Gunung Merapi alami dua kali gempa guguran
Elshinta
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:06 WIB |
Gunung Merapi alami dua kali gempa guguran
Gunung Merapi. Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2JjcFxe/elshinta.com.

Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami dua kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Rabu (15/1) mulai pukul 00:00-24:00 WIB.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Kamis (16/1), menyebutkan selain gempa guguran, pada periode pengamatan itu juga tercatat tiga kali gempa vulkanik dalam, lima gempa tektonik, dua gempa fase banyak, satu kali gempa vulkanik dangkal, dan satu kali gempa hembusan.

Berdasarkan pengamatan visual, tampak asap solfatara berwarna putih keluar dari Gunung Merapi berintensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian 20 meter di atas puncak.

Pada periode pengamatan sejak Rabu (15/1) pukul 00:00 WIB hingga Kamis (16/1) pukul 06:00 WIB, BPPTKG sama sekali tidak mencatat guguran lava yang keluar dari Gunung Merapi.

Selama pengamatan pada Kamis (16/1) mulai pukul 00:00 hingga 12:00 WIB, hanya tercatat satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 40 mm selama 71.04 detik.

Hingga saat ini mengutip dari Antara, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Ia mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelebaran sungai dan pengangkatan sedimentasi salah satu cara atasi banjir Jabar dan DKI
Kamis, 27 Februari 2020 - 18:46 WIB
Banjir yang terjadi di Desa Karang Linggar, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pa...
Polres Majalengka siagakan personil dalam tanggap darurat bencana
Kamis, 27 Februari 2020 - 16:13 WIB
Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, memimpin Apel Siaga Tanggap Bencana Tahun 2020 di ...
Bhayangkari dan Polwan Polres Subang beri `trauma healing` untuk korban banjir Pamanukan
Kamis, 27 Februari 2020 - 15:45 WIB
 Anggota Bhayangkari bersama Polwan Polres Subang Jawa Barat melakukan trauma healing kepada anak-a...
Sungai Adong meluap, banjir rendam dua desa di Landak
Kamis, 27 Februari 2020 - 06:25 WIB
Banjir merendam tiga dusun di dua desa, setelah Sungai Adong meluap karena debit air terus naik sete...
Pemerintah salurkan bantuan untuk korban banjir Pamanukan
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:12 WIB
Hujan lebat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan sejumlah wilayah di Jawa Bar...
Banjir Rowokangkung, Banser Lumajang turun tangan
Rabu, 26 Februari 2020 - 16:47 WIB
Peran aktif Bantuan Serbaguna (Banser) cabang Lumajang Jawa Timur, terus diperlihatkan dalam membang...
 Tagar Polri bantu korban banjir jadi trending topik
Rabu, 26 Februari 2020 - 13:09 WIB
Tagar #Polri Siap Bantu Korban Banjir menggema di twitter sepanjang Selasa (25/2). Netizen mengapres...
Jalur Garut-Pameungpeuk sudah bisa dilalui pasca-longsor
Rabu, 26 Februari 2020 - 12:08 WIB
Jalur Garut-Pameungpeuk kini sudah dapat dilalui kembali, setelah sebelumnya longsor menutup akses j...
Angin kencang, puluhan bangunan di Agam rusak tertimpa pohon
Rabu, 26 Februari 2020 - 11:18 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat 25 unit bangunan ...
Banjir Jakarta Selasa, 3.565 jiwa mengungsi
Rabu, 26 Februari 2020 - 06:40 WIB
Banjir di Jakarta akibat hujan yang mengguyur sejak Senin (24/2) malam hingga Selasa (25/2) pagi, me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)