Saham Australia melonjak, lampaui 7.000 poin untuk pertama kalinya
Elshinta
Kamis, 16 Januari 2020 - 08:56 WIB |
Saham Australia melonjak, lampaui 7.000 poin untuk pertama kalinya
Bursa saham Australia. Sumber Foto: https://bit.ly/38eFvXJ

Elshinta.com - Pasar saham Australia dibuka melonjak pada perdagangan Kamis pagi, melampaui tonggak penting 7.000 poin untuk pertama kalinya menyusul dukungan positif dari Wall Street setelah Amerika Serikat dan Tiongkok menandatangani perjanjian perdagangan fase satu.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 45,60 poin atau 0,65 persen menjadi diperdagangkan di 7.040,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 43,60 poin atau 0,61 persen pada 7.157,10 poin.

Sebagian besar sektor benar-benar lebih tinggi, termasuk lonjakan lebih dari satu persen untuk saham-saham teknologi dan kebutuhan pokok konsumen. Sementara sektor sumber daya membukukan kenaikan lebih moderat karena hasil komoditas yang beragam.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,83 persen, ANZ naik 0,67 persen, National Australia Bank naik 0,76 persen dan Westpac Bank naik 0,71 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto naik 0,04 persen, Fortescue Metals turun 0,73 persen, BHP turun 0,26 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,50 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga bervariasi dengan Oil Search turun 0,13 persen, Santos turun 0,89 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,75 persen. Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 1,34 persen, dan Woolworths naik 0,94 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra naik 1,04 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,07 persen dan perusahaan biomedis CSL meningkat 0,20 persen, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS tunda KTT dengan pemimpin ASEAN di tengah wabah corona
Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:36 WIB
Amerika Serikat memutuskan menunda pertemuan dengan para pemimpin Negara-negara Asia Tenggara yang d...
Wabah virus corona, Google dan Amazon batasi perjalanan dinas karyawan
Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:26 WIB
Google mencegah karyawan untuk bepergian ke Italia, Iran, Jepang, dan Korea Selatan karena wabah vir...
IMAS berhasil budidaya lobster, Indonesia harus pelajari
Sabtu, 29 Februari 2020 - 08:38 WIB
Universitas Tasmania melalui Institut Studi Kelautan dan Antartika (IMAS) di Australia berhasil meng...
Kasus baru COVID-19 tembus 1.027, WHO tingkatkan level siaga dunia
Sabtu, 29 Februari 2020 - 08:15 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meningkatkan kesiagaan level risiko penularan dan risiko dampak dar...
Menkes hormati putusan Arab Saudi terkait penangguhan umrah
Sabtu, 29 Februari 2020 - 07:15 WIB
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menghormati keputusan...
Selandia Baru temukan kasus pertama Covid-19
Jumat, 28 Februari 2020 - 21:23 WIB
Pemerintah Selandia Baru pada Jumat mengumumkan kasus pertama penularan jenis baru virus corona atau...
WHO ingatkan seluruh negara siap siaga hadapi COVID-19
Jumat, 28 Februari 2020 - 13:10 WIB
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan sel...
Dunia bersiap hadapi pandemi virus corona
Jumat, 28 Februari 2020 - 12:21 WIB
Harapan bahwa virus corona dapat dikendalikan di Tiongkok lenyap seiring infeksi yang menyebar cepat...
Harga minyak jatuh dalam 5 hari beruntun, dipicu wabah corona
Jumat, 28 Februari 2020 - 11:39 WIB
Harga minyak jatuh untuk hari kelima berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), k...
Enam hari beruntun Wall Street anjlok, virus corona menyebar cepat
Jumat, 28 Februari 2020 - 11:18 WIB
Indeks utama Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) untuk sesi keenam beru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)