KJRI Jeddah dan Pokjar Madinah tandatangani kerja sama pendidikan tinggi
Elshinta
Senin, 20 Januari 2020 - 06:54 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
KJRI Jeddah dan Pokjar Madinah tandatangani kerja sama pendidikan tinggi
Foto: KJRI Jeddah

Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terus berupaya membuka akses seluas-luasnya ke layanan pendidikan bagi warga negara Indonesia (WNI), khususnya kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di wilayah akreditasinya. 
Salah satu upayda adalah melalui perluasan kerja sama dengan kelompok belajar (Pokjar) yang berada di Madinah.

Perluasan kerja sama tersebut dikukuhkan dengan penandatanganan naskah kerja sama antara KJRI Jeddah yang diwakili oleh Pelaksana Fungsi (PF) Pensosbud-1, Agus Muktamar, dan dr. Djujan selaku koordinator Pokjar di Madinah. Kerja sama ini mencakup layanan pendidikan bagi kalangan PMI yang berminat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi melalui paket kuliah jarak jauh di Universitas Terbuka (UT).

Prosesi penandatangan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Januari 2020, di Madinah itu disaksikan oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono, Kepala Kanselerai KJRI Jeddah, Ahmad Syofian, PF Pensosbud-2, Tubagus Nafia, dan BPKRT-1, Mochamad Saeful Burhanudin.

Di sela-sela kesibukannya sebagai dokter di sebuah rumah sakit di Madinah, dr. Djujan menyisihkan waktunya untuk membantu pendidikan anak-anak Mukimin Indonesia yang bermukim di Madinah dengan mengasuh program kejar paket.

Kini kesibukannya bertambah setelah dipercaya masyarakat dan KJRI Jeddah untuk mengelola program kuliah jarak jauh UT bagi para PMI yang berminat melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.

“Kami berharap terus mendapat support (dukungan) dari Bapak Konjen dan Pensosbud, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh informasi akses pendidikan,” ujar dr. Djujan.

Dalam sambutannya usai penandatanganan kerja sama, Konjen RI Jeddah mengungkapkan harapannya agar para peserta program UT yang umumnya adalah kalangan PMI tidak saja memperoleh ilmu dan gelar, tapi juga dapat memperbaiki nasib saat kelak kembali ke tanah air, yaitu memutus rantai kemiskinan.

“Salah satu alasan mengapa mereka terjun ke dunia informal adalah masalah pendidikan,” ucap Konjen.

Konjen, lebih lanjut, menyatakan akan terus mendukung program layanan pendidikan bagi WNI yang telah dirintis dan diperjuangkan pimpinan sebelumnya. Namun demikian, Konjen mengharapkan agar kegiatan belajar jarak jauh berjalan dalam koridor aturan yang berlaku sehingga berlangsung aman dan sukses.
   
Disebutkan Agus Muktamar, bahwa perjanjian kerja sama antara KJRI Jeddah dan Pokjar Madinah merupakan turunan dari perjanjian induk KJRI Jeddah dengan Rektor UT pada 18 oktober 2019. Salah satu dari butir perjanjian tersebut adalah sosialisasi Program UT di Wilayah Akreditasi KJRI Jeddah. (Fauzy Chusny) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, di Hubei saja ada 1.933 kasus dan 100 kematian baru akibat corona
Senin, 17 Februari 2020 - 09:28 WIB
Di Provinsi Hubei, Tiongkok, pusat wabah virus corona, pada Minggu (16/2), terdapat 1.933 kasus sert...
Jelang pertemuan Turki-Rusia, Suriah kuasai sebagian besar Aleppo
Senin, 17 Februari 2020 - 07:29 WIB
Pasukan pemerintah Suriah membuat kemajuan signifikan pada hari Minggu (16/2) di provinsi Aleppo kar...
Dirjen Pen Kemendag kunjungi perusahaan tempe di Sydney
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:49 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Pen) Kementerian Perdagangan Dody Edward mengunjungi...
Kapal perang AS di Laut Arab sita senjata yang diduga buatan Iran
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:27 WIB
Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat menyita senjata yang diyakini `buatan sekaligus rancangan...
Riset: Berita bohong bisa perburuk kondisi wabah virus corona
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:58 WIB
Kemunculan berita bohong, termasuk informasi keliru dan anjuran salah di media sosial, bisa membuat ...
AS jamin virus corona tidak terlalu pengaruhi harga minyak
Jumat, 14 Februari 2020 - 12:05 WIB
Wabah virus corona di Tiongkok berdampak kecil kepada pasar energi dan tidak mungkin secara dramatis...
Setelah ditolak 5 negara karena corona, penumpang kapal pesiar bisa turun di Kamboja
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:55 WIB
Para penumpang kapal pesiar, yang terombang-ambing selama dua pekan di laut setelah ditolak lima neg...
Korban meninggal akibat Corona di Hubei terus bertambah
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:07 WIB
Korban meninggal dunia akibat wabah COVID-19, nama resmi virus corona, di Provinsi Hubei, Tiongkok, ...
9.000 pelajar Indonesia kuliah di Amerika Serikat
Kamis, 13 Februari 2020 - 20:55 WIB
Sedikitnya 9.000 pelajar Indonesia saat ini sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi terkemuka di ...
Korut tingkatkan pencegahan virus corona
Kamis, 13 Februari 2020 - 18:23 WIB
Korea Utara telah melipatgandakan upaya pencegahan wabah COVID-19 walaupun negara itu belum secara t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)