Bangayo, pusat kuliner di lahan yang salah
Elshinta
Jumat, 17 Januari 2020 - 16:26 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Bangayo, pusat kuliner di lahan yang salah
Sumber Foto: Rizkia/Radio Elshinta

Elshinta.com - Bangayo yang digadang-gadang oleh Wali Kota Tarakan, Khairul sebagai pusat wisata kuliner kini mulai terlihat dampaknya bagi warga sekitar. Banyak warga yang merasa terganggu dengan hadirnya Bangayo yang bertempat di ruas Jalan Gajah Mada, di depan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan. 

Selain itu, dilihat dari segi kesehatan juga sangat tidak sehat, mengingat lapak penjual di sekitar Bangayo berbatasan langsung dengan jalan dan ruang terbuka padat kendaraan, sehingga debu dan polusi hinggap hingga ke makanan pengunjung.

Yudi salah seorang warga yang tinggal di sekitar Bangayo mengatakan, selain tidak nyaman juga membahayakan nyawa jika ada yang tidak melihat plang karena kawasan itu sendiri penerangannya minim.

"Bisa saja orang tidak melihat atau tidak ingat dengan adanya Bangayo ini sehingga laju dan berakhir menabrak pembatas jalan," paparnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rizkia, Jumat (17/1).

Yang baru saja dikhawatirkan Yudi benar terjadi, Lili (nama samaran) tidak melihat adanya plang pembatas jalan sehingga mengerem mendadak dan terlempar dan menghantam badan jalan. 

Menurut pengakuannya, ia sama sekali lupa dan tidak bisa melihat plang Bangayo dari jauh, karena seingatnya jalanan ini kosong ketika malam. 

Dari pantauan di lapangan, akses jalan juga sulit jika terjadi kebakaran atau kejadian yang bersifat darurat karena jalan kecil dan akses cukup sulit jika harus berbelok dulu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pejabat: Tol Pejagan-Cilacap bakal terhubung dengan Bandara Soedirman
Senin, 24 Februari 2020 - 18:37 WIB
Jalan Tol Pejagan-Cilacap yang segera dibangun oleh pemerintah bakal terhubung dengan Bandara Jender...
Pimpinan KPK respons survei Indo Barometer soal kepercayaan publik
Senin, 24 Februari 2020 - 17:55 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango merespons hasil survei Indo Baramote...
Kapolda Metro Jaya tegaskan tak ada api sebabkan asap di DPR
Senin, 24 Februari 2020 - 14:08 WIB
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana menegaskan tidak ada api ...
100 BUMN kunjungi Rumah Kreatif Sleman
Senin, 24 Februari 2020 - 13:52 WIB
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Mahendra Sinulingga bersama lebih dari 100...
Polisi ringkus anggota komplotan pembobol ATM BCA di Magelang
Senin, 24 Februari 2020 - 13:49 WIB
Polisi meringkus anggota komplotan pembobol ATM BCA yang berlokasi di Pemuda, Muntilan, Kabupaten Ma...
BNPB: Tsunami dapat diredam melalui vegetasi
Senin, 24 Februari 2020 - 13:26 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan tsunami dapat diredam me...
Seorang penggali tanah PAM Jaya tewas tersetrum
Senin, 24 Februari 2020 - 12:31 WIB
Seorang penggali tanah untuk Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, Budi Santoso (27) tewas dalam kecelaka...
Imigrasi Palu jemput bola mudahkan calon jamaah haji
Senin, 24 Februari 2020 - 11:15 WIB
Petugas Imigrasi Palu, Sulawesi Tengah menerapkan sistem jemput bola guna membantu dan memudahkan ca...
Pemkab Kudus masih verifikasi calon penerima bantuan iuran JKN
Senin, 24 Februari 2020 - 10:58 WIB
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga kini masih memverifikasi warga miskin di Kudus yang ...
Lagi, mayat wanita ditemukan di Baubau
Senin, 24 Februari 2020 - 10:21 WIB
Lagi, sesosok mayat wanita ditemukan di belakang Kafe Labamba, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)