Terlilit utang, pedagang cilok nekat gantung diri
Elshinta
Senin, 20 Januari 2020 - 21:54 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Terlilit utang, pedagang cilok nekat gantung diri
Terlilit utang, pedagang cilok nekat gantung diri. Foto: Tita Sopandi/elshinta.com.

Elshinta.com - Terlilit utang, seorang pedagang cilok, SS (38), warga Kampung Legokwaru RT 03/02, Desa Legoksari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Senin (20/1). Sontak saja peristiwa itu membuat geger warga sekitar. Apalagi aksi gantung diri tersebut dilakukan di rumahnya sendiri. Cepatnya informasi membuat banyak warga yang datang ke lokasi kejadian untuk melihat secara langsung.

Polisi yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi serta menyelidiki motivasi korban sehingga harus mengakhiri hidupnya seperti itu. Petugas pun tampak memintai keterangan saksi-saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan, antara lain dua ember warna putih dan biru, satu buku tulis sampul coklat dan pulpen, satu ) buah ponsel dua buah ember bekas kaleng cat ukuran 20 liter warna biru putih.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi mengungkapkan, kasus itu diketahui setelah Edeng, teman kerja korban berkali-kali menelepon untuk mengajak bekerja sebagai buruh. Namun, telepon korban sulit dihubungi sehingga diputuskan untuk menemui di rumahnya di Kampung Legokwaru RT 03/02 Desa Legoksari. Begitu dilihat SS meninggal dunia dalam keadaan tergantung.

Pihaknya menemukan sebuah surat yang berisi SS diduga putus asa akibat usahanya tidak adanya peningkatan. Dan sebaliknya malah banyak utang sehingga kiriman dari istrinya yang bekerja di Saudi habis untuk bayar utang, jelas Handreas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kepulan asap di Gedung DPR RI sudah tak terlihat
Senin, 24 Februari 2020 - 16:07 WIB
Kepulan asap sudah mulai tak terlihat lagi di komplek DPR RI, Jakarta Selatan, Senin (24/2). Diduga ...
Sosok mayat wanita ditemukan di Baubau
Minggu, 23 Februari 2020 - 22:10 WIB
Mayat sosok seorang wanita ditemukan tergeletak di Jalan Padat Karya, Area Simpang Lima Kota Baubau,...
Ke Pacitan, SBY mampir dan makan siang di Sukoharjo
Jumat, 21 Februari 2020 - 15:04 WIB
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mampir di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dalam per...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek pagi hari ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 09:35 WIB
Wilayah Jabodetabek masih berpeluang diguyur hujan pada Kamis (20/2).
 Kapolda Sumut apresiasi petugas tak gentar berantas narkoba
Kamis, 20 Februari 2020 - 09:27 WIB
Sebagai bentuk kepedulian dan simpatiknya, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin menjeng...
Jakarta diprakirakan diguyur hujan hari ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 08:27 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sek...
Jabar diprediksi hujan ringan sepanjang hari ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 08:18 WIB
Wilayah Jawa Barat diprakirakan terjadi hujan ringan sepanjang hari ini, Kamis (20/2)
Peringatan dini cuaca Jabodetabek pagi hari ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 08:08 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada Kamis (20/2) hari ini.
Banten diprakirakan berawan dan hujan hari ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 07:58 WIB
Wilayah Banten diprakirakan berawan dan turun hujan.
BMKG: Tangsel berawan dan hujan ringan
Kamis, 20 Februari 2020 - 07:46 WIB
Cuaca di wilayah Tangerang Selatan diprakirakan berawan dan hujan ringan sepanjang hari ini.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)