ZH janjikan umrah eksekutor pembunuh hakim Jamaluddin
Elshinta
Senin, 13 Januari 2020 - 18:35 WIB |
ZH janjikan umrah eksekutor pembunuh hakim Jamaluddin
Tersangka pembunuh hakim PN Medan Jamaluddin Zuraida Hanum. Sumber Foto: https://bit.ly/2TjVI9S

Elshinta.com - ZH, perempuan otak pelaku pembunuhan terhadap hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin, menjanjikan akan memberangkatkan umrah tersangka JP dan RF.
 
Hal itu dia ungkapkan dalam reka adegan ulang pembunuhan Jamaluddin, Senin (13/1) di Jalan Ngumban Surbakti, Kecamatan Medan Selayang.
 
Di tempat itu, ZH bertemu dengan JP dan RF. Di sanalah ketiga tersangka merencanakan untuk membunuh Jamaluddin. "ZH mengatakan kepada reza bahwa kalau udah siap bunuh, kakak kasih uang Rp100 juta dan setelah itu nanti kita umrah," kata tim penyidik, dihimpun Antara.
 
Pernyataan penyidik kemudian dibantah ZH yang mengaku tidak menjanjikan uang Rp100 juta kepada para eksekutor. "Saya janjikan Rp100 juta untuk umrah berempat suatu saat nanti. Tidak ada saya janjikan uang, tapi saya janjikan umrah untuk ibunya dan dia (RF dan JP), itu maksud saya," kata dia kepada tim penyidik.
 
Akhirnya, RF dan JP menyetujui permintaan ZH. Setelah mendapatkan kesepakatan, ZH memberikan uang Rp2.000.000 kepada RF. "Uang itu untuk membeli peralatan yang digunakan untuk eksekusi, yakni jaket, sepatu, hp, masker, dan sarung tangan," jelas tim penyidik. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PSSI serahkan pengusutan kasus kerusuhan di Blitar ke Polri
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:15 WIB
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan pengusutan kasus kerusuhan antaroknum supo...
Satgas Pamtas gagalkan penyelundupan 1,5 ton gula di perbatasan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:37 WIB
Satuan tugas Pengamanan perbatasan Yonif Raider 641/Beruang yang berjaga di Pos Komando taktis kemba...
BNN ungkap peredaran 60.000 ekstasi dan 10 kg sabu-sabu dari Malaysia
Rabu, 19 Februari 2020 - 11:25 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bea Cukai Dumai mengungkap peredaran 60.000 pi...
Polisi tangkap pedagang kosmetik ilegal omset miliaran di Depok
Rabu, 19 Februari 2020 - 07:46 WIB
Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku memproduksi kosmetik ilegal memiliki hasil penjualan menc...
Ngeri, klinik aborsi di Jakpus hancurkan 903 janin dengan bahan kimia
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:46 WIB
Polisi memastikan klinik aborsi di Senen, Jakarta Pusat, membuang 903 janin hasil aborsi ke dalam se...
Polres Bintan gagalkan pengiriman 39 TKI ilegal ke Malaysia
Selasa, 18 Februari 2020 - 06:58 WIB
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bintan berhasil menggagalkan upaya pengiriman 39 TK...
Perampok bacok penjaga warung di Depok
Sabtu, 15 Februari 2020 - 11:27 WIB
Sebanyak lima perampok dengan penutup wajah dengan helm dan topeng  menyerang Hadi Sunoto (45) seor...
Polisi ungkap klinik aborsi ilegal untung Rp5,5 miliar
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:57 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan praktik aborsi berked...
KPAI minta warganet stop penyebaran video kekerasan terhadap anak
Jumat, 14 Februari 2020 - 16:18 WIB
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta warganet untuk tidak menyebarkan video kekerasan t...
Begal sadis beraksi di Bekasi, polisi buru 3 pelaku
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:47 WIB
Jajaran Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota memburu tiga orang begal yang beraksi di Jalan Bintarajay...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)