Australia harus menunggu hingga Maret untuk hujan atasi kebakaran
Elshinta
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:27 WIB |
Australia harus menunggu hingga Maret untuk hujan atasi kebakaran
Petugas menyiapkan wortel dan ubi untuk disebarkan ke hewan terdampak kebakaran hutan di Newnes, Taman Nasional Wollemi, New South Wales, Australia. Foto diambil pada tanggal 10 Januari 2020. Sumber Foto: https://bit.ly/38mpW0z

Elshinta.com - Australia harus menunggu hingga Maret untuk mendapatkan hujan cukup deras agar bisa menyelesaikan masalah cuaca kering yang memicu kebakaran hutan besar di beberapa wilayah negara bagian, menurut Badan Meteorologi Australia (BOM) pada Kamis.

Lembaga pemerintah urusan cuaca itu menyebutkan ada 50 persen kemungkinan bahwa di sebagian besar wilayah timur Australia akan turun hujan dengan curah sedang mulai 1 Maret hingga 30 Mei.

Lebih dari beberapa bulan belakangan, kebakaran hebat melalap lahan seluas sekitar 11,2 juta hektar dan memakan korban tewas hingga 29 orang serta merusak 2.000 rumah.

Sekitar 100 titik api menyala di wilayah pantai timur. Pemerintah setempat terus berjuang memadamkannya sekalipun kebanyakan akan tetap menyala hingga mendapat guyuran hujan deras terus-menerus.

BOM memperingatkan bahwa curah hujan lebih besar diperlukan untuk mengakhiri kekeringan selama tiga tahun belakangan di kawasan pantai timur. "Kendati ramalan cuaca untuk kondisi yang lebih kering dari rata-rata mereda pada tahun ini dibandingkan dengan akhir 2019 lalu, hujan dengan curah lebih tinggi dalam beberapa bulan tetap dibutuhkan untuk memulihkan kekurangan hujan yang terjadi dalam jangka waktu lama," kata BOM melalui pernyataan resmi.

Prediksi cuaca itu setidaknya memberikan harapan bagi para pemadam kebakaran, terlebih pada Kamis mereka juga terbantu dengan hujan yang turun di pantai timur. "Hujan ini memang tidak akan memadamkan seluruh kebakaran, namun tentu akan cukup bisa menahan kebakaran agar tidak terus meluas," sebut Layanan Pemadam Kebakaran Pedesaan New South Wales dalam cuitan di Twitter.

Bagaimana pun, cuaca yang masih kering dan panas diprediksi akan kembali lagi beberapa pekan mendatang, demikian Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Taiwan atur pembelian masker di tengah wabah COVID-19
Rabu, 26 Februari 2020 - 12:57 WIB
Pemerintah Taiwan mengatur pembelian masker per orang agar seluruh masyarakat dapat membeli dan meme...
Aljazair umumkan kasus pertama corona
Rabu, 26 Februari 2020 - 09:37 WIB
Aljazair mengumumkan kasus pertama terkonfirmasi virus corona, yakni seorang pria Italia yang tiba d...
COVID-19 merebak di Korsel, KBRI tingkatkan upaya perlindungan WNI
Rabu, 26 Februari 2020 - 07:05 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul meningkatkan upaya perlindungan warga negara Indon...
Menteri Jepang: Terlalu dini bicarakan pembatalan Olimpiade
Selasa, 25 Februari 2020 - 18:16 WIB
Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato mengatakan, Selasa (25/2), terlalu dini untuk membicarakan p...
Virus corona tewaskan 12 orang, tulari 61 di Iran
Selasa, 25 Februari 2020 - 14:57 WIB
Sebanyak 12 orang meninggal dan 61 lainnya tertular virus corona di Iran, kata kementerian kesehatan...
PM Timor Leste mengundurkan diri setelah koalisi pendukung bubar
Selasa, 25 Februari 2020 - 13:37 WIB
Perdana Menteri Timor Leste Taur Matan Ruak telah mengirimkan surat pengunduran dirinya ke Presiden ...
Wali kota di Tiongkok dipecat gara-gara masker
Selasa, 25 Februari 2020 - 09:38 WIB
Wali Kota Dali, Provinsi Yunnan, Tiongkok, Du Shugan, dan wakilnya Lou Zenghui dicopot dari jabatann...
19 WNI masih tertahan di wilayah terisolasi Tiongkok
Senin, 24 Februari 2020 - 13:39 WIB
Sebanyak 19 warga negara Indonesia masih tertahan di Harbin, wilayah isolasi baru COVID-19 di Tiongk...
Dokter di Tiongkok kembali jadi korban meninggal virus corona
Senin, 24 Februari 2020 - 11:37 WIB
Seorang dokter Tiongkok di Provinsi Hainan, Tiongkok selatan meninggal akibat pneumonia yang disebab...
Virus corona paksa Samsung tutup pabrik Galaxy Z Flip di Korsel
Senin, 24 Februari 2020 - 10:49 WIB
Wabah virus corona memaksa Samsung untuk menutup pabriknya di Gumi, Korea Selatan, yang merupakan te...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)