Polres Klaten klarifikasi pengikut Keraton Agung Sejagat
Elshinta
Jumat, 17 Januari 2020 - 20:54 WIB |
Polres Klaten klarifikasi pengikut Keraton Agung Sejagat
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Klaten telah mengklarifikasi para pengikut anggota Keraton Agung Sejagat, ada puluhan orang yang tersebar di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

"Jumlah pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten, dari hasil klarifikasi ada sebanyak 28 orang. Mereka sebagai pengikut kegiatan di Keraton Agung Sejagat Purworejo," kata Kepala Polres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo, di Klaten, Jumat (17/1).

Menurut Kapolres sebanyak 28 orang pengikut di Klaten tersebut tersebar di Kecamatan Prambanan, Jogonalan, dan Wedi. Pengikut terbanyak di Kecamatan Prambanan yakni sebanyak 21 orang, Jogonalan ada lima orang, dan Wedi ada dua orang.

Kapolres menjelaskan, di wilayah Klaten tidak ada kerajaan, dan mereka murni sebagai pengikut kegiatan di Purworejo. Mereka di Klaten hanya sekedar berkumpul, kadang di rumah salah satu di antara mereka.

"Kami sudah melakukan pendataan para pengikut kerajaan itu, sesuai instruksi dari Kapolda Jateng. Tiga pengikut sudah diminta keterangan termasuk Mahamenterinya sebagai saksi," katanya mengutip Antara.

Para pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten dipimpin oleh Mahamenteri, Wiwik Untari. Klaten dipastikan tidak ada bangunan kerajaan. Mereka semuanya hanya pengikut kegiatan di Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

Menurut dia, untuk di Klaten para pengikut tersebut mengadakan pertemuan anggota dipusatkan di Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Para pengikut ini, ditarik iuran sebesar Rp50.000 hingga Rp100.000 per orang.

Uang iuran para anggota Keraton Agung Sejagat tersebut untuk membeli pakaian seragam dan diberikan kartu tanda anggota (KTA).

Bahkan, setiap anggota Keraton Agung Sejagat selain diminta uang iuran cetak KTA, juga untuk kegiatan pembangunan keraton.

Kendati demikian, Kapolres mengimbau para pengikut Keraton Agung Sejagat agar segera sadar, lebih terbuka memberikan keterangan, dan tidak mudah tertipu dengan kegiatan-kegiatan tersebut.

Pihaknya juga mengamankan barang bukti KTA dan seragam milik anggota pengikut Keraton Agung Sejagat. Pihaknya hanya sebatas melakukan klarifikasi, dan barang bukti sudah dibawa ke Polda Jateng.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 MUI Sumut ikuti fatwa MUI Pusat
Senin, 06 April 2020 - 16:47 WIB
Wakil Ketua MUI Sumut, DR.H Maratua Simanjuntak mengatakan, pihaknya tetap berpedoman pada Fatwa MUI...
Kementerian Agama keluarkan panduan ibadah Ramadan semasa wabah COVID-19
Senin, 06 April 2020 - 16:12 WIB
Kementerian Agama mengeluarkan panduan ibadah Ramadan semasa wabah COVID-19 bagi warga Muslim sebaga...
Kebutuhan darah meningkat, PMI Salatiga jemput bola donor darah
Senin, 06 April 2020 - 08:47 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga, Jawa Tengah, mengimbau kepada pendonor dengan cara menyu...
Pandemi Corona, Kemenag imbau umat Kristen rayakan Paskah di rumah
Minggu, 05 April 2020 - 18:28 WIB
Umat Kristen akan merayakan Jumat Agung pada 10 April 2020 dan Perayaan Paskah pada hari Minggu. Jum...
LPOI dukung kebijakan pemerintah tangani penyebaran COVID-19
Sabtu, 04 April 2020 - 07:18 WIB
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mendukung kebijakan pemerintah dalam memutus rantai penyebar...
Satgas TMMD 107 bagikan pakaian layak pakai kepada warga Kampung Epem
Selasa, 31 Maret 2020 - 21:25 WIB
Personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke yang dipimpin langsung oleh Danki Satgas TMMD Ke-107 ...
Terkait COVID-19, Pengamat minta jangan ada tokoh justru sesatkan publik
Kamis, 26 Maret 2020 - 21:35 WIB
Pengamat sosial dari Universitas Indonesia DR Devie Rahmawati SSos MHum berharap tidak ada tokoh yan...
Stok darah menurun terdampak COVID-19
Selasa, 24 Maret 2020 - 09:40 WIB
Imbauan untuk menunda kegiatan yang menghadirkan banyak orang karena mewabahnya virus corona berdamp...
Wapres minta MUI rilis fatwa tangani jenazah COVID-19 dan tata cara ibadah petugas medis
Selasa, 24 Maret 2020 - 07:18 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah organisasi kemasya...
Ketua MPR donasikan gaji atasi COVID-19
Selasa, 24 Maret 2020 - 06:50 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bakal mendonasikan gajinya untuk mencegah penularan penyebar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV