Website PN Kepanjen, Malang kena retas
Elshinta
Senin, 20 Januari 2020 - 20:22 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Website PN Kepanjen, Malang kena retas
Humas PN Kepanjen Kabupaten Malang ,Yoedi Anugrah Pratama. Foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Website Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur direntas oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Diduga aksi tersebut terkait dengan sidang pelajar yang  tengah ditangani pihak pengadilan yang menyidangkan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh pelajar  di kawasan kebun tebu Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang 18 September 2019 lalu.

Pada tampilannya website  milik pengadilan ini tampak tampilan hitam di laman PN Kepanjen  dan bertuliskan, ”Ngebela diri kok dipenjara. Begal dibela pelajar dipenjara. Hukum sobat gurun emang beda! GWOBLOK !!!!//”... demikian bunyi tampilan tulisan.

Humas PN Kepanjen Kabupaten Malang ,Yoedi Anugrah Pratama membenarkan direntasnya  tampilan website  milik institusinya tersebut. "Benar kita juga tidak tahu siapa yang melakukan itu dan sebagai institusi pengadilan ini merupakan risiko,” ujarnya saat dikonfirmasi Kontributor Elshinta El Aris, Senin (20/1).

Ditambahkan Yoedi, website yang berisi berbagai informasi terkait dengan penanganan  perkara dan jadwal sidang tersebut sudah tidak bisa dibuka sejak Kamis (16/1) lalu.  

“Sejak Kamis sudah tidak bisa dibuka dan kita juga telah diberitahu oleh MA dimana website kita terhubung ke sana diberitahu kalau website kita kena retas,” jelasnya.

Dan saat ini tim IT berupaya untuk segera melakukan perbaikan agar website bisa normal kembali. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan dini cuaca Jabodetabek jelang siang hari ini
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:46 WIB
Wilayah Jabodetabek berpeluang diguyur hujan hari ini.
Tiga bulan tak digaji, karyawan TTV adukan nasib ke DPRD Tarakan
Rabu, 19 Februari 2020 - 10:45 WIB
Delapan bulan lamanya karyawan Tarakan Televisi atau yang lebih dikenal dengan TTV dirumahkan tanpa ...
Makam putri Karen `Idol` mulai dibongkar untuk autopsi
Rabu, 19 Februari 2020 - 09:36 WIB
Makam putri Karen `Idol` Zefania Carina Claproth mulai dibongkar untuk kepentingan autopsi oleh Satr...
 Hujan ringan hingga sedang diprakirakan basahi Jakarta
Rabu, 19 Februari 2020 - 08:46 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sek...
Wilayah Jabar berpotensi diguyur hujan hari ini
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:38 WIB
Wilayah Jawa Barat berpotensi diguyur hujan pada hari ini, Rabu (19/2).
Peringatan dini cuaca Jabodetabek pagi hari ini
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:25 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan.
Wilayah Tangsel berawan dan hujan sepanjang hari ini
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:15 WIB
Cuaca di wilayah Tangerang Selatan diprakirakan akan berawan dan hujan sepanjang hari ini, Rabu (19/...
Prakiraan cuaca wilayah Banten hari ini
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:08 WIB
BMKG memprakirakan wilayah Provinsi Banten akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang...
PDAM Kota Malang terima bantuan dari Pemprop Jatim    
Senin, 17 Februari 2020 - 17:06 WIB
Bantuan dropping air bersih bagi pelanggan yang terdampak pasca gangguan pipa PDAM Kota Malang terus...
Aksi Sigit Prabowo jadi inspirasi, Ombudsman beri penghargaan
Senin, 17 Februari 2020 - 14:28 WIB
Lembaga tinggi negara, Ombudsman RI memberikan penghargaan atas kinerja Dirlantas Polda Metro Jaya, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)