
Jelang pertemuan Turki-Rusia, Suriah kuasai sebagian besar Aleppo
Senin, 17 Februari 2020 - 07:29 WIB
Pasukan pemerintah Suriah membuat kemajuan signifikan pada hari Minggu (16/2) di provinsi Aleppo kar...
Dirjen Pen Kemendag kunjungi perusahaan tempe di Sydney
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:49 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Pen) Kementerian Perdagangan Dody Edward mengunjungi...
Kapal perang AS di Laut Arab sita senjata yang diduga buatan Iran
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:27 WIB
Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat menyita senjata yang diyakini `buatan sekaligus rancangan...
Riset: Berita bohong bisa perburuk kondisi wabah virus corona
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:58 WIB
Kemunculan berita bohong, termasuk informasi keliru dan anjuran salah di media sosial, bisa membuat ...
AS jamin virus corona tidak terlalu pengaruhi harga minyak
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:05 WIB
Wabah virus corona di Tiongkok berdampak kecil kepada pasar energi dan tidak mungkin secara dramatis...
Setelah ditolak 5 negara karena corona, penumpang kapal pesiar bisa turun di Kamboja
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:55 WIB
Para penumpang kapal pesiar, yang terombang-ambing selama dua pekan di laut setelah ditolak lima neg...
Korban meninggal akibat Corona di Hubei terus bertambah
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:07 WIB
Korban meninggal dunia akibat wabah COVID-19, nama resmi virus corona, di Provinsi Hubei, Tiongkok, ...
9.000 pelajar Indonesia kuliah di Amerika Serikat
Kamis, 13 Februari 2020 - 20:55 WIB
Sedikitnya 9.000 pelajar Indonesia saat ini sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi terkemuka di ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)