Presiden Korsel memuji ucapan ulang tahun Trump ke Kim Jong Un
Elshinta
Selasa, 14 Januari 2020 - 17:26 WIB |
Presiden Korsel memuji ucapan ulang tahun Trump ke Kim Jong Un
Sumber Foto: https://bit.ly/2Rf5M1n

Elshinta.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memuji Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengirimkan ucapan selamat ulang tahun untuk Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Presiden Moon menilai langkah Trump itu sebagai suatu "ide yang cemerlang" dalam meningkatkan kesempatan untuk memulai kembali pembicaraan tentang denuklirisasi.

"Beberapa orang khawatir tentang ronde baru provokasi yang bertepatan pada ulang tahun Pemimpin Kim. Namun, Presiden Trump justru mengirimkan ucapan ulang tahun untuk menekankan kesediaannya untuk berbicara. Itu merupakan ide cemerlang," kata Moon kepada wartawan dalam suatu konferensi tahunan, Selasa (14/1).

Pengakuan dari pihak otoritas Korea Utara pada Sabtu (11/1) bahwa mereka telah menerima ucapan ulang tahun dari Trump itu bisa menjadi salah satu konfirmasi soal tanggal lahir Kim Jong Un, walaupun mereka tidak memberitahukan tanggal pastinya.

Hari ulang tahun Kim diyakini pada 8 Januari, walau rezimnya yang tertutup tidak pernah membenarkan tanggal tersebut. Pemerintah Amerika Serikat mencatat tahun kelahiran Kim adalah pada 1984, yang berarti Kim Jong Un berumur 36 tahun ini.

Pada Jumat (10/1), seorang pejabat dari Korea Selatan mengatakan bahwa Trump telah meminta Korea Selatan untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun darinya kepada Korea Utara.

Namun pada akhir pekan, pihak Korea Utara telah memberikan pernyataan bahwa mereka sudah menerima "surat pribadi" secara langsung dari Trump dan menyebut Korea Selatan "lancang" karena mencoba untuk masuk dalam hubungan antara Amerika Serikat dan Korea Utara.

Pernyataan dari Korea Utara itu juga mengejek Seoul karena dinilai tidak mengetahui bahwa Korea Utara mempunyai jalur sendiri untuk berkomunikasi dengan Washington.

Meskipun mendapatkan respons yang tidak baik, Presiden Moon berulang kali mengutip pesan-pesan ucapan ulang tahun tersebut sebagai bukti bahwa "setidaknya tidak semua hal hilang".

"Korea Utara memperjelas bahwa kesempatan untuk berdialog tidak tertutup, dengan mengatakan mereka akan kembali untuk berbicara hanya saat permintaan mereka dikabulkan," ucap Moon mengenai respon Korea Utara.

"Pembicaraan antara Amerika Serikat dan Korea Utara tidak aktif untuk sekarang ini, tetapi saya bisa bilang bahwa kedua pemimpin - Presiden Trump dan Pimpinan Kim - terus percaya satu sama lain dan melanjutkan upaya mereka," ujar Moon.

Selanjutnya, saat ditanya apakah keputusan Trump untuk AS melakukan serangan yang membunuh Mayor Jenderal Qassem Soleimani dari Iran dapat menyulitkan upaya untuk membuat Korea Utara meninggalkan senjata nuklirnya, Moon sekali lagi mengutip ucapan ulang tahun tersebut sebagai suatu pertanda baik yang menekankan komitmen Presiden Amerika Serikat untuk bernegosiasi.

Tahun lalu, pemerintah Korea Utara mengaku kehilangan kesabaran dan memperingatkan bahwa Korut dapat mengambil langkah tak terduga jika, Amerika Serikat sampai tahun baru tidak mengendurkan sikapnya menyangkut negosiasi.

Batas waktunya telah berakhir, namun sejauh ini tidak ada provokasi langsung dari Korea Utara walau Kim Jong Un telah mengatakan bahwa masyarakat dunia sebentar lagi akan menyaksikan suatu senjata strategis terbaru, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bank Dunia: Pandemi COVID-19 pukul ekonomi Asia Timur, picu kemiskinan baru
Selasa, 29 September 2020 - 16:50 WIB
Dalam laporan ekonomi terbaru, Bank Dunia menyatakan, pandemi COVID-19 telah memukul perekonomian di...
Puluhan pemukim Israel paksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa
Selasa, 29 September 2020 - 12:39 WIB
Puluhan pemukim Yahudi, yang dikawal oleh polisi Israel, memaksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Ye...
Mahasiswa kedokteran Indonesia di Tiongkok protes wacana dokter asing
Selasa, 29 September 2020 - 12:26 WIB
Para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Kedokteran Luar Negeri Indonesia (Perluni) di Tiongk...
Arab Saudi hancurkan sel teroris binaan Iran
Selasa, 29 September 2020 - 10:41 WIB
Arab Saudi pada Senin (28/9) menyatakan pihaknya telah menghancurkan sel teroris yang dibina oleh Pe...
WHO: 120 juta tes cepat COVID-19 akan tersedia untuk negara miskin
Selasa, 29 September 2020 - 10:27 WIB
 Sekitar 120 juta tes diagnostik cepat COVID-19 akan tersedia untuk negara miskin, dengan harga mak...
Harga minyak menguat didorong harapan atas stimulus ekonomi AS
Selasa, 29 September 2020 - 09:24 WIB
Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), seiring dengan kenaikan ekuitas...
WHO: Kematian global COVID-19 mungkin lebih kecil dari yang sebenarnya
Selasa, 29 September 2020 - 08:50 WIB
Total kematian resmi global akibat COVID-19 kemungkinan lebih kecil dari jumlah yang sebenarnya, Org...
Emas naik 16 dolar, setelah dolar AS jatuh dari tertinggi dua bulan
Selasa, 29 September 2020 - 08:39 WIB
Harga emas berjangka naik pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menghapus kerugian awal ka...
Amuba pemakan otak manusia bikin heboh di Texas
Senin, 28 September 2020 - 19:11 WIB
Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, telah mengumumkan status bencana kota dan memperingatkan pendu...
Mesir kembali buka penyeberangan Rafah bagi warga Palestina
Senin, 28 September 2020 - 12:26 WIB
Otoritas Mesir pada Minggu (27/9) kembali membuka penyeberangan Rafah dengan Jalur Gaza di kedua ara...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV