Benarkah diet ketat bisa membunuh lebih cepat dari obesitas
Elshinta
Minggu, 19 Januari 2020 - 18:12 WIB |
Benarkah diet ketat bisa membunuh lebih cepat dari obesitas
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/369UJfe

Elshinta.com - Obesitas memang dapat membunuh seseorang seiring meningkatnya dengan risiko terkena penyakit mematikan seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2 dan kanker.

Namun, mengikuti diet ketat untuk menghindari kelebihan berat badan bahkan mungkin lebih mematikan.

Orang-orang memangkas kalori dan nutrisi agar tetap dalam berat badan yang sehat. Tetapi cara yang mereka lakukan demi untuk pinggang yang ramping mungkin memiliki efek negatif yang lebih besar daripada kelebihan berat badan, seperti diungkap dalam Fatherly.

Sebuah penelitian dalam jurnal Nature, menjelaskan, ketika orang mencoba menambah atau menurunkan beberapa pon atau kilogram, banyak perubahan terjadi dalam tubuh, yang berpengaruh pada tekanan darah, gula darah, kolesterol dan mikrobioma.

Ketika seseorang mengubah bobot, mikroba di usus membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

Penambahan berat badan memungkinkan mikroba yang mendukung penambahan berat badan untuk tumbuh. Tetapi ketika orang mulai menurunkan berat badan dengan secara drastis membatasi makanan tertentu, mikroba usus perlahan merespons perubahan.

Efek yo-yo (pertambahan dan pengurangan berat badan drastis) dari diet ketat juga dapat membahayakan kesehatan mental. Ketika orang gagal menurunkan berat badan meski mencoba makan lebih sedikit, mereka menjadi berisiko lebih tinggi mengalami depresi dan rasa percaya diri yang rendah.

Dampak mematikan lainnya, terbentuknya lemak berbahaya. Pola makan yang tidak sehat membantu meningkatkan lemak visceral, atau lemak perut, yang berkontribusi terhadap penyakit jantung, diabetes dan peradangan. Orang-orang dapat mencapai berat badan yang sehat bahkan tanpa diet ketat yang memaksa mereka untuk secara signifikan mengurangi asupan kalori.

Untuk menghindari kenaikan berat badan, bergeraklah aktif dan temukan pola makan seimbang dengan melatih kontrol porsi dan memilih makanan yang tepat yang dibutuhkan tubuh Anda, demikian seperti dilansir Antara dari Medical Daily. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kembali ke kantor, cara bersihkan dan disinfeksi perangkat elektronik
Minggu, 31 Mei 2020 - 15:26 WIB
Setelah cukup lama memberlakukan bekerja dari rumah (WFH), sebagian perkantoran mulai meminta karyaw...
Puasa Syawal bagus untuk sistem cerna adaptasi usai Ramadan
Selasa, 26 Mei 2020 - 12:10 WIB
Melakukan puasa di bulan Syawal bisa menjadi solusi bagus untuk sistem pencernaan Anda menyesuaikan ...
Lebaran usai, ini tips sehat dari pakar gizi
Senin, 25 Mei 2020 - 13:11 WIB
Ramadan sudah usai dan hari begitu juga Lebaran yang artinya pola makan Anda kembali ke normal, term...
Orang tua perlu rutin ajak anak berdialog
Rabu, 13 Mei 2020 - 09:46 WIB
Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Wisnu Widjanarko mengatakan orang tua perlu...
Perusahaan bioteknologi ini luncurkan e-juice herbal dengan kandungan ekstrak rempah
Jumat, 08 Mei 2020 - 08:00 WIB
PT. PUF Sains Lab, perusahaan bioteknologi inovatif dari Indonesia meluncurkan PUFFpod CovHerbal, va...
Ahli gizi: Ikan kembung kaya akan omega 3 gantikan ikan salmon
Kamis, 07 Mei 2020 - 15:39 WIB
Pengurus Dewan Pusat Perwakilan Persatuan Ahli Gizi (DPP Persagi) Triyani Kresnawan mengatakan masya...
Pasca pandemi, co-living diprediksi akan jadi tren di masyarakat
Rabu, 06 Mei 2020 - 22:57 WIB
Pandemi COVID-19 memaksa jutaan orang untuk bekerja dari rumah, baik di Indonesia maupun penjuru dun...
Bukan di pintu kulkas, ini tempat terbaik menyimpan telur
Sabtu, 02 Mei 2020 - 15:14 WIB
Pada umumnya lemari pendingin menyediakan wadah untuk menyimpan telur di bagian pintu. Namun, bila A...
Di tengah pandemi, brand lokal ini tetap disambut anak milenial
Sabtu, 02 Mei 2020 - 08:00 WIB
Pandemi corona membuat sejumlah usaha terpaksa tutup dan membuat merugi para pelaku usaha. Namun hal...
Suhu AC yang pas supaya produktif saat WFH
Rabu, 29 April 2020 - 13:35 WIB
Menurut riset ilmiah yang dikumpulkan perusahaan pendingin Taqeef, suhu di dalam ruangan bisa memili...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV